
.
.
Fan Lao juga langsung memasukkan Roh Beladiri Kelelawar Api ke dalam lautan jiwanya, karena dia tidak mau jika tiba tiba roh beladirinya terkena serangan menyelinap .
Sebenarnya Fan Lao tidak terlalu khawatir dengan para pemuda iblis ini meskipun tubuhnya sudah terlilit sulur sulur hitam seperti ini , tapi dia harus tetap waspada tidak boleh lengah sedikit saja .
Karena sebentar lagi dirinya sudah bisa pulang bersama paman Xiao Shen membawa kemenangan .
Fan Lao melihat kekuatan para pemuda ini yang terkuat berada di tahap Dou Ancesor tahap 3 .
Sedangkan 2 yang tersisa berada di tingkat Dou Ancesor tahap 1 saja , Fan Lao yakin ketiga iblis ini pasti masih memiliki hubungan dengan raja iblis Mo Wuyue .
Karena ketiga pemuda ini bersembunyi di tempat yang sama dengan raja iblis Mo Wuyue tadi .
'' Siapa kalian bertiga ini dan kenapa kalian tiba tiba menyerangku . Apakah sebelumnya aku memiliki masalah dengan kalian...'' ucap Fan Lao sambil membersihkan salju yang menempel di pakaiannya.
'' Masih pantaskah kau bertanya seperti itu bajin*an busuk , kami bertiga adalah putra Raja iblis Mo Wuyue . Mana mungkin aku bisa tinggal diam saja saat melihat ayahku telah di bunuh oleh manusia bajin*an sepertimu ini...'' ucap Mo Xinyang .
'' Jadi kalian bertiga adalah putra raja iblis Mo Wuyue , sebelumnya aku minta maaf karena tadi ketika aku membunuh ayak kalian mengunakan cara yang terlalu kasar . Aku sebenarnya tidak tega untuk membunuhnya , karena kematiannya akan meninggalkan pemuda seperti kalian . Tapi karena dia yang memulai permusuhan dengan cara menculik pamanku , jadi aku dengan sangat terpaksa memusnahkan dia dengan cara menyerap jiwanya agar tidak bisa menempati tubuh baru lagi...'' ucap Fan Lao memprovokasi mereka , agar mereka mau mendekat .
Mo Xinyang sangat kesal mendengar apa yang di ucapkan oleh Fan Lao ini , sehingga dia langsung mengerak gerakan tangannya untuk menciptakan segel .
Setelah selesai menciptakan segel kemudian langsung menusukkan dua jarinya permukaan salju , sehingga di sekitar tubuh tuan muda Mo Xinyang muncul segel bintang terbalik.
Saat itu juga Fan Lao melihat di sekeliling tubuhnya langsung muncul segel terbalik yang mengelilingi tubuhnya .
Kemudian tuan muda Mo Xinyang langsung mengeluarkan 2 pusaka berbentuk Sabit , lalu menebaskan kedua pusaka Sabit ini ke permukaan salju yang ada bawah tubuhnya .
Saat itu juga tiba tiba di sekitar tubuh Fan Lao muncul dua pusaran hitam , dari pusaran hitam ini keluar sabit yang langsung menebas ke arah Fan Lao .
Fan Lao dengan sigap langsung mengibaskan kedua tanganya secara bergantian untuk menangkis tebasan Sabit ini .
Sehingga angin yang keluar dari tangan Fan Lao langsung menerpa tebasan Sabit yang keluar dari pusaran hitam ini , membuat tebasan Sabit ini langsung berhenti bergerak .
__ADS_1
Saat itu juga Mo Linyang dan Mo Guizhi juga mengeluarkan serangan tebasan pedang ke area segel bintang terbalik di sekitar tubuh Mo Xinyang, sehingga serangan Mo Linyang dan Mo Guizhi juga langsung muncul di sekitar tubuh Fan Lao .
Sehingga Fan Lao langsung mengibaskan tangannya lagi untuk menangkis serangan Mo Linyang dan Mo Guizhi ini .
Mo Xinyang, Mo Linyang dan Mo Guizhi sangat kesal melihat serangan mereka bertiga berhasil di patahkan oleh Fan Lao , tapi mereka akhirnya bisa tahu serangan yang di miliki oleh Fan Lao ini seperti apa .
****
Fan Lao sekarang jadi mengerti pola tehnik serangan mereka , itu berarti semua serangan yang di lancarkan di area segel bintang terbalik di sekitar tubuh Mo Xinyang ini akan terhubung langsung dengan segel bintang terbalik yang ada di sekitar tubuhnya .
Kemudian Fan Lao mengeluarkan botol air suci surgawi, lalu meminumnya dengan cepat karena Douqi nya terus berkurang akibat di serap oleh sulur sulur hitam yang mengikat tubuhnya .
Setelah selesai meminum air suci surgawi kemudian Fan Lao langsung mengalirkan Douqi dari artefak Yunzhen ke tangan kanannya.
" Pukulan Tapak Iblis Singa Emas...."
" Haiyatt..." teriak Fan Lao sambil melepaskan pukulan dengan sebisa mungkin , karena tanganya juga terikat sulur sulur hitam.
Dari pukulan Fan Lao langsung mengeluarkan siluet Singa Emas bersayap yang langsung terbang ke arah ketiga putra raja iblis Mo Wuyue.
'' Sekarang gabungkan kekuatan kalian...'' ucap Mo Xinyang.
Sehingga Mo Linyang dan Mo Guizhi langsung mengalirkan Douqi mereka ke punggung Mo Xinyang.
Sedangkan Mo Xinyang langsung mengerak gerakan segel dengan tanganya , setelah beberapa saat telapak tangan Mo Xinyang mengeluarkan Segel Bintang Terbalik yang langsung membesar hingga 2 meter seperti sebuah jaring .
Lalu bergerak untuk menghalau siluet Singa Emas bersayap yang sedang terbang .
Mo Xinyang yakin serangan Segel Bintang Terbalik ini pasti bisa melawan pukulan Fan Lao , karena serangan Segel Bintang Terbalik ini bisa menghalau serangan apa saja dengan cara menjaring apa saja yang bertabrakan dengan segel ini.
Mo Xinyang dan kedua adiknya sangat terkejut saat melihat siluet Singa Emas bersayap ini ketika akan bertabrakan dengan segel bintang terbalik ini , karena tiba tiba siluet Singa Emas bersayap ini berbelok arah sehingga segel bintang terbalik tidak bisa menjaring siluet Singa Emas bersayap ini .
Kemudian Mo Xinyang langsung menciptakan perisai hitam untuk melindungi tubuh mereka bertiga , karena mereka sudah tidak ada waktu lagi untuk menyerang balik ataupun menghindar.
Sehingga siluet Singa Emas bersayap ini langsung menerjang perisai hitam milik Mo Xinyang.
__ADS_1
Duarr.... Pyarr....
'' Arghhh...'' teriak Mo Xinyang sambil memuntahkan seteguk darah segar.
Perisai hitam ini langsung hancur , karena hantaman siluet Singa Emas bersayap ini sangat kuat dan mengeluarkan getaran .
Sehingga membuat tubuh mereka bertiga langsung terhempas lalu berguling guling di atas salju .
Saat itu juga Fan Lao mengibaskan tangannya untuk menghalau serangan segel Bintang Terbalik.
Sehingga segel Bintang Terbalik ini langsung berhenti tidak bergerak sama sekali, sulur sulur hitam yang mengikat tubuh Fan Lao juga langsung melemah lalu menghilang masuk ke dalam tanah.
'' Hahaha , sekarang adalah saatnya aku menghajar kalian...'' batin Fan Lao sambil berdiri .
Kemudian Fan Lao mengeluarkan pedang Darah Surgawi , lalu mengalirkan Douqi dari artefak Yunzhen ke ujung pedangnya sambil berlari .
Mo Xinyang dan kedua adiknya langsung berusaha untuk berdiri dengan sisa sisa energi di tubuh mereka .
Karena mereka harus kabur dari sana jika masih ingin hidup.
Melihat mereka bertiga akan kabur kemudian Fan Lao langsung melompat sambil bersiap menebaskan pedangnya ke permukaan tanah.
" Tebasan Pembelah Lautan..."
" Haiyatt..."
Duarr....
Permukaan tanah ini langsung retak lalu terbelah dan terus menjalar ke tempat ketiga putra raja iblis Mo Wuyue .
Tapi Mo Xinyang dan kedua adiknya berhasil menghindari retakan tanah ini , karena mereka langsung terbang lalu kabur dari sana.
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...