
.
.
Sedangkan Fan Lao melompat ke bagian leher Monster Cacing iblis Pelahap jiwa , lalu menancapkan kedua Pusaka Cakar Jiwa Iblis ke leher Monster Cacing iblis Pelahap jiwa.
Clapp...
Kemudian Fan Lao langsung menyerap esensi kehidupan dan juga jiwa Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini , para pasukan Hunter yang ada di sana juga ikut menyerang saat melihat tubuh Monster ini tiba tiba terdiam .
Karena ini adalah kesempatan mereka untuk balas dendam kepada Monster yang sudah membunuh rekan rekan mereka , sehingga Monster ini menjadi bulan bulanan mereka .
Crass... Jlebbb... Crash... Jlebbb... Cruat....
Suara tebasan dan tusukan pusaka mereka secara bergantian yang menyerang satu titik saja .
Kelima rekan Fan Lao sedikit heran melihat Monster ini ternyata tidak terluka sama sekali , padahal mereka tadi sudah bisa merasakan kalau tebasan dan tusukan mereka tadi sudah tepat sasaran .
Setelah 30 detik berlalu suasana kembali normal lagi , sehingga Monster Cacing iblis Pelahap jiwa yang menjadi bulan bulanan para pasukan Hunter langsung meraung-raung keras ketika merasakan tiba tiba lehernya sudah terluka .
Kemudian tubuhnya langsung keluar sepenuhnya dari tanah , lalu mengibaskan ekornya ke arah rekan rekan Fan Lao dan pasukan Hunter yang ada di sana .
Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini masih bisa merasakan keberadaan manusia meskipun sudah tidak bisa melihat lagi , sehingga serangan kibasan ekor monster ini masih terarah .
Dengan sigap mereka yang semua langsung melompat ketika ekor monster ini akan menerjang tubuh mereka .
Fan Lao yang sedang menyerap jiwa Monster ini langsung mengakhirinya dulu , karena dia harus membantu teman temannya untuk membunuh Monster ini lalu menangkap iblis yang mengendalikan nya.
Fan Lao melompat di dekat rekan rekannya berada , lalu mengintruksikan rekan rekannya bersiap di belakangnya .
Setelah semua rekan rekannya ada di belakangnya kemudian Fan Lao langsung mengibaskan tangannya ke arah Monster ini untuk mengeluarkan tehnik Angin Pengendali Waktu .
Dari kibasan tangan Fan Lao mengeluarkan hembusan angin yang berhembus sangat kencang, lalu menerpa tubuh Monster Cacing iblis Pelahap jiwa.
Swush.
Terpaan Angin Pengendali Waktu ini membuat tubuh monster ini langsung terdiam lagi .
" Serang..." teriak Fan Lao .
Kemudian rekan rekan Fan Lao dan para Pasukan Hunter langsung menyerang Monster Cacing iblis Pelahap jiwa lagi , rekan rekan Fan Lao menyerang ke satu titik saja tepat di leher Monster ini yang sudah terluka agar Monster ini cepat melemah .
__ADS_1
Jlebbb.... Crash... Jlebbb... Crash...
Suara tusukan tombak dan tebasan pedang rekan rekan Fan Lao tepat di leher Monster Cacing iblis Pelahap jiwa.
Mereka sudah tahu Monster ini tidak akan memiliki efek apa apa meskipun mereka sudah menebas dan menusuknya , karena efek tusukan dan tebasan ini akan tercipta setelah waktu sudah kembali normal lagi .
Setelah 30 detik berlalu waktu kembali normal lagi sehingga luka di leher Monster ini semakin lebar dan dalam , darah Monster ini juga langsung keluar dari tubuhnya .
Di saat mereka sedang terlena menyerang Monster ini , tiba tiba Monster satunya lagi keluar dari tanah .
Lalu langsung menghisap mereka semua dengan hisapan yang sangat kuat .
" Kalian tetaplah fokus membunuh Monster itu , karena aku akan menghadapi Monster satunya lagi ini..." ucap Fan Lao .
Kemudian Fan Lao langsung mengibaskan tangannya untuk mengeluarkan tehnik Angin Pengendali Waktu agar rekan rekannya bisa Fokus membunuh Monster Cacing iblis Pelahap jiwa yang mereka hadapi.
Dari kibasan tangan Fan Lao mengeluarkan angin yang berhembus sangat kencang yang langsung menerpa tubuh Cacing iblis Pelahap jiwa yang baru keluar , sehingga Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini langsung berhenti sesaat .
Kemudian Fan Lao mengeluarkan pedang Darah Surgawi , lalu mengalirkan Douqi dari Artefak Yunzhen hingga membentuk melingkar di ujung pedangnya .
Setelah Douqi nya sudah berbentuk melingkar kemudian Fan Lao langsung melompat sambil bersiap menebaskan pedangnya .
" Tebasan Pembelah Lautan..."
" Haiyatt..."
Tubuh Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini tidak terluka sama sekali meskipun terkena tebasan pedang Fan Lao.
Tapi setelah 30 detik berlalu tubuh Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini langsung terbelah lalu berguling guling di atas tanah , karena tebasan pedang Fan Lao memiliki daya kejut yang sangat luar biasa .
Kemudian Fan Lao langsung berlari ke arah tubuh Monster Cacing iblis Pelahap jiwa yang masih berguling guling di atas tanah sambil mengalirkan Douqi dari Artefak Yunzhen ke ujung pedangnya .
Setelah jaraknya sudah dekat dengan Monster ini kemudian Fan Lao langsung menusukan pedangnya tepat di leher Monster ini.
Jlebbb.... duarrrrr... cruatt...
Leher Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini tertusuk pedang Fan Lao dengan telak dan membuat luka yang sangat dalam , sehingga Pedang Darah Surgawi tidak bisa di tarik karena langsung menghisap darah Monster ini .
Lalu Fan Lao langsung mengalirkan Douqi dari artefak Yunzhen untuk melapisi kepalan tangannya , setelah Douqi nya sudah melapisi kepalan tangan nya hingga berbentuk melingkar kemudian Fan Lao langsung melompat sambil bersiap mengeluarkan pukulan terkuatnya ke arah perut Monster ini.
'' Pukulan Penghancur Tulang...''
__ADS_1
" Haiyatt..."
Duarrrrr.
Pukulan Fan Lao ini langsung menghancurkan perut Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini , sehingga bau busuk langsung menyebar di sana .
Karena isi di dalam perut Monster ini langsung keluar semua , yang berisikan tubuh manusia yang sudah membusuk .
Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini langsung mati seketika setelah perutnya sudah hancur.
Kemudian Fan Lao melihat ke arah Monster Cacing iblis Pelahap jiwa yang berhadapan dengan rekan rekannya , Fan Lao melihat Monster ini juga sudah melemah karena luka di lehernya sangat lebar dan dalam .
Sehingga hanya butuh beberapa tebasan lagi pasti leher Monster ini akan putus .
Kemudian Fan Lao mencabut pedang darah Surgawi dengan paksa dan menyimpannya .
'' Serahkan masalah di sini kepada komandan Cheng Ming dan yang lainnya , karena sekarang kita harus menuju ke bukit itu untuk menangkap iblis yang mengendalikan Monster ini...'' ucap Fan Lao lantang .
Sehingga ke enam rekan Fan Lao langsung menyimpan pusaka mereka masing masing , lalu mengeluarkan roh beladiri mereka dan menaikinya untuk bersiap pergi ke bukit .
'' Saudara Fan Lao , sekarang kamu naiklah di belakangku ini...'' ucap tuan muda Wei Hong menawarinya.
'' Aku masih memiliki hewan kontrak yang bisa membawaku ke sana...'' ucap Fan Lao .
Mereka tampak penasaran kira hewan kontrak apa yang di miliki oleh tuan muda Fan Lao ini .
Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan Lang Ying dari lautan jiwanya .
'' Lang Ying , bisakah kamu membawaku terbang ke bukit itu...?'' tanya Fan Lao sambil menunjuk ke bukit yang ada di selatan desa .
'' Bisa , sekarang kamu naiklah ke punggung ku...'' ucap Lang Ying sambil merubah tubuhnya menjadi Rubah yang seukuran dengan siluman Serigala .
Kemudian Fan Lao langsung melompat naik ke punggung Lang Ying , setelah Fan Lao telah naik di pungungnya kemudian Lang Ying langsung mengeluarkan kedua sayapnya .
Lalu terbang menuju bukit yang ada di selatan desa, ke enam rekan rekan Fan Lao langsung mengikuti Fan Lao di belakangnya .
Mereka berenam sangat kagum melihat Fan Lao ternyata masih memiliki rahasia lagi yang baru di tunjukkan kepada mereka .
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...