
.
.
Patriak Xing Fu sangat kagum dengan keberuntungan tuan muda Fan Lao ini , karena itu menandakan Pusaka Tombak Guntur Bumi ini yang memilihnya sendiri .
Selama ini dia juga tidak pernah berfikir untuk menyelidiki klan Gui , padahal dia sudah tahu kalau salah satu selir leluhur agung berasal dari klan Gui .
'' Apakah Patriak Xing Fu tidak ingin merebut Pusaka Tombak Guntur Bumi ini dari tanganku , karena aku bukanlah keturunan kekaisaran Xing...?'' tanya Fan Lao .
'' Tidak tuan muda Fan Lao , justru aku mengucapkan selamat kepada tuan muda Fan Lao telah mendapatkan Pusaka Tombak Guntur Bumi itu . Tuan muda Fan Lao adalah keturunan kekaisaran Xing karena akan menikahi putri Xing Zhie, jadi Pusaka Tombak Guntur Bumi ini sudah jatuh ke tangan orang yang tepat...'' ucap Patriak Xing Fu.
'' Terima kasih Patriak Xing Fu , aku rencananya tadi langsung ingin pergi ke kerajaan Xingyun. Tapi ketika aku membuka pintu kamar ternyata ada saudara Wei Hong di depan pintu , jadi kita berdua sepakat untuk pergi bersama ke sana karena kerajaan Xingyun satu arah dengan desa saudara Wei Hong ini...'' ucap Fan Lao .
Setelah beberapa saat akhirnya yang mereka tunggu datang ke sana , Kaisar Xing Shan datang ke sana bersama dengan nona Xiao Douya.
Rekan rekan Fan Lao langsung sedikit bergeser agar Kaisar Xing Shan bisa mendapatkan tempat duduk .
Patriak Xing Fu penasaran kenapa kakak Xing Shan datang ke sana bersama salah satu murid Asosiasi Gunung Huangshan , tapi dia bisa menebaknya kalau murid ini bisa jadi adalah putri dari kakak Xing Zhizu .
Setelah sudah dekat Patriak Xing Fu akhirnya tahu siapa murid gadis ini , karena murid gadis ini adalah nona Xiao Douya .
Patriak Xing Fu bisa mengenalinya karena nona Xiao Douya ini ketika masuk ke Asosiasi Gunung Huangshan ini sudah mahir dalam mempelajari tehnik segel , sehingga dia menjadi murid kesayangan tetua Liu Ruxu.
Kemudian Patriak Xing Fu langsung mempersilahkan kaisar Xing Shan dan nona Xiao Douya ini untuk duduk bersama di gazebo .
Sehingga kaisar Xing Shan dan nona Xiao Douya langsung bergabung duduk di gazebo juga .
'' Sepertinya kalian membicarakan hal yang sangat serius...'' ucap kaisar Xing Shan.
'' Tidak kakak Shan , ini tadi mengenai tuan muda Fan Lao yang akan pergi ke kerajaan Xingyun . Sebenarnya dia tadi akan pergi ke sana secara diam diam , tapi beruntung nya tuan muda Wei Hong ini melihatnya sehingga dia tidak jadi pergi secara diam diam. Apakah nona Xiao Douya ini adalah putri kakak Xing Zhizu...?'' tanya Patriak Xing Fu.
__ADS_1
'' Apakah tuan muda Fan Lao sudah menceritakannya...'' tanya kaisar Xing Shan.
'' Tadi tuan muda Fan Lao hanya bercerita mengenai kakak Xing Zhizu saja yang telah kembali ke istana kekaisaran, tapi tidak menceritakan mengenai nona Xiao Douya ini . Jadi aku hanya menebaknya saja...'' ucap Patriak Xing Fu.
'' Iya benar , Xiao Douya ini adalah putri adikku . Aku sengaja mengajaknya ke sini karena hari ini aku akan membawanya ke istana kekaisaran untuk belajar bersama putriku , biar nanti Zhie'er ada teman berlatih sehingga lebih bersemangat ketika berlatih...'' ucap kaisar Xing Shan.
'' Iya tidak apa apa , aku dulu sudah curiga kepada nona Xiao Douya ini. Karena ketika baru masuk Asosiasi Gunung Huangshan ini sudah bisa menguasai Segel Penanda dari kekaisaran Xing...'' ucap Patriak Xing Fu.
'' Sebelumnya aku minta maaf kepada Patriak Xing Fu karena aku sudah merahasiakan identitasku , karena ibuku yang melarangnya ...'' ucap nona Xiao Douya.
'' Tidak apa apa nona Xiao Douya, aku bisa mengerti karena kakak Xing Zhizu pasti memiliki alasan tersendiri untuk menyembuyikan identitasnya...'' ucap Patriak Xing Fu sambil memberikan kode kepada kaisar Xing Shan agar mengeluarkan hadiahnya.
Kemudian kaisar Xing Shan langsung mengeluarkan cincin penyimpanan berisi 21 ribu koin emas .
'' Aku ucapkan terima kasih banyak kepada tuan muda Fan Lao dan rekan rekan yang telah membantu pihak kekaisaran untuk menyelesaikan permasalahan di wilayah timur , ini ada sedikit hadiah atau apreasiasi atas kerja keras kalian...'' ucap kaisar Xing Shan sambil memberikan cincin penyimpan itu kepada Fan Lao .
'' Terima kasih banyak yang mulia , kami akan menerima hadiah ini dengan senang hati . Kalau begitu aku mohon pamit untuk pergi ke kerajaan Xingyun , karena perjalananku ini masih cukup jauh...'' ucap Fan Lao sambil menerima cincin penyimpanan itu.
'' Silahkan yang mulia , nona Xiao Douya tetaplah di sini sebentar ...'' ucap Fan Lao.
'' Nanti Ya'er silahkan menyusul ku ke aula....'' ucap kaisar Xing Shan.
'' Iya paman Xing Shan ...'' ucap nona Xiao Douya.
Kemudian kaisar Xing Shan dan Patriak Xing Fu langsung berdiri , lalu berjalan menuju aula Asosiasi Gunung Huangshan .
Setelah mereka berdua telah pergi kemudian Fan Lao langsung mengenalkan rekan rekannya kepada nona Xiao Douya .
Fan Lao juga memberi tahu kepada rekan rekannya kalau nona Xiao Douya ini adalah teman berlatihnya ketika masih di desa Lou Tong.
'' Aku ucapkan selamat kepada nona Xiao Douya akan tinggal di istana kekaisaran Xing , setelah ini nona Xiao Douya bisa berkumpul bersama ibu dan ayah tanpa khawatir lagi ada serangan iblis . Aku sangat kasihan kepada para teman teman gadis yang ada di desa karena mereka telah di lecehkan oleh Han Lian breng*ek itu , setelah ini aku akan mencari tempat persembunyiannya bagaiman pun caranya . Aku akan pastikan dia juga akan merasakan penderitaan seperti yang di rasakan oleh teman teman kita ....'' ucap Fan Lao .
__ADS_1
'' Iya kakak Lao Gege , aku percayakan masalah ini kepada kakak Lao Gege untuk memberi pelajaran kepada Han Lian itu . Sebelumnya aku ucapkan terima kasih banyak kakak Lao Gege sudah mempertemukan ibu dan paman Xing Shan di penginapan tadi malam . Karena paman Xing Shan yang bercerita kepadaku...'' ucap nona Xiao Douya .
'' Iya sama sama , hanya itu saja yang ingin aku sampaikan kepada nona Xiao Douya, sekarang nona Xiao Douya bisa menyusul yang mulia Kaisar ke aula . Karena setelah ini aku akan langsung pergi...'' ucap Fan Lao .
'' Iya , kakak Lao Gege berhati hatilah . Salam kenal semuanya , aku mohon pamit ...'' ucap nona Xiao Douya.
Kemudian nona Xiao Douya langsung pergi dari sana menuju aula Asosiasi Gunung Huangshan.
Setelah nona Xiao Douya telah pergi kemudian Fan Lao langsung memberikan cincin penyimpanan tadi kepada tuan muda Shen Lin .
'' Saudara Shen Lin silahkan memeriksa isi cincin itu dan kita bagi bersama...'' ucap Fan Lao.
Kemudian tuan muda Shen Lin langsung memeriksa isi di dalam cincin penyimpan itu .
'' Cincin ini berisi 21 ribu koin emas, kalau begitu kita bagi rata saja . Nanti milik saudara Yun Xiang biar di bawa oleh saudara Xiao Duan...'' ucap tuan muda Shen Lin.
Kemudian mereka langsung mentranferkan 3 ribu koin emas ke dalam cincin mereka masing secara bergantian , sisanya langsung di berikan kepada tuan muda Xiao Duan untuk di berikan kepada tuan muda Yun Xiang.
'' Baiklah kalau begitu aku mohon pamit , kalian bertiga tetap lanjutkan berlatih . Aku berharap saudara Xiao Duan bisa menjalankan lamaran dan pernihakan dengan lancar , maaf aku tidak bisa hadir dalam pesta saudara Xiao Duan...'' ucap Fan Lao .
'' Iya saudara Fan Lao , kamu berhati-hati lah...'' ucap tuan muda Xiao Duan.
Tuan muda Wei Hong juga ikut berpamitan kepada mereka dan memberikan gulungan tehnik segel kepada tuan muda Xing Luan , setelah berpamitan kemudian langsung mengeluarkan roh beladiri Phoenix Api lalu menaikinya .
Sedangkan Fan Lao menaiki Lang Ying yang telah berubah sebesar siluman Serigala bersayap , lalu mereka berdua langsung terbang ke selatan .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1