
.
.
Sesampainya di tempat Fan Lao kemudian Roh Beladiri Kelelawar Api langsung mengatakan apa yang dia lihat tadi .
'' Fan Lao , yang sedang bertarung ternyata adalah musuh besar mu yaitu tuan muda Yun Lang dan tuan muda Yun Long . Mereka sedang bertarung dengan seorang gadis , gadis ini tidak terlalu cantik tapi memliki belahan dada yang besar. Apakah kamu mau menolong gadis ini...?''
Tanpa menjawab pertanyaan Roh Beladiri Kelelawar Api , Fan Lao langsung berdiri lalu berpegangan di kedua kaki Roh Beladiri Kelelawar Api .
Sehingga Roh Beladiri Kelelawar Api langsung terbang membawa Fan Lao ke tempat pertarungan .
Sesampainya di tempat terjadinya pertarungan kemudian Fan Lao mengitruksikan Roh Beladiri Kelelawar Api membantu gadis yang sedang bertarung dengan Yun Lang dan Yun Long , sedangkan dirinya langsung menyerang kedua roh Beladiri milik tuan muda Yun Lang dan tuan muda Yun Long.
Fan Lao melihat gadis ini tenyata memiliki roh Beladiri Ular Piton , saat ini adalah kesempatan dia memusnahkan roh Beladiri Harimau Putih karena sedang terkena lilitan ekor roh beladiri Ular Piton.
Sedangkan roh Beladiri Serigala Mata Merah sedang mengigit leher roh Beladiri Ular Piton hingga berdarah darah.
'' Hahaha , mampus lah kau Yun Long , karena setelah ini kamu harus bermeditasi lagi selama satu tahun...'' ucap Fan Lao sambil menebaskan pedangnya ke arah Roh Beladiri Harimau Putih .
Tuan muda Yun Long yang melihat kejadian ini tidak bisa berbuat apa apa , karena melihat roh beladiri nya sedang terkena lilitan ekor Roh Beladiri Ular Piton.
Jadi dia tidak bisa menyelamatkan Roh Beladiri nya yang sedang menjadi incaran tebasan pedang Fan Lao.
'' Tebasan Pembelah Lautan...''
Haiyatt....
Slash...cruat....
Fan Lao berhasil melukai roh Beladiri Harimau Putih ini hingga tubuhnya sampai terbelah menjadi dua .
Tuan muda Yun Long langsung memuntahkan seteguk darah segar karena ikatan dengan roh beladiri Harimau Putih telah menghilang , tubuhnya langsung lemas lalu terjatuh ke tanah .
__ADS_1
Tuan muda Yun Lang dan gadis yang sedang bertarung langsung menghentikan Pertarungannya , karena melihat tebasan pedang Fan Lao mengeluarkan getaran seperti gempa bumi .
Setelah membunuh roh Beladiri Harimau Putih kemudian Fan Lao langsung berlari mendekati roh Beladiri Serigala Mata Merah untuk membunuhnya juga .
Tuan muda Yun Lang langsung berteriak memberi perintah kepada roh Beladiri nya agar segera melepaskan gigitannya .
Tapi sekuat apapun dia berteriak Fan Lao lebih cepat sampai di tempat roh beladiri nya .
'' Tebasan Pembelah Lautan...''
Haiyatt...
Crash...cruat...
Darah Roh Beladiri Serigala Mata Merah langsung mambasahi pakaian Fan Lao, tadi sebenarnya roh beladiri Serigala Mata Merah sudah bisa melepaskan gigitannya .
Tapi Fan Lao sudah bergerak lebih cepat daripada roh beladiri Serigala Mata Merah ini .
Gadis yang bertarung dengan tuan muda Yun Lang dan Yun Long langsung memasukkan roh beladiri Ular Piton yang sudah terluka parah , lalu memberi hormat kepada Fan Lao dan berpamitan untuk memulihkan Douqi nya dulu .
Fan Lao dan Roh Beladiri Kelelawar Api memutuskan untuk menunggu gadis ini untuk memulihkan diri , lalu Fan Lao langsung membakar daging lagi agar jika gadis ini telah selesai memulihlan douqi nya bisa langsung memakan daging bakar.
Fan Lao sampai sekarang masih penasaran kenapa tuan muda Yun Lang dan Yun Long menyerang gadis ini , tapi Fan Lao yakin mereka berdua pasti ingin merebut mustika yang di dapatkan oleh gadis ini .
Karena tidak mungkin jika Yin Lang dan Yun Long ingin melecehkan gadis ini , karena Fan Lao melihat gadis ini tubuhnya seperti seorang laki laki yang berotot sesuai dengan senjata pusakanya yaitu sebuah Gada yang cukup besar .
Tapi yang di katakan oleh Roh Beladiri Kelelawar Api memang benar kalau gadis ini memiliki belahan dada dan pinggulnya yang cukup besar.
Setelah 30 menit berlalu gadis ini akhirnya telah selesai memulihkan douqi nya , gadis ini langsung berdiri lalu berjalan ke tempat Fan Lao membakar daging .
'' Terima kasih tuan muda sudah membantu ku mengalahkan kedua anak kepala desa Yunshui itu...''
'' Sama sama nona , kamu duduklah di sini untuk menghangatkan tubuh sambil makan daging bakar ini...'' ucap Fan Lao sambil menyodorkan daging bakar yang sudah matang.
__ADS_1
Kemudian gadis ini langsung menerima daging bakar itu lalu duduk di dekat api unggun .
'' Makanlah daging bakar itu agar tubuhmu lebih bertenaga , kamu tenang saja tidak perlu takut karena aku tidak memberi obat apa apa di dalam daging itu...''
'' Iya tuan muda , aku percaya kepada tuan muda jika tidak akan berbuat yang tidak baik kepadaku . Kenalkan nama ku adalah Lin Yun dari desa Lintian yang ada dia di selatan desa Yunshui ini....''
'' Salam kenal nona Lin Yun , namaku adalah Fan Lao berasal dari desa Lou Tong di wilayah Utara desa Yunshui . Kalau boleh tahu ada masalah apa kedua anak kepala desa Yunshui itu menyerang mu....?''
'' Mereka tadi ingin membeli mustika yang telah aku dapatkan , tapi aku langsung menolaknya . Setelah mendapat penolakan dariku kemudian mereka ingin merebutnya dengan paksa , sehingga aku langsung menantang mereka berdua untuk bertarung . Karena aku mendapatkan batu mustika siluman ini dengan bersusah payah tapi mereka dengan seenak jidat mereka ingin membeli bahkan juga merampasnya ....''
'' Nona Lin Yun sungguh pemberani karena berani bertarung dengan mereka berdua...''
'' Aku sudah tidak memiliki pilihan lain selain bertarung dengan mereka , seandainya aku tadi telah di kalahkan maka aku akan langsung memecahkan token giok nya . Aku tidak peduli meskipun kalah dalam kompetisi ini , asalkan aku mendapatkan pengalaman bertarung dan mustika siluman untuk meningkatkan kekuatanku . Aku tadi melihat tuan muda Fan Lao mengeluarkan tebasan pedang yang bisa mengeluarkan getaran seperti gempa bumi , apakah itu benar...?''
'' Benar nona Lin Yun , aku kemarin secara tidak sengaja telah mendapatkan artefak untuk menciptakan gempa bumi atau getaran yang sangat dahsyat di dalam dimensi ini . Tapi nona Yun jangan katakan kepada siapapun mengenai artefak ini , karena aku tidak mau jika ada orang yang mengincar ku untuk merebut artefak itu...''
'' Tuan muda Fan Lao tenang saja , aku tidak mungkin akan mencelakai orang yang telah menolongku . Tapi tuan muda Fan Lao sekarang dalam masalah besar karena nanti pasti mereka berdua akan melaporkan kejadian ini kepada ayahnya...''
'' Mengenai itu sudah aku pikirkan sebelum aku bertindak , karena sebelumnya aku juga pernah menolong seorang gadis dari desa mereka sendiri yang ingin mereka lecehkan di hutan terlarang . Jadi jika nanti mereka mengatakan yang tidak tidak mengenai diriku maka nona Lin Yun harus membantuku untuk membelaku bahwa mereka berdua ingin merampas mustika mu...''
'' Tuan muda Fan Lao tenang saja , nanti aku pasti akan mengatakan kejadian yang sebenarnya kepada semua orang dan membela tuan muda Fan Lao jika mereka berdua ingin menjatuhkan tuan muda Fan Lao....''
'' Terima kasih nona Lin Yun , sekarang lebih baik nona Lin Yun mencari tempat beristirahat karena sebentar lagi sudah malam . Aku sarankan nona Lin Yun tidur di atas dahan pohon saja agar lebih aman...''
'' Bagaimana cara aku terbang ke atas dahan pohon itu...''
'' Roh Beladiri Kelelawar Api bisa membantu nona Lin Yun , sekarang peganglah kedua kaki nya agar nona di bawa terbang ke dahan pohon itu...''
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1