
.
.
Fan Lao sangat senang melihat siluet Singa Emas tadi seperti siluman Singa Emas yang masih hidup , karena ketika keluar dari pukulan paman Xiao Shen langsung berlari ke arah bebatuan dan menghindari pepohonan yang dia lewati .
Siluet Singa Emas ini seperti memiliki kesadaran sendiri layaknya seperti masih hidup.
Setelah paman Xiao Shen telah memperagakan tehnik pukulan Tapak Iblis Singa Emas , lalu berjalan ke tempat Fan Lao berada .
'' Sekarang kontrak lah kitab ini dan hafalkan semua gerakan dan ingatlah bentuk tubuh Singa Emas nya , agar nanti kamu bisa mengeluarkan siluet Singa Emas seperti yang ada di dalam pikiranmu ..''
'' Iya paman , aku tadi melihat siluet Singa Emas yang paman keluarkan sepertinya memiliki kesadaran sendiri . Apakah itu benar...?''
'' Benar Fan Lao , siluet Singa Emas tadi memang terhubung dengan pikiranmu . Jadi kamu tinggal memilih target mana yang ingin kamu hancurkan sebelum Douqi mu kamu lepaskan ...'' ucap paman Xiao Shen.
'' Jadi seperti itu....''
Kemudian Fan Lao langsung melukai jari tanganya untuk mengeluakan darahnya , setelah daranya sudah keluar kemudian Fan Lao langsung meneteskan darahnya di sampul kitab ini .
Lalu Fan Lao meletakkan kitab itu di atas batu yang sedikit jauh dari tempat berlatihnya ini sambil menunggu darahnya terserap dulu .
Fan Lao meletakkan sedikit jauh karena dia memiliki rencana sendiri untuk mengerjai paman Xiao Shen dan paman Xiao Liu .
'' Paman berdua , aku akan menunjukkan kepada paman kekuatan dari artefak Yunzhen, agar paman berdua tidak penasaran dengan kekuatan yang di hasilkan oleh artefak ini ...''
'' Iya silahkan Fan Lao...''
Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan pedang Darah Surgawi, lalu mengalirkan Douqi nya ke dalam artefak Yunzhen sambil berlari dan membentuk Douqi nya di ujung pedangnya.
Setelah sampai di tanah yang lapang kemudian Fan Lao langsung menebaskan pedang nya ke permukaan tanah .
'' Tebasan Pembelah Lautan....''
'' Haiyatt...''
Duarrrrr...
Douqi di ujung pedangnya langsung hancur yang membuat permukaan tanah langsung terbelah hingga sejauh 50 meter .
Fan Lao sedikit tidak percaya ternyata tebasan pedangnya bisa membuat retakan yang sangat dalam dan retakannya ini hingga sejauh 50 meter lebih .
__ADS_1
Retakan tanah ini tadi membuat getaran yang sangat dahsyat , mungkin orang orang berada di sekitar area Fan Lao berlatih pasti bisa merasakan getaran ini .
Paman Xiao Shen dan paman Xiao Liu sangat terhibur melihat apa yang di tunjukkan oleh Fan Lao , karena kekuatan artefak Yunzhen ini sungguh sangat luar biasa .
Kemudian Fan Lao langsung berbalik badan sambil menyimpan pedangnya , lalu mempergakan pukulan Penghancur Tulang sambil membentuk Douqi dari artefak Yunzhen untuk melapisi kepalan tangannya.
Setelah sampai di dekat pohon yang dia incar kemudian Fan Lao langsung melancarkan pukulan Penghancur Tulang.
'' Pukulan Penghancur Tulang...''
'' Haiyatt....''
Duarrrrr....
Batang pohon ini langsung hancur , sehingga bagian atasnya langsung roboh ke tempat paman Xiao Shen dan paman Xiao Lui .
Paman Xiao Shen dan paman Xiao Liu dengan sigap langsung menghindari pohon tumbang ini mengunakan tehnik meringankan tubuh .
Kemudian Fan Lao mengelukan pukulan Penghancur Tulang hingga berkali kali untuk menghancukan pohon yang telah roboh ini agar tempat ini bisa di gunakan untuk berlatih lagi .
Duarrrrr.... duarrrrr..... duarrrrr...
Roh Beladiri Kelelawar Api dengan senang hati langsung terbang sambil menunjukan kekuatan barunya , Roh Beladiri Kelelawar Api mengeluarkan tembakkan api yang muncul dari mulutnya dan tulang runcing yang ada di sayapnya ke arah dedaunan dan ranting pohon yang ada di atas permukaan tanah.
Roh Beladiri Kelelawar Api :
Paman Xiao Shen dan paman Xiao Liu sangat takjub melihat Roh Beladiri Kelelawar Api Fan Lao yang ternyata juga bisa menembakkan api dari sayapnya.
Kemudian Fan Lao langsung berjalan ke tempat paman Xiao Shen dengan rasa tidak bersalah sama sekali .
'' Sialan kau Fan Lao , apakah kamu ingin membunuh kami berdua....'' ucap paman Xiao Shen sangat kesal karena Fan Lao sepertinya sengaja mengerjai mereka .
'' Hahaha , aku minta maaf paman . Tapi aku salut kepada paman berdua karena cepat tanggap jika ada bahaya datang mendekat.....''
'' Sekarang lanjutkan lah berlatih tehnik Pukulan Tapak Iblis Singa Emas nya , karena kami sudah puas melihat kekuatan dari artefak Yunzhen mu itu . Kamu sungguh sangat beruntung mendapatkan artefak yang sangat luar biasa ini , karena memiliki daya hancur yang sangat luar biasa...''
'' Iya paman...''
Kemudian Fan Lao langsung mengambil kitab Tapak Iblis Singa Emas tadi , lalu mulai membukanya dan menghafal semua gerakan yang ada di kitab ini .
__ADS_1
Sedangkan paman Xiao Shen dan paman Xiao Liu duduk di bawah pohon untuk berjaga jaga , karena mereka berdua yakin pasti akan ada seseorang yang mendekat setelah merasakan getaran tadi .
****
Setelah menghafal semua semua gerakannya kemudian Fan Lao mengingat wujud Singa Emas nya agar dia bisa membuat siluet Singa Emas ketika mengeluarkan pukulannya.
Fan Lao dulu sangat menyayangkan tidak bertemu dengan Siluman Singa Emas di dalam dimensi Yunshui, seandainya dulu dia bisa bertemu dengan siluman ini maka dia bisa melihat secara langsung siluman Singa Emas yang telah Berevolusi .
Setelah mengingat semuanya kemudian Fan Lao langsung memperagakan tehnik pukulan Tapak Iblis Singa Emas seperti yang di ajarkan oleh paman Xiao Shen tadi.
Dalam sekali coba saja Fan Lao langsung bisa mengeluarkan Pukulan Tapak Iblis Singa Emas , karena pukulannya bisa mengeluarkan siluet Singa Emas yang langsung menerjang bebatuan .
Menurut Fan Lao tehnik ini hampir sama dengan pukulan Penghancur Tulang, hanya saja pukulan ini di gunakan dari jarak jauh.
Kemudian Fan Lao langsung mengulanginya lagi agar dia bisa menguasai tehnik ini .
Tapi tiba tiba ada 3 orang yang datang ke sana sehingga Fan Lao langsung menghentikan latihannya , Fan Lao melihat yang datang adalah 3 orang pria berumur kira kira 30 tahun.
Fan Lao melihat mereka sepertinya adalah orang baik karena mereka tidak memiliki aura pembunuhan sama sekali.
Paman Xiao Shen dan paman Xiao Liu tetap duduk di bawah pohon untuk melihat bagaimana cara Fan Lao mengatasinya jika mereka ingin bertarung dengannya .
'' Ada apa kalian bertiga datang ke sini...?''
'' Kami hanya ingin melihat ledakan dan getaran di wilayah ini , apakah kamu yang membuat getaran dan ledakan tadi...?'' ucap salah satu pemuda .
'' Kalau ledakan tadi memang berasal dari serangan ku , tapi jika getaran tadi mungkin itu adalah fenomena alam yang di sebabkan oleh gempa bumi...'' Ucap Fan Lao sambil menunjuk ke sebuah retakan permukaan tanah akibat tebasan pedang tadi.
'' Jadi seperti itu , kalau begitu lanjutkan lah berlatihnya karena kami hanya ingin memastikan saja . Maaf jika kami menganggu latihanmu...''
'' Iya silahkan...''
Kemudian Fan Lao langsung melanjutkan berlatih lagi agar dia semakin menguasai tehnik ini dan bisa segera pergi ke ibukota kekaisaran Xing.
Sedangkan ketiga orang ini langsung berlari lagi ke dalam hutan terlarang .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1