
.
.
Ibu permaisuri Lin Yun langsung menanyakan di mana selama ini adiknya ini tinggal .
Bibi Xing Zhizu kemudian menceritakan kalau dirinya selama ini tinggal di desa Lou Tong, bibi Xing Zhizu juga menceritakan kalau suaminya ini adalah adik dari ayah angkat tuan muda Fan Lao .
'' Benarkah , apakah tuan muda Fan Lao selama ini juga tahu kalau adik Xing Zhizu ini adalah keluarga istana kekaisaran ini...?'' tanya ibu permaisuri Lin Yun .
'' Iya kakak Lin Yun , tapi aku mengatakan kepada tuan muda Fan Lao untuk merahasiakan ini . Tuan muda Fan Lao dulu curiga saat melihat wajah ku dan putriku sama persis seperti Zhie'er, saat itulah aku langsung mengatakan siapa aku sebenarnya...'' ucap bibi Xing Zhizu.
'' Jadi seperti itu , terus di mana sekarang putri adik Xing Zhizu , siapa namanya dan umur berapa sekarang..?'' tanya ibu permaisuri Lin Yun bersemangat .
'' Nama putriku adalah Xiao Douya, dia sekarang masih berumur 24 tahun . Dia belajar di Asosiasi Gunung Huangshan, selama ini putriku sudah berteman cukup lama dengan Zhie'er. Tapi Zhie'er tidak tahu kalau Ya'er adalah saudaranya , karena mereka selalu memakai cadar...'' ucap bibi Xing Zhizu .
'' Syukurlah kalau begitu , aku sangat khawatir terjadi sesuatu kepadanya . Karena tadi Zhie'er bercerita kepadaku kalau desa Lou Tong telah di serang oleh iblis dan ada satu pemuda yang telah melecehkan para gadis...'' ucap permaisuri Lin Yun .
'' Itu adalah salah satu alasanku tinggal di istana ini , jika hidup di desa Lou Tong tidak akan bisa tenang . Karena akan terus di hantui oleh serangan iblis...'' ucap bibi Xing Zhizu.
'' Keputusan adik Xing Zhizu sudah benar , karena adik Xing Zhizu akan aman tinggal di istana ini . Apapun yang terjadi janganlah pernah berfikir meninggalkan istana ini lagi , karena itu akan membuat kakak mu ini khawatir ....'' ucap ibu permaisuri Lin Yun.
'' Iya aku mengerti ,sekali lagi aku minta maaf kakak Lin Yun...'' ucap bibi Xing Zhizu.
Setelah selesai makan kemudian mereka berempat langsung berbincang bincang di ruang tamu , karena ada pelayan yang membersihkan tempat makan mereka .
Ibu permaisuri Lin Yun sengaja tidak membantu para pelayan , karena dia ingin bercerita dengan adik Xing Zhizu .
Setelah 30 menit berlalu Fan Lao dan putri Xing Zhie akhirnya telah pulang ke rumah .
'' Maaf yang mulia kaisar Xing Shan, karena aku terlambat mengantar pulang Zhie'er ke sini . Karena Zhie'er tadi sempat merajuk saat anda menyuruhnya untuk pulang , sehingga aku mencoba menghiburnya dengan mengajak makan di luar...'' ucap Fan Lao .
__ADS_1
Putri Xing Zhie langsung mencubit pinggang Fan Lao , dia sangat kesal mendengar dirinya di katakan merajuk , ternyata kekasihnya ini memiliki cara sendiri agar tidak merasa sungkan kepada ayah dan ibunya .
'' Tidak apa apa , sekarang kalian berdua duduklah...'' ucap kaisar Xing Shan .
Kemudian Fan Lao langsung duduk di samping paman Xiao Liu , sedangkan Putri Xing Zhie duduk di samping bibi Xing Zhizu .
'' Ternyata wajah bibi Xing Zhizu mirip denganku , karena aku sudah lupa dengan wajah bibi Xing Zhizu dulu ...'' ucap putri Xing Zhie.
'' Iya Zhie'er, wajar saja jika kamu lupa dengan wajahku . Karena aku dulu pergi dari istana ini saat usiamu masih 3 tahun , aku minta maaf jika putri bibi selama ini menyembuyikan identitasnya darimu...'' ucap bibi Xing Zhizu.
'' Tidak apa apa , bibi pasti memiliki alasan tersendiri menyembuyikan identitas bibi dan adik Xiao Douya . Sekarang aku sangat senang akhirnya bibi bisa kembali ke sini , besok ajaklah adik Xiao Douya ke sini . Karena dari dulu dia memang tidak pernah mau jika aku ajak ke istana ini , nanti biar adik Xiao Douya berlatih denganku . Karena selama ini guru Liu Ruxu dari Asosiasi Gunung Huangshan yang membimbing ku secara langsung...'' ucap putri Xing Zhie .
'' Iya Zhie'er , besok biar aku sendiri yang mengatakan kepada Patriak Xing Fu agar adik Xiao Douya belajar denganmu di sini...'' ucap Kaisar Xing Shan .
'' Tuan muda Fan Lao , terima kasih banyak kamu tadi sudah membantuku bertemu dengan kakak Shan...'' ucap bibi Xing Zhizu.
'' Iya bibi Xing Zhizu , aku sangat senang melihat bibi bisa kembali ke istana ini . Sekarang bibi bisa tinggal di istana ini dengan aman tidak perlu khawatir lagi ada serangan iblis , aku pastikan Han Lian dan para iblis akan menerima akibatnya . Karena mereka telah memporak porandakan desa Lou Tong , kalau begitu aku mohon pamit untuk kembali ke Asosiasi Gunung Huangshan...'' ucap Fan Lao .
'' Iya aku mengerti ibu Lin Yun , aku tidak akan melupakan janji itu . Kalau begitu aku mohon pamit semuanya...'' ucap Fan Lao sambil berdiri , lalu berjalan keluar dari sana .
Setelah keluar kemudian Fan Lao berjalan melewati lorong menuju halaman istana kekaisaran , saat sudah jauh dari rumah tiba tiba Fan Lao mendengar ada yang memanggilnya .
Sehingga Fan Lao langsung berbalik badan untuk melihatnya .
'' Ada apa Zhie'er...?'' tanya Fan Lao .
'' Lao Gege melupakan sesuatu dariku...'' ucap putri Xing Zhie sambil memejamkan matanya.
Kemudian Fan Lao langsung menarik tangan putri Xing Zhie ke tempat yang gelap , agar tidak ada orang yang tahu .
Setelah di rasa sudah aman dan tidak ada yang melihatnya , lalu mereka berdua langsung saling berpelukan .
__ADS_1
Fan Lao langsung ******* bibir putri Xing Zhie , lidah Fan Lao langsung menyeruak masuk menjelajahi lidah putri Xing Zhie .
Putri Xing Zhie hanya pasrah saja menikmati ciuman ini , tapi kemudian putri Xing Zhie langsung membalas nya dan saling berpagutan liar .
Mereka berdua sangat menikmati ciuman ini karena terbuai oleh rasa nikmat yang belum pernah mereka rasakan , setelah puas kemudian mereka menyudahi ciuman mereka .
Karena jika di teruskan bisa membuat mereka berdua lupa diri .
'' Aku mohon pamit , sekarang kamu pulanglah...'' ucap Fan Lao sambil melihat wajah kekasihnya yang memerah.
'' Iya , Lao Gege jaga diri baik baik . Karena aku menunggu Lao Gege di sini...'' ucap putri Xing Zhie.
" Percayalah kepadaku , aku pasti akan kembali demi dirimu..." ucap Fan Lao sambil mencubit dagu putri Xing Zhie .
Kemudian putri Xing Zhie langsung berjalan pulang ke rumahnya dengan wajah yang berseri seri , karena ini adalah ciuman pertamanya .
Melihat putri Xing Zhie sudah sampai di depan rumahnya kemudian Fan Lao langsung berjalan lagi ke halaman istana kekaisaran.
Sesampainya di halaman istana Fan Lao langsung berjalan ke gerbang , karena halaman istana sangat sepi .
Para penjaga gerbang langsung membuka gerbang dan menyapa Fan Lao dengan sangat hormat .
Kemudian Fan Lao keluar dari sana , lalu berjalan dengan santai menuju Asosiasi gunung Huangshan.
Hari ini Fan Lao sangat senang karena dia bisa berciuman mesra dengan putri Xing Zhie.
Sesampainya di Asosiasi Gunung Huangshan kemudian Fan Lao langsung menuju ke Aula pelatihan khusus, lalu bergabung bersama teman temannya yang sedang berlatih tehnik segel.
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...