
.
.
Nona Xing Zhie langsung mengalihkan pembicaraannya agar Lang Ying tidak membahas soal pernikahannya dengan tuan muda Fan Lao .
" Lao Gege , jendral Lin Langtian dulu pernah mencarimu ke sini . Katanya dia ingin belajar tehnik Pukulan Penghancur Tulang , apakah Lao Gege mau mengajari dia...?'' ucap nona Xing Zhie.
" Benarkah , aku pasti mau mengajarinya . Karena dia adalah bibit muda yang akan mengantikan para jendral jendral seniornya , tapi ada satu syaratnya..." ucap Fan Lao .
" Apa itu.? Lao Gege jangan memberi syarat aneh aneh kepada jendral Lin Langtian . Karena sekarang dia sudah berubah 180 derajat sejak kejadian malam itu.." ucap nona Xing Zhie.
" Hahaha.... Mana mungkin aku memberi syarat aneh kepada jendral Lin Langtian, aku hanya ingin dia membawakan daging ayam untukku dan untuk Lang Ying ini kalau memang dia ingin mempelajari tehnik itu..." ucap Fan Lao .
" Aku kira syarat apa tadi , baiklah kalau begitu nanti aku akan bilang kepadanya kalau Lao Gege sudah menunggunya di sini . Kemarin guru Liu Ruxu juga berpesan kepada Lao Gege bahwa Patriak Xing Fu ingin bertemu dengan Lao Gege..." ucap nona Xing Zhie.
" Nanti akan aku pikirkan waktu nya , mungkin setelah aku selesai mengajari jendral Lin Langtian aku baru bisa bertemu dengan Patriak Xing Fu. Tapi aku minta bantuan mu agar bisa bertemu dengannya..." ucap Fan Lao .
" Iya itu bisa di atur , apakah Lao Gege malam ini akan tidur di sini . Padahal di sini kalau malam sangat dingin , kenapa Lao Gege lebih memilih di sini ..?'' tanya nona Xing Zhie.
" Terus tidur di mana , di istana kekaisaran juga sangat dingin karena aku juga akan tidur sendirian . Jadi lebih baik aku tidur di sini saja...?'' ucap Fan Lao .
" Maksud Gege ingin tidur dengan siapa biar hangat.? Denganku..? Lao Gege jangan bencanda karena kita belum menikah..." ucap nona Xing Zhie.
" Hahaha, maaf aku hanya bercanda Zhie'er. Sekarang kamu kembalilah ke istana kekaisaran karena sebentar lagi sudah malam , nanti jangan lupa sampaikan kepada jendral Lin Langtian juga bahwa aku menunggunya di sini..." ucap Fan Lao.
" Iya , nanti akan aku sampaikan kepada jendral Lin Langtian. Kalau begitu aku pulang dulu ke istana kekaisaran..." ucap nona Xing Zhie .
" Iya berhati-hati lah...."
Kemudian nona Xing Zhie langsung mengeluarkan artefak Teratai Langit, lalu menaiki artefak ini dan terbang ke istana kekaisaran.
Fan Lao mau mengajari jendral Langtian karena jika suatu hari nanti dirinya menjadi Kaisar , maka sudah di pastikan jendral Lin Langtian akan menjadi jendral nya .
__ADS_1
Apalagi jendral Lin Langtian umurnya hampir sama dengan dirinya , jadi mungkin ketiga jendral lainya sudah pensiun dan tinggal jendral Lin Langtian saja yang akan meneruskan perjuangan menjaga perdamaian di dalam dimensi ini melawan iblis .
Kemudian Fan Lao mengeluarkan Roh Beladiri Kelelawar Api dari dalam lautan jiwanya.
Swushhh.
Roh Beladiri Kelelawar Api langsung muncul di hadapan Fan Lao dengan tampilan baru , karena sekujur tubuh Roh Beladiri Kelelawar Api sekarang di selimuti energi petir.
'' Ayam Jago , tolong carikan aku kayu bakar seperti biasanya . Karena malam ini kita akan tidur di sini...'' ucap Fan Lao .
'' Iya Fan Lao..."
Kemudian Roh Beladiri Kelelawar Api langsung terbang ke lereng gunung untuk mencari kayu bakar sesuai permintaan Fan Lao.
'' Ternyata roh Beladiri mu ikut berubah juga , karena tubuhnya sekarang juga di selimuti energi petir...'' ucap Lang Ying .
'' Iya , waktu itu aku juga sedikit terkejut melihatnya . Tapi itu adalah suatu keberuntungan ku , karena dia bisa mengikuti apa yang aku lakukan . Kedepannya kamu jangan lagi membahas masalah pernikahanku dengan nona Xing Zhie , karena aku masih fokus untuk membebaskan pamanku dulu . Aku lihat tadi dia sedikit malu dan kesal jika kamu membahas masalah itu ...'' ucap Fan Lao .
Kemudian Fan Lao menata kayu bakar sisa dia dulu membuat api unggun , lalu mulai membakar nya .
****
Berpindah di Barak militer kekaisaran Xing.
Setelah 30 menit berlalu nona Xing Zhie akhirnya sampai di barak militer, kemudian nona Xing Zhie langsung mendarat di halaman barak militer dan melompat dari atas artefak Teratai Langit.
Para penjaga yang ada di sana langsung memberi hormat kepada nona Xing Zhie .
Kemudian komandan prajurit langsung Sin Lian bergegas menghampiri nona Xing Zhie.
" Salam tuan putri Xing Zhie, apakah ada yang bisa saya bantu...?'' ucap komandan prajurit Sin Lian
" Salam juga komandan Sin Lian , aku ingin bertemu dengan jendral Lin Langtian . Bisakah komandan memanggil nya ke sini , karena sebentar lagi sudah malam . Jadi aku harus segera pulang ke istana...'' ucap nona Xing Zhie.
__ADS_1
'' Baiklah kalau begitu aku akan memanggilnya ke sini , tuan putri Xing Zhie mohon menunggu nya sebentar...'' ucap komandan Sin Lian.
Kemudian komandan Sin Lian langsung berlari ke dalam menuju ruangan tempat jendral Lin Langtian.
Setelah 5 menit berlalu komandan Sin Lian kembali ke sana bersama jendral Lin Langtian.
'' Salam tuan putri Xing Zhie, kalau boleh tahu ada apa tuan putri mencariku...?'' ucap jendral Lin Langtian ramah.
" Jendral Lin Langtian sekarang di tunggu tuan muda Fan Lao di puncak gunung Petir, karena tadi aku sudah mengatakan kalau jendral ingin mempelajari tehnik Pukulan Penghancur Tulang. Tapi tuan muda Fan Lao memiliki syarat untuk jendral jika ingin mempelajari tehnik ini ...'' ucap nona Xing Zhie.
Jendral Lin Langtian langsung tersenyum senang mendengar tuan muda Fan Lao akhirnya mau mengajari tehnik Pukulan Penghancur Tulang , tapi dia penasaran kira kira apa syarat yang di inginkan oleh tuan muda Fan Lao .
'' Aku sangat berterima kasih banyak kepada tuan putri Xing Zhie sudah menyampaikan keinginanku yang ingin mempelajari tehnik ini , kalau boleh tahu syarat apa yang di inginkan tuan muda Fan Lao...?'' tanya jendral Lin Langtian.
'' Nanti jika jendral Lin Langtian pergi ke puncak gunung Petir harus membawa 3 ekor daging ayam utuh yang sudah di bersihkan , tapi jika malam ini jendral Lin Langtian tidak datang ke sana . Maka sudah tidak ada kesempatan lagi karena tuan muda Fan Lao masih memiliki urusan yang harus dia selesaikan...'' ucap nona Xing Zhie membohonginya .
Jendral Lin Langtian langsung tersenyum lega mendengar syaratnya ternyata sangat lah mudah.
'' Aku kira syarat seperti apa , ternyata syaratnya cukup mudah . Baiklah kalau begitu malam ini aku akan menemui tuan muda Fan Lao di sana , sekali lagi aku ucapkan terima kasih banyak kepada tuan putri Xing Zhie..." ucap jendral Lin Langtian.
'' Sama sama jendral Lin Langtian , sekarang segeralah mencari daging ayam nya . Karena aku akan kembali ke istana kekaisaran...''
'' Silahkan tuan putri Xing Zhie...''
Kemudian nona Xing Zhie langsung melompat naik Artefak Teratai Langit, lalu terbang menuju istana kekaisaran.
Sedangkan jendral Lin Langtian berlari menuju dapur barak militer untuk mengambil daging Ayam .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1