
.
.
Fan Lao hanya tersenyum saja melihat kaisar Xing Shan terus memperhatikan kalung Giok yang dia pakai di lehernya .
Karena dirinya sudah bisa membuat kaisar Xing Shan penasaran .
'' Salam yang mulia Kaisar Xing Shan , aku minta maaf jika kedatangan ku ke sini menganggu diskusi yang mulia bersama Patriak Xing Fu tadi...'' ucap Fan Lao berbasa-basi.
'' Iya tidak apa apa , kalau boleh tahu dapat dari mana tuan muda Fan Lao kalung Giok Kuno itu...?'' tanya kaisar Xing Shan.
'' Sebelumnya aku minta maaf jika merahasiakan mengenai pemilik kalung ini , karena pemilik kalung Giok Kuno ini bersembunyi di desa Lou Tong ...'' ucap Fan Lao sambil mengitruksikan putri Xing Zhie untuk menjelaskan .
'' Itu adalah kalung Giok Kuno milik bibi Xing Zhizu , setelah ini bibi Xing Zhizu ingin bertemu dengan ayah . Karena bibi Xing Zhizu ingin berbicara empat mata dulu bersama ayah...'' ucap putri Xing Zhie.
'' Benarkah..? Di mana mana dia sekarang...?'' tanya kaisar Xing Shan sangat senang .
'' Dia dan suaminya ada di salah satu penginapan di ibukota kekaisaran Xing ini , nanti aku akan mengantar yang mulia Kaisar Xing Shan ke sana . Maksud kedatanganku ke sini selain memberitahu berita ini adalah untuk berpamitan kepada yang mulia Kaisar Xing Shan, karena dalam waktu dekat aku akan pergi ke kerajaan Xingyun . Aku sudah tidak bisa bersabar lagi karena ras iblis telah menyerang desa Lou Tong hingga rata dengan tanah , yang paling membuatku kesal adalah Putra alkemis Han Feng telah bersekutu dengan iblis. Dia saat menyerang desa Lou Tong bertugas untuk menodai para gadis gadis desa , dia mengatakan kepada para warga desa Lou Tong kalau sangat dendam kepadaku karena aku telah membunuh ayahnya . Sehingga dia melampiaskan dendamnya kepada para gadis desa yang tidak berdosa ...'' ucap Fan Lao .
Kaisar Xing Shan dan nona Xing Zhie sangat terkejut mendengar ras iblis telah menyerang desa Lou Tong , kaisar Xing Shan tidak menyangka jika tuan muda Han Lian telah bersekutu dengan iblis dan menodai para gadis gadis di desa Lou Tong.
Mereka berdua menjadi khawatir dengan keadaan Bibi Xing Zhizu, karena bisa jadi dia juga di serang oleh iblis karena tinggal di desa Lou Tong .
'' Sungguh biadab putra alkemis Han Feng ini , kenapa dia melakukan perbuatan ini kepada ras nya sendiri....'' ucap kaisar Xing Shan sangat geram .
__ADS_1
'' Aku akan mencari Han Lian ini di mana pun dia bersembunyi , jika aku sudah berhasil menangkapnya maka aku akan mencabik cabik tubuhnya hingga hancur . Karena dia juga harus merasakan kehancuran seperti nasib para gadis di desa Lou Tong...'' ucap Fan Lao.
'' Aku serahkan tuan muda Han Lian ini kepada tuan muda Fan Lao...'' ucap kaisar Xing Shan.
'' Iya yang mulia , masalah Han Lian bisa aku atasi dengan mudah . Aku minta saran dari yang mulia agar aku bisa menangkap raja iblis Mo Wuyue dan membebaskan pamanku , karena aku yakin yang mulia kaisar pasti tahu kelemahan Raja iblis Mo Wuyue ini....'' ucap Fan Lao .
'' Jadi tuan muda Fan Lao akan pergi ke sana , aku yakin tuan muda Fan Lao pasti sudah tahu kelemahan raja iblis Mo Wuyue yaitu air suci surgawi . Aku tidak bisa membantu apa apa kepada tuan muda Fan Lao , seandainya pusaka Tombak Guntur Bumi ada padaku pasti akan aku berikan kepada tuan muda Fan Lao. Karena itu adalah pusaka yang sangat kuat bisa membantu tuan muda Fan Lao saat menghadapi raja iblis Mo Wuyue...'' ucap kaisar Xing Shan.
'' Ayah terlambat mengatakan mengenai pusaka itu kapada Lao Gege , karena pusaka itu sudah ada di tangan orang yang tepat ...'' ucap putri Xing Zhie .
'' Maksud Zhie'er...?''
'' Aku minta maaf jika sebelumnya juga merahasiakan mengenai Pusaka Tombak Guntur Bumi , karena pusaka itu sudah ada di tanganku sejak kejadian pembunuhan penguasa kota Guiyang...'' ucap Fan Lao .
'' Apakah pusaka itu selama ini ada di klan Gui , karena dulu leluhur Agung Xing Juan memiliki seorang selir dari klan Gui...?'' tanya kaisar Xing Shan.
Kemudian Fan Lao langsung menceritakan dengan detail ketika dirinya mendapatkan Pusaka Tombak Guntur Bumi , ini adalah salah satu alasan dia dulu membunuh alkemis Han Feng karena alkemis Han Feng dulu menyerang klan Gui untuk merebut Pusaka Tombak Guntur Bumi ini .
Fan Lao juga memberi tahu kalau penguasa kota Guiyang dulu di bunuh oleh para bawahan alkemis Han Feng.
Kaisar Xing Shan tidak menyangka jika alkemis Han Feng mengincar Pusaka Tombak Guntur Bumi ini , pantas saja dia dulu pernah menemuinya ke istana ini untuk melihat gulungan tehnik Badai Angin Petir.
'' Tuan muda Fan Lao sungguh sangat beruntung telah mendapatkan Pusaka Tombak Guntur Bumi itu , aku saja sudah putus asa mencari keberadaan pusaka itu . Apakah Zhie'er sudah memberikan gulungan tehnik nya , karena pusaka itu hanya bisa di gunakan mengunakan gulungan tehnik yang ada pada Zhie'er...?'' tanya Kaisar Xing Shan.
'' Sudah yang mulia Kaisar Xing Shan , aku sudah menguasai tehnik Badai Angin Petir itu . Karena 4 hari yang lalu aku mempelajarinya di tengah gurun setelah selesai menjalankan misi...'' ucap Fan Lao .
__ADS_1
'' Kalian berdua sungguh pasangan yang sangat kompak karena bisa menyembuyikan ini dariku , tapi tidak apa apa yang penting pusaka itu sudah jatuh di tangan orang yang benar . Kalau begitu sudah tidak ada yang di ragukan lagi , tuan muda Fan Lao sudah memiliki cukup persiapan untuk pergi ke kerajaan Xingyun...'' ucap kaisar Xing Shan sambil membalikan kedua telapak tangan di depan dada nya .
Kaisar Xing Shan sudah percaya sepenuhnya kepada Fan Lao ini , karena calon menantunya ini juga memiliki tehnik Angin Pengendali Waktu yang di dapatkan di Kuil Emas 7 tingkat miliki Patriak Xing Fu.
'' Terima kasih banyak Kaisar Xing Shan , sekarang mari aku antarkan untuk menemui Bibi Xing Zhizu...'' acap Fan Lao .
'' Zhie'er segeralah pulang ke rumah untuk mempersiapkan penyambutan bibi Xing Zhizu pulang ke istana ini , katakan kepada ibumu untuk menyiapkan makanan...'' ucap kaisar Xing Shan.
'' Iya aku akan pulang untuk mengatakan kepada ibu , tapi tunggulah aku di sini karena aku ingin ikut....'' ucap putri Xing Zhie dengan wajah manja nya .
'' Baiklah kalau begitu sekarang kamu pulanglah dulu , nanti akan aku tunggu di halaman istana ini...'' ucap kaisar Xing Shan.
Sehingga putri Xing Zhie langsung keluar dari sana , lalu berjalan dengan cepat untuk pulang ke rumah .
Setelah nona Xing Zhie telah keluar kemudian Fan Lao dan kaisar Xing Shan langsung keluar juga , lalu berjalan ke halaman istana sambil berbincang bincang.
Kaisar Xing Shan mengucapkan terima kasih banyak kepada Fan Lao karena telah menyelesaikan masalah penculikan di wilayah timur .
Kaisar Xing Shan sangat kagum kepada Fan Lao ini karena telah menyelesaikan misi ini hingga ke akar-akarnya , bukan itu saja yang membuat kaisar Xing Shan kagum .
Fan Lao bisa bersikap tegas kepada siapapun itu , karena Fan Lao telah membunuh Patriak Yun Zhen ayah dari temannya sendiri.
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...