
.
.
Tuan muda Wei Hong ingin rasanya membunuh kedua iblis ini , seandainya dia tidak datang ke desa ini mungkin desa ini sudah rata dengan tanah dan sudah di pastikan nasib kelurganya pasti sama dengan para warga yang ada di desa desa lain.
" Ini adalah kesempatan ku untuk memberi kalian pelajaran atas apa yang telah kalian lakukan..." batin tuan muda Wei Hong sambil menendang bagian vital kedua iblis ini dengan sekuat tenaga secara bergantian .
Debgh.....
" Arghhh...."
Debgh...
" Arghhh...
Tuan muda Wei Hong juga menginjak injak wajah kedua iblis ini hingga tidak bisa di kenali lagi , tuan muda Wei Hong baru berhenti setelah puas menyiksanya .
Lalu mempersilahkan Fan Lao untuk menyerap jiwa kedua iblis ini .
Fan Lao dan rekan rekannya hanya tersenyum saja melihat apa yang di lakukan oleh tuan muda Wei Hong, mereka juga memakluminya karena bagaimanapun juga iblis ini telah mengancam keselamatan keluarganya .
Kemudian Fan Lao langsung mendekati komandan Mo Luye , lalu Fan Lao langsung mengunakan tangannya untuk membalikan tubuh komandan Mo Luye .
Karena Fan Lao akan menyerap jiwa iblis ini dari punggungnya , setelah membalikkan tubuh komandan Mo Luye kemudian Fan Lao langsung menancapkan Pusaka Cakar Jiwa Iblis tepat di kedua bahu komandan Mo Luye.
Clapp.... Clapp....
Komandan Mo Luye sudah tidak bisa merasakan apa apa lagi , karena dia langsung pingsan setelah di siksa oleh tuan muda Wei Hong tadi .
Sehingga Fan Lao dengan mudah menyerap jiwa dan esensi kehidupannya , butuh waktu 5 menit Fan Lao menyerap nya .
Sekarang tubuh komandan Mo Luye tampak kurus kering dan langsung mati seketika .
__ADS_1
Kemudian Fan Lao menarik kembali Pusaka Cakar Jiwa Iblis , lalu membalikkan tubuh komandan Mo Qinshan.
Fan Lao melihat komandan Mo Qinshan ini masih belum pingsan meskipun sudah di siksa oleh tuan muda Wei Hong , karena komandan Mo Qinshan ini masih bisa berbicara meskipun sangat lirih.
Setelah membalikkan tubuh komandan Mo Qinshan kemudian Fan Lao langsung menancapkan kedua Pusaka Cakar Jiwa Iblis di bahu iblis ini .
Clapp... Clapp...
" Arghhh...." teriak komandan Mo Qinshan.
Kemudian Fan Lao langsung menyerap jiwa dan esensi kehidupan komandan Mo Qinshan ini .
" Baji*gan Kau Fan Lao, kau tunggu saja dalam waktu dekat Han Lian pasti akan datang untuk membunuhmu . Karena dia sekarang sudah bergabung dengan kerajaan Xingyun dan memiliki kekuatan yang lebih kuat darimu...." ucap komandan Mo Qinshan lirih .
Fan Lao sedikit terkejut mendengar apa yang di ucapkan olah iblis ini , karena sebelumnya Fan Lao tidak mengenal seseorang yang bernama Han Lian .
Tapi setelah di pikir pikir mungkin itu adalah adalah putra alkemis Han Feng, karena nama pemuda ini memiliki marga yang sama .
" Aku dengan senang hati akan menunggu Han Lian datang kepadaku , kau seharusnya tahu diri . Sudah mau mati masih saja ingin mengancam ku, jangankan Han Lian si pemuda lemah itu . Raja iblis Mo Wuyue pun akan aku hajar dan tendang bokongnya jika dia mau datang ke sini....hehehe..." ucap Fan Lao terkekeh.
Setelah 5 menit berlalu Fan Lao akhirnya telah selesai menyerap Jiwa dan esensi kehidupan komandan Mo Qinshan ini.
Kemudian Fan Lao langsung menarik kedua Pusaka Cakar Jiwa Iblisnya , lalu berdiri sambil tersenyum sangat puas .
Karena berkat pusaka ini pasti dia akan cepat naik tingkat , mungkin butuh 10 iblis lagi dia akan naik tingkat .
Kemudian Fan Lao mengintruksikan Roh Beladiri Kelelawar Api untuk membakar kedua iblis yang telah mati ini , setelah Roh Beladiri Kelelawar Api nya telah selesai membakarnya kemudian Fan Lao langsung menyimpan Roh Beladiri nya ke dalam lautan jiwanya .
Roh beladiri nya ini sudah waktunya beristirahat karena tadi malam telah berjaga bersama dengannya .
'' Sekarang mari kita kembali ke desa Weijiang lagi...'' ajak Fan Lao .
'' Iya saudara Fan Lao , tapi kalau boleh tahu siapa Han Lian yang di katakan oleh iblis tadi...?'' tanya tuan muda Wei Hong.
__ADS_1
" Aku tidak tahu pasti siapa Han Lian ini , tapi aku pernah berurusan dengan seorang pemuda putra dari alkemis Han Feng yang ada di kota Guiyang. Aku yakin Han Lian ini adalah putra alkemis Han Feng yang dulu sudah aku bunuh...'' ucap Fan Lao .
" Aku pernah mendengar nama alkemis Han Feng ini , bukan kah dia dulu adalah alkemis yang bekerja sama dengan Asosiasi Gunung Huangshan...?'' ucap tuan muda Han Lian .
" Ya benar , dia dulu memang adalah alkemis yang bekerja sama dengan asosiasi Gunung Huangshan. Tapi dia dulu pernah menipuku dengan membuatkan aku pil palsu . Sebenarnya bukan masalah ini saja karena masih ada masalah lagi yang lebih besar berhubungan dengan salah satu klan di kota Guiyang , sehingga aku langsung bertarung dengannya ..." ucap Fan Lao menjelaskan .
Rekan rekan Fan Lao sedikit terkejut mendengar berita ini , sehingga Fan Lao langsung menceritakan dengan detail masalah dirinya dengan alkemis Han Feng.
Fan Lao sengaja menceritakan semuanya agar rekan rekannya ini bisa mengambil pelajaran dan keputusan ketika mendapat masalah seperti dirinya.
Setelah Fan Lao selesai menjelaskan semua nya kemudian mereka semua langsung menaiki roh beladiri mereka masing masing, sedangkan Fan Lao menaiki Lang Ying.
Fan Lao dan rekan rekannya terbang dengan perasaan yang sangat lega karena misi pertama mereka telah berhasil .
Setelah 15 menit berlalu mereka langsung mendarat di tempat komandan Cheng Ming dan para bawahannya yang sedang berbincang bincang dengan kepala desa Wei Han .
" Salam senior Wei Han, apakah semua warga baik baik saja...?'' tanya Fan Lao .
" Semua warga desa masih baik baik saja , semua ini berkat bantuan dari Junior Fan Lao dan para pasukan Hunter yang berjaga di desa ini . Aku sebagai perwakilan warga desa Weijiang mengucapkan terima kasih banyak kepada Junior Fan Lao dan yang lainnya...." ucap kepala desa Wei Han.
" Sama sama senior Wei Han, ini sudah menjadi tugas pasukan Hunter untuk melindungi warga dari serangan iblis...." ucap Fan Lao .
" Apakah tuan muda Fan Lao dan rekan rekan sudah berhasil menangkap iblis yang mengendalikan kedua Monster ini...?'' tanya komandan Cheng Ming.
" Sudah komandan Cheng Ming, sekarang kami tinggal mengambil kedua mustika Monster ini sebagai bukti keberhasilan misi ini...'' ucap Fan Lao .
" Silahkan di ambil tuan muda Fan Lao , karena Monster ini harus segera kita kubur agar tidak mengeluarkan bau seperti ini...'' ucap komandan Cheng Ming.
Kemudian Fan Lao mengitruksikan rekan rekannya untuk mengambil kedua mustika Monster Cacing iblis Pelahap jiwa, sedangkan Fan Lao memperbesar retakan tanah lagi untuk mengubur tubuh kedua Monster ini .
Kepala desa Wei Han sangat takjub melihat apa yang di lakukan oleh Fan Lao , karena tehnik ini sungguh sangat luar biasa.
.
__ADS_1
.
...[ Bersambung ] ™...