
.
.
Suara jeritan nona Lan Hua langsung mengisi seluruh ruang bawah tanah .
Ketiga penculik yang berbaring di lantai sangat geram melihat Fan Lao melukai nona Lan Hua , nanti pasti kekasih nona Lan Hua akan marah besar jika tahu nona Lan Hua mati di tangan pemuda ini .
'' Kau akan sangat menyesal jika kekasihnya tahu kau telah membunuhnya , karena kekasihnya adalah orang terkuat di paviliun Youzui....'' ucap salah satu penculik yang berbaring di lantai .
'' Siapapun kekasihnya aku tidak akan takut , karena aku akan membunuhnya juga jika ingin bertarung denganku....'' ucap Fan Lao .
'' Baji*gan , dasar pemuda munafik tidak mau di beri pelayanan para gadis gadis cantik.... Arghhhh...'' teriak nona Lan Hua sangat geram .
'' Kau pikir aku bodoh , aku sudah tahu akal wanita busuk sepertimu . Kau harus mati hari ini juga agar tidak ada lagi korban yang harus menanggung malu selama hidupnya...'' ucap Fan Lao .
'' Kau memang pemuda bodoh , nanti di sana kau bisa memilih gadis berapapun yang kau mau . Sekarang singkirkan kedua tanganmu karena aku akan memberikan koin emas juga kepada mu...'' ucap nona Lan Hua bernegosiasi dengan kematiannya .
'' Aku bisa mencari gadis cantik dengan caraku sendiri , tapi aku tidak akan tinggal diam jika ada seseorang yang berani merendahkan martabat seorang wanita ...'' ucap Fan Lao sambil terus menyerap jiwa nona Lan Hua .
'' Arghhh... Dasar pemuda bodoh...'' ucap nona Lan Hua sangat kesal .
'' Kau sudah mengambil jalan yang salah , itu berarti kau sudah siap jika kejadian ini akan menimpamu . Anggap saja ini sebagai hukumanmu yang telah merendahkan seorang wanita...'' ucap Fan Lao .
****
Nona Liu Ling dan rekan rekannya langsung keluar dari dalam kamar untuk melihat suara jeritan ini .
Nona Liu Ling dan rekan rekannya sangat penasaran apa sebenarnya yang di lakukan oleh tuan muda Fan Lao .
Kemudian nona Liu Ling menghampiri tuan muda Yun Xiang.
__ADS_1
'' Apa sebenarnya yang di lakukan oleh tuan muda Fan Lao kepada nona penculik itu...?'' tanya nona Liu Ling.
'' Saudara Fan Lao sedang menyerap kekuatan dan esensi kehidupan nona penculik itu mengunakan pusaka yang dia miliki , sekarang nona Liu Ling dan rekan rekan silahkan masuk ke dalam kamar lagi karena setelah ini ada pertumpahan darah yang lebih mengerikan lagi...'' ucap tuan muda Yun Xiang.
'' Aku di sini saja dulu , kenapa tuan muda Fan Lao tidak memberi kesempatan kedua kepada nona itu . Karena setiap manusia berhak mendapat kesempatan kedua...?'' tanya nona Liu Ling .
'' Kesalahan nona penculik itu sudah tidak bisa di maafkan lagi , jika dia di beri kesempatan kedua maka dia pasti akan melakukan perbuatannya lagi . Karena dia adalah orang yang bertugas untuk mencari gadis gadis seperti kalian untuk di pekerjakan melayani pria hidung belang...'' ucap tuan muda Yun Xiang.
'' Jadi seperti itu , aku tidak menyangka jika ternyata wanita itu berhati iblis . Sudah berapa banyak wanita yang harus menanggung malu karena di jadikan pelacur oleh wanita iblis itu , aku sangat salut dengan keputusan dan ketegasan tuan muda Fan Lao...'' ucap nona Liu Ling memuji .
'' Saudara Fan Lao memang harus tegas , dia di dalam kelompok ini adalah pemimpinya dan kelak dia akan menjadi seorang Kaisar . Karena dia memiliki hubungan dekat dengan putri yang mulia kaisar Xing Shan...'' ucap tuan muda Yun Xiang , karena tuan muda Yun Xiang yakin kalau saudara Fan Lao ini pasti memiliki hubungan dengan putri Xing Zhie.
Tuan muda Yun Xiang sengaja menceritakan ini agar nona Liu Ling tidak menaruh perasaan kepada saudara Fan Lao ini , karena pemuda yang mengagumi nona Liu Ling ada di sampingnya .
'' Aku tadi sempat mendengar seseorang yang sangat mengagumi ku , tapi aku tadi masih terkena efek racun sehingga aku tidak tahu siapa yang mengatakan itu...'' ucap nona Liu Ling .
'' Aku tadi yang bicara seperti itu , karena aku sangat mengagumi kecantikan nona Liu Ling . Sekarang bukan saatnya membahas masalah itu , karena aku juga harus membunuh para penculik itu . Jika nona Liu Ling tidak ingin melihatnya maka masuk lah ke dalam kamar lagi bersama yang lainnya ...'' ucap tuan muda Yun Xiang .
Kemudian nona Liu Ling langsung mengajak para gadis masuk ke dalam kamar lagi , sedangkan tuan muda Yun Xiang langsung menciptakan tombak dari pemadatan Douqi Es yang sangat runcing sambil bernafas lega .
Karena dia sudah mengungkapkan perasaannya , apalagi nona Liu Ling ternyata memberi lampu hijau untuknya .
Lalu tuan muda Yun Xiang menghampiri para penculik yang berbaring di lantai sambil menunjukan tombak runcingnya .
Tuan muda Wei Hong dan tuan muda Xing Luan juga ikut menghampiri ketiga penculik ini sambil mengeluarkan pedang mereka masing masing .
Ketiga penculik yang berbaring di tanah tampak ketakutan melihat ketiga pemuda ini sudah bersiap ingin membunuh mereka .
'' Apakah kau berasal dari klan Yun , karena wajahmu hampir mirip dengan Patriak Yun Zhen...?'' tanya salah satu penculik .
'' Iya , dia adalah ayahku . Apakah benar ayahku juga terlibat dengan penculikan ini...?'' tanya tuan muda Yun Xiang.
__ADS_1
'' Benar , dia adalah pemimpin kami . Selamatkan Lah nona Lan Hua itu karena dia adalah kekasih ayahmu...'' ucap penculik yang berbicara dengan tuan muda Yun Xiang.
Jlebbb.... Jlebbb... Jlebbb....
'' Arghhh...'' teriak penculik ini akibat terkena tusukan hingga berkali-kali , penculik ini langsung memuntahkan seteguk darah segar dan langsung mati seketika .
Hati tuan muda Yun Xiang terasa sakit setelah mengetahui ayahnya adalah dalang di balik penculikan ini , apalagi ayahnya memiliki seorang kekasih.
Dia tidak bisa membayangkan bagaimana jika ibunya tahu berita ini .
****
Tuan muda Wei Hong dan tuan muda Xing Luan juga langsung membunuh penculik yang tersisa dengan cepat , lalu mengajak tuan muda Yun Xiang berkumpul kembali bersama rekan rekan yang lainnya .
Fan Lao juga telah selesai menyerap jiwa dan esensi kehidupan nona Lan Hua, kemudian Fan Lao menarik Pusaka Cakar Jiwa Iblis yang menancap di bahu nona Lan Hua.
Sehingga tubuh nona Lan Hua langsung ambruk ke tanah dengan kondisi tubuhnya tinggal tulang dan pakaian yang menyelimuti tulangnya .
Lalu Fan Lao menghampiri rekan rekannya untuk berdiskusi lagi , karena rencana mereka ini harus di pikirkan matang matang jika ingin pergi ke paviliun Youzui.
'' Aku tahu ayah saudara Yun Xiang terlibat dalam masalah penculikan ini , kamu harus bersabar dan lebih tenang menghadapi masalah ini. Maaf sebelumnya jika aku akan tetap melanjutkan penyelidikan ini...'' ucap Fan Lao .
'' Aku mengerti saudara Fan Lao , lanjutkan lah penyelidikan ini dan tangkap saja orang orang yang bersalah . Karena mereka harus bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan , yang aku pikirkan sekarang adalah perasaan ibuku . Dia nanti pasti akan sangat terpukul jika ayahku telah berbuat seperti ini dan memiliki seorang kekasih wanita iblis tadi...'' ucap tuan muda Yun Xiang sedih .
Fan Lao dan rekan rekan ikut bersedih juga atas apa yang telah menimpa temannya ini .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1