
.
.
Setelah duduk kemudian nona Gui Mei melihat sekelilingnya dulu untuk memastikan keamanannya .
'' Nona Gui Mei kenalkan namaku adalah Fan Lao dari desa Lou Tong yang ada di bawah hutan terlarang . Terima kasih nona Gui Mei sudah menyembuyikan keberadaan ku dari tetua yang mencariku tadi...''
Nona Gui Mei sangat terkejut mendengar tuan muda Fan Lao ini ternyata mengetahui kalau tadi ada orang yang mencarinya .
'' Salam kenal tuan muda Fan Lao , kenapa tuan muda Fan Lao bisa tahu kalau ada tetua yang mencari mu...?''
'' Aku memiliki roh Beladiri yang bisa menyelinap di ruangan resepsionis, jadi aku mengerti kalau ada seorang tetua yang mencariku...''
'' Jadi seperti itu , memangnya siapa tetua tadi..?. Apakah tuan muda Fan Lao ini adalah seorang buronan , sehingga di cari oleh tetua tadi ...?''
'' Ya , aku adalah seorang buronan , karena aku sering menculik seorang gadis cantik seperti nona Gui Mei ini ...''
'' Tuan muda Fan Lao jangan bercanda , karena aku sedang bertanya serius . Sekarang katakanlah apa yang ingin tuan muda Fan Lao katakan mengenai kematian pamanku . Karena sampai sekarang para tetua klan Gui masih menyediki masalah ini ...''
'' Apakah benar yang membunuh Patriak klan Gui adalah orang berpakaian serba hitam...''
'' Benar tuan muda Fan Lao , kejadian itu sangatlah cepat sehingga tetua klan kami tidak bisa menangkap mereka setelah membunuh paman ku...''
'' Aku tahu siapa sebenarnya orang yang berpakaian hitam ini , karena aku sebelumnya juga telah di serang oleh orang orang berpakaian hitam . Tapi aku berhasil mengalahkan mereka , waktu itu ada yang berhasil kabur dari dari pertarungan ku . Sehingga roh beladiri ku langsung mengikuti orang yang berhasil kabur ini , ternyata orang berpakaian hitam ini bermarkas di rumah alkemis Han Feng . Tapi aku belum menyelidikinya secara langsung ke sana...''
Nona Gui Mei sangat terkejut mendengar berita ini , karena alkemis Han Feng adalah orang penting di kota Guiyang ini .
'' Aku tidak bisa percaya begitu saja mengenai masalah ini , karena kita harus menyediki terlebih dahulu ke rumah alkemis Han Feng untuk membuktikannya...''
'' Aku memiliki rencana sendiri mengenai penyelidikan ini , apakah klan Gui memiliki seorang alkemis..?. Karena aku membutuhkan jasa seorang alkemis...''
'' Ada tuan muda Fan Lao, ayahku adalah seorang alkemis . Tapi kehebatan ilmu alkemis ayah ku tidak sehebat alkemis Han Feng...''
__ADS_1
'' Aku hanya ingin menanyakan tentang keaslian pil ini , karena pil ini tidak memiliki efek apa pada luka ku ini . Padahal pil ini terbuat dari 2 tangkai rumput Roh Darah Spiritual, aku yakin alkemis Han Feng telah menganti dengan bahan lain sehingga pil ini tidak memiliki efek apa apa pada luka ku tadi...'' Ucap Fan Lao sambil menunjukan 1 botol pil Pengering luka .
'' Kalau begitu sekarang tuan muda Fan Lao ke klan ku saja untuk menemui ayahku , nanti ayah pasti tahu mengenai keaslian pil ini...''
'' Untuk sekarang aku tidak bisa keluar dari penginapan ini , bisakah nona Gui Mei membawa ayah anda ke sini . Nanti aku akan membayar mahal untuk memeriksa keaslian pil ini , karena jika memang pil ini adalah pil palsu maka aku akan langsung menyerang ke rumah alkemis Han Feng...''
'' Aku masih tidak percaya jika alkemis Han Feng menipu tuan muda Fan Lao , karena alkemis Han Feng adalah orang baik...''
'' Ya begitulah seorang manusia , kadang terlihat jahat tapi hatinya baik . Kadang ada seseorang terlihat baik tapi hatinya busuk . Kita semua tidak bisa tahu akan seperti apa isi hati seseorang , karena kita hanya bisa melihat dari sisi luarnya saja ...''
'' Baiklah kalau begitu aku akan membawa ayahku ke sini untuk memeriksa pil itu , kebetulan klan ku juga sangat dekat dengan penginapan ini . Jadi tuan muda Fan Lao tunggu saja , mungkin 30 menit lagi aku akan sampai di sini lagi...''
'' Iya terima kasih banyak nona Gui Mei , ini ada sedikit koin emas untuk nona Gui Mei karena sudah bersedia membantuku...'' Ucap Fan Lao sambil mengeluarkan 2 koin emas .
'' Maaf tuan muda Fan Lao, aku tidak bisa menerimanya . Karena aku ikhlas menolong tuan muda Fan Lao ,kalau begitu aku mohon pamit...''
'' Silahkan nona...''
Kemudian nona Gui Mei keluar kamar lalu menutup pintunya kembali , agar tidak ada orang yang tahu keberadaan tuan muda Fan Lao di sini.
'' Ada apa Ayam Jago , apakah ada gerakan orang yang mencurigakan...?''
'' Iya Fan Lao , di seberang jalan yang ada di depan penginapan ini ada 2 orang yang terus memandangi penginapan ini...''
'' Biarkan saja , aku ingin tahu sampai sejauh apa mereka bisa mengawasi penginapan ini . Sekarang aku ingin kamu mengawal nona Gui Mei tadi dari kejauhan , pastikan tidak terjadi apa apa dengan dia . Karena dia sekarang ingin pulang menjemput ayahnya untuk membantuku memeriksa keaslian pil ini...''
'' Baiklah kalau begitu aku akan segera mengawalnya...''
Kemudian Roh Beladiri Kelelawar Api langsung keluar lagi lewat fentilasi yang ada di atas jendela .
Roh Beladiri Kelelawar Api melihat nona Gui Mei ternyata sudah keluar penginapan , lalu berjalan ke arah Utara dengan santai .
Beruntungnya kedua orang yang mengintai di seberang jalan tidak mengikuti nona Gui Mei, sehingga Roh Beladiri Kelelawar Api bisa menjaga jarak sedikit tinggi dari nona Gui Mei.
__ADS_1
Setelah berjalan sedikit jauh dari penginapan tiba tiba ada dua tetua yang muncul dari sebuah gang kecil yang langsung membekap mulut nona Gui Mei dari belakang .
Apalagi keadaan di sana sangat sepi sehingga tidak ada orang yang melihatnya .
Nona Gui Mei meronta ronta ingin melepaskan diri dari cengkraman tetua ini , nona Gui Mei ingin berteriak minta tolong tapi dia tidak bisa karena mulutnya sedang di bekap dengan erat .
Tapi tiba tiba nona Gui Mei merasakan pandangannya tiba tiba langsung gelap dan sekujur tubuhnya langsung lemas seperti seseorang yang telah kehabisan tenaga , tapi dia masih bisa merasakan kalau tubuhnya sedang di bawa ke sebuah tempat .
Roh Beladiri Kelelawar Api bisa melihat dengan jelas ada dua tetua yang menyergap nona Gui Mei , lalu kedua tetua ini langsung membawa nona Gui Mei masuk ke dalam sebuah gang kecil.
Sehingga Roh Beladiri Kelelawar Api langsung terbang turun mendekati gang kecil tempat kedua tetua membawa nona Gui Mei masuk ke dalam gang kecil .
Setelah sampai di gang kecil , ternyata ini adalah sebuah gang buntu .
Roh Beladiri Kelelawar Api melihat kedua tetua ini akan membawa tubuh nona Gui Mei masuk ke dalam sebuah gubuk bambu yang tidak terpakai .
Karena di dalam gang buntu ini hanya ada gubuk bambu saja , sehingga Roh Beladiri Kelelawar Api langsung terbang mendekat .
Lalu menyemburkan api nya ke gubuk bambu ini sebelum mereka berdua berhasil masuk ke dalam gubuk bambu .
Sehingga gubuk bambu ini langsung terbakar dengan cepat yang mengeluarkan asap mengepul ke langit , sebentar lagi pasti banyak warga yang datang untuk memadamkan api ini .
Kedua tetua ini sangat terkejut melihat ada banyak kelelawar api yang telah membakar gubuk bambu ini .
Kedua tetua ini sangat kesal karena usaha mereka akhirnya sia sia , apalagi ini adalah gang buntu sehingga mereka tidak memiliki jalan keluar untuk membawa gadis ini .
Sedangkan efek ilusi racun ilusi kegelapan sebentar lagi juga akan menghilang .
Sehingga kedua tetua ini langsung melepaskan sanderanya ini sebelum banyak orang yang tahu kalau mereka sedang menyergap gadis ini.
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...