Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 245 ~ Masih di kota Yunnan.


__ADS_3

.


.


Warga kota Yunnan sangat penasaran melihat ada rombongan pemuda menaiki Roh Beladiri Phoenix Api di atas kota Yunnan , karena biasanya hanya petugas kota saja yang berani terbang seperti ini .


Sebagian warga sangat terkesan melihat Roh Beladiri Kelelawar Api dan Rubah Putih bersayap , karena itu adalah roh beladiri yang sangat langka.


Para warga ini tidak ada yang tahu kalau Rubah Putih ini sebenarnya bukanlah roh beladiri , karena mereka hanya bisa melihat cuma sebentar saja.


Para prajurit kota tidak ada yang berani menegurnya karena merasakan kekuatan para pemuda ini sangat lah kuat.


Berita mengenai pemuda yang menindas penguasa kota Nan Zhi juga sudah tersebar luas , karena kemarin banyak warga yang melihat ketika penguasa Nan Zhi membuat keributan di depan klan Yun.


Sehingga para Patriak klan di kota Yunnan mulai menaruh hormat kepada klan Yun , karena klan Yun berada di bawah perlindungan Asosiasi Gunung Huangshan .


Mereka yang sebelumnya mencibir klan Yun langsung menutup mulut mereka rapat rapat , agar tidak terjadi sesuatu dengan klan mereka .


****


Setelah 5 menit berlalu Fan Lao dan yang lainnya langsung mendarat di halaman penginapan.


Setelah melompat kemudian mereka langsung menyimpan roh beladiri mereka masing masing , sedangkan Lang Ying langsung berubah menjadi Rubah Putih kecil.


Lalu nona Yun Liyie langsung menggendongnya seperti hewan peliharaannya sendiri .


Kemudian mereka langsung masuk ke dalam penginapan untuk berdiskusi , tuan muda Yun Xiang yang sedang duduk di tempat resepsionis langsung berdiri untuk menyambut rekan rekannya ini .


Lalu mereka semua langsung duduk di kursi sofa yang ada di dekat meja resepsionis , sedangkan nona Yun Liyie langsung masuk ke dalam untuk mengambilkan mereka minuman .


'' Aku penasaran bagaimana tanggapan Patriak Jiu Wang saat tahu saudara Fan Lao ke sana adalah untuk membatalkan perjodohan dengan adik Yun Liyie...'' ucap tuan muda Yun Xiang.

__ADS_1


'' Saudara Yun Xiang pasti sudah bisa menebak bagaimana reaksi Patriak Jiu Wang , karena saudara Yun Xiang pasti sudah tahu sifat asli patriak Jiu Wang seperti apa...'' ucap Fan Lao .


'' Aku tidak begitu mengenal sifat patriak Jiu Wang , karena aku tidak pernah dekat dengan dia...'' ucap tuan muda Yun Xiang.


Kemudian Fan Lao langsung menceritakan dengan detail semua kejadian di klan Jiu , mulai dari perijinan masuk ke sana hanya 3 orang saja.


Lalu mengenai pembatalan perjodohan ini , sehingga mereka bertiga di jebak ke dalam sumur gelap karena Patriak Jiu Wang tidak terima .


Sumur gelap ini sengaja di bangun untuk menjebak siapa saja yang tidak terima saat kelompok pengawal dari klan Jiu ada yang gagal saat melakukan pengawalan .


Kemudian Fan Lao juga menceritakan mengenai cara dia menghancurkan aula klan Jiu hingga hancur rata dengan tanah.


Tuan muda Yun Xiang sangat terkejut mendengar klan Jiu telah menjebak saudara Fan Lao ini , karena itu sama saja mencari mati .


'' Aku tidak habis pikir bagaimana bisa Patriak Jiu Wang menjebak mu ke dalam sumur gelap ini , menurutku kejadian ini sudah saatnya kebusukan klan Jiu terbongkar . Aku yakin sebelumnya banyak orang yang telah menjadi korban kebusukan klan Jiu ini...'' ucap tuan muda Yun Xiang.


'' Ya begitulah , bagaimana menurut senior Yun Lang jika Patriak klan pusat sampai tahu kejadian ini . Apakah senior Yun Lang tidak khawatir mereka akan mengkambing hitamkan senior Yun Lang dan akan balas dendam kepada senior Yun Lang....'' tanya Fan Lao .


'' Mengenai itu kemungkinannya sangat kecil jika mereka akan memperpanjang masalah ini , aku yakin mereka pasti memilih damai dari pada harus mengorbankan anggota mereka semakin banyak lagi . Apalagi klan Yun sekarang sudah berada di bawah perlindungan tuan muda Fan Lao , jadi mereka tidak akan berani memusuhi klan Yun . Karena dalam posisi seperti ini hanya kekuatan saja yang bisa berbicara...'' ucap tetua Yun Lang .


'' Terima kasih banyak tuan muda Fan Lao...'' ucap tetua Yun Lang sangat hormat .


Setelah beberapa saat nona Yun Liyie datang ke sana sambil membawa nampan berisi minuman , lalu di letakkan di atas meja dan mempersilahkan mereka semua untuk meminumnya .


Kemudian nona Yun Liyie duduk di kursi resepsionis .


Fan Lao dan rekan rekan langsung menikmati minuman itu selagi masih hangat .


Fan Lao memutuskan untuk mengajak rekan rekan nya beristirahat 1 malam lagi di kota Yunnan sambil memantau klan Jiu , semua rekan rekan langsung menyetujuinya karena mereka juga ingin memberi kesempatan kepada tuan muda Xiao Duan agar berbicara secara langsung kepada tetua Yun Lang mengenai hubungannya dengan nona Yun Liyie kedepannya seperti apa .


Sehingga Fan Lao dan yang lainnya langsung masuk ke dalam satu kamar , karena Fan Lao ingin mempelajari tehnik segel kontrak bersama rekan rekannya .

__ADS_1


Sekarang di lantai 1 penginapan hanya tinggal tuan muda Xiao Duan , tetua Yun Lang dan nona Yun Liyie yang bekerja menjaga meja resepsionis .


Karena tuan muda Yun Xiang langsung kembali ke klan Yun untuk menjaga ibunya.


Sesampainya di dalam kamar Fan Lao dan rekan rekan duduk santai di atas lantai , kemudian Fan Lao mengeluarkan Roh Beladiri Kelelawar Api .


'' Sekarang kamu pergilah ke klan Jiu yang telah aku hancurkan tadi , dengarkan semua pembicaraan para tetua yang ada di sana . Nanti jika sudah malam kembalilah ke sini lagi...'' ucap Fan Lao .


Sehingga Roh Beladiri Kelelawar Api langsung menggandakan tubuhnya menjadi kecil kecil , lalu keluar melewati fentilasi udara yang ada di atas jendela.


Setelah Roh Beladiri Kelelawar Api telah keluar kemudian Fan Lao mengeluarkan gulungan tehnik segel kontrak yang dia dapatkan saat menguras harta kelompok bandit Gurun Emas .


'' Gulungan apa lagi itu saudara Fan Lao...'' tanya tuan muda Xing Luan bersemangat .


'' Ini adalah gulungan segel tehnik kontrak dan budak , aku mendapatkan gulungan ini dari ketua bandit Gurun Emas Feng Tianqi. Mereka mengumpulkan siluman Rubah Merah waktu itu karena mereka menguasai segel ini , jika kalian ada yang ingin mempelajarinya maka pelajarilah karena segel ini akan sangat berguna di kemudian hari...'' ucap Fan Lao .


'' Kami semua pasti mau mempelajari tehnik segel itu , kamu saja yang mempelajarinya dulu . Karena kamu lebih memiliki pengetahuan yang lebih luas dari kami , nanti kita akan bergantian mempelajarinya setelah kamu menguasainya...'' ucap tuan muda Xing Luan.


'' Justru aku mengajak kalian semua berdiskusi di sini karena aku tidak tahu sama sekali dengan tehnik segel , apakah di antara kalian ada yang pernah mempelajarinya...'' ucap Fan Lao .


'' Kami semua juga tidak ada yang pernah mempelajarinya , seperti nya kita harus mencari seorang guru untuk membimbing kita . Di Asosiasi Gunung Huangshan hanya Patriak Xing Fu dan tetua Liu Ruxu yang menguasai tehnik segel ...'' ucap tuan muda Wei Hong .


'' Kalau begitu kalian hafalkan saja secara bergantian gerakkan segel ini , nanti aku akan mempelajarinya bersama kekasihku . Karena kekasihku kebetulan menguasai tehnik segel...'' ucap Fan Lao sambil memberikan gulungan tehnik itu kepada tuan muda Wei Hong .


Karena Fan Lao juga sangat merindukan kekasihnya .


'' Baiklah kami akan menghafalnya dulu...'' ucap tuan muda Wei Hong .


Rekan rekan Fan Lao sudah tidak terkejut lagi jika kekasih saudara Fan Lao ini menguasai tehnik segel , karena dia adalah anak seorang Kaisar sekaligus murid khusus tetua Liu Ruxu.


.

__ADS_1


.


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2