Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 95 ~ Bandit gunung Tiga Dewa semakin merajalela.


__ADS_3

.


.


Setelah duduk di kedai kemudian bandit Jiu Li langsung melambaikan tangannya kepada rekannya Jiu Wang yang bersembunyi di balik pepohonan .


Sehingga Jiu Wang langsung berlari menuju tempat Jiu Li berada .


'' Sekarang kamu kembalilah ke markas untuk menemui ketua Han Yuan , katakan kepada ketua Han Yuan kalau pemuda ini memang benar bernama Fan Lao dan memiliki kekuatan di tingkat Dou Yin tahap 4 saja . Mungkin besok pagi dia akan turun karena malam ini dia akan menginap dulu...'' ucap bandit Jiu Li .


'' Iya aku akan menyampaikan kepada ketua Han Yuan , tapi sepertinya lebih baik kita sergap saja sekarang . Karena aku yakin bisa mengalahkan pemuda sialan ini yang hanya memiliki kekuatan di tingkat Dou Yin tahap 4 saja...'' ucap bandit Jiu Wang sangat percaya diri .


'' Kita tidak boleh melakukan itu , karena ketua sendiri yang akan membunuhnya . Apalagi ketua butuh kekuatan pemuda ini untuk meningkatkan kekuatannya , sekarang kamu cepatlah pergi sebelum dia keluar ke sini...'' ucap bandit Jiu Li.


Kemudian bandit Jiu Wang langsung berdiri lalu pergi menuju markas bandit gunung Tiga Dewa.


.


****


Berpindah di tempat Fan Lao berada .


Setelah memesan kamar kemudian Fan Lao langsung masuk ke dalam kamar untuk menstabilkan pondasi kekuatan barunya dulu .


Fan Lao mendapat kamar VIP di lantai 2 , karena ternyata banyak orang yang menginap di penginapan ini sehingga kamar yang biasa sudah penuh.


Kemudian Fan Lao mengeluarkan Lang Ying dan Roh Beladiri Kelelawar Api dari dalam lautan jiwanya.


'' Fan Lao , selamat kamu sudah berhasil meningkatkan kekuatanmu hingga ke tingkat Dou Yin tahap 8. Aku sangat bangga kepadamu..." ucap Roh Beladiri Kelelawar Api .


" Terima kasih Ayam Jago, sekarang keluarlah untuk mencari informasi di kedai kedai yang ada di depan penginapan ini . Nanti aku juga akan ke sana untuk menemui seseorang..." ucap Fan Lao.


" Iya aku mengerti..."


Kemudian Roh Beladiri Kelelawar Api langsung memgandakan tubuhnya menjadi kecil kecil, kira kira menjadi 75 ekor .


Lalu satu persatu langsung keluar dari sana lewat fentilasi udara.


" Lang Ying, aku minta maaf 6 bulan yang lalu kabur dari pertarungan . Kedepannya aku tidak akan kabur lagi kecuali kita berdua tidak bisa mengatasinya...."


" Iya Fan Lao , aku bisa mengerti keputusan mu 6 bulan yang lalu . Apakah besok kamu tidak ingin mencari mereka...?"

__ADS_1


" Pasti itu , karena tadi ada seseorang yang meminta bantuan kepadaku untuk membebaskan istrinya yang telah di culik oleh bandit yang ada di hutan menuju Kuil Mistik Api ini. Aku yakin bandit ini adalah orang yang sama , jadi aku besok akan ke markas bandit ini untuk mengobrak-abrik markas mereka . Sekarang aku ingin menstabilkan pondasi kekuatan baru ku dulu , kemudian keluar kamar untuk menemui tetua tadi ..."


" Baguslah kalau begitu , aku akan menunggu mu..."


Kemudian Fan Lao langsung duduk bersila untuk menstabilkan pondasi kekuatan barunya.


Fan Lao merasakan tubuhnya sekarang lebih ringan , sehingga jika nanti bertarung pasti akan semakin lincah .


Aliran darah dan douqi nya juga semakin lancar , sehingga Fan Lao tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengeluarkan tehnik serangan atau bergonta-ganti tehnik serangan .


Fan Lao yakin dirinya sekarang bisa mengeluarkan serangannya secara bertubi tubi tanpa kesulitan sedikitpun.


.


****


Berpindah di kedai tempat bandit Jiu Li berada.


Bandit Jiu Li menunggu Fan Lao dengan sabar , karena dia sangat yakin Fan Lao pasti akan ke kedai ini .


Sedangkan Roh Beladiri Kelelawar Api sudah menyebar di setiap sudut kedai untuk mendengarkan informasi orang orang yang sedang makan di kedai .


Kemudian Fan Lao langsung duduk di meja yang sama dengan bandit Jiu Li , Fan Lao masih belum menyadari kalau tetua Jiu Li adalah anggota Bandit Gunung Tiga Dewa.


'' Terima kasih paman sudah menungguku di sini , apakah paman tidak pesan makanan...?'' ucap Fan Lao , arena Fan Lao melihat paman Jiu Li ini hanya minum saja.


'' Maaf tuan muda Fan Lao , aku sudah tidak memiliki koin emas lagi . Karena koin emas ku rencananya untuk tuan tuan muda Fan Lao jika bersedia untuk membantuku ...'' Ucap bandit Jiu Li .


Kemudian Fan Lao langsung berjalan ke tempat pemilik kedai .


'' Maaf paman , aku pesan 2 porsi makanan dan 1 gelas saja minuman untukku...'' ucap Fan Lao .


'' Iya tuan muda mohon di tunggu...'' ucap pemilik kedai .


Kemudian Fan Lao kembali lagi ke tempat bandit Jiu Li lagi .


'' Apakah paman tahu di mana tempat markas bandit yang ada di hutan menuju Kuil Mistik Api ini...?'' tanya Fan Lao .


'' Iya aku tahu tuan muda , tapi aku tidak berani karena kekuatan bandit ini sangat kuat...'' ucap bandit Jiu Li .


'' Berada di tingkat berapa pemimpin bandit ini , karena kekuatanku juga sangat lemah...?''

__ADS_1


'' Pemimpin bandit ini berada di tingkat Dou Yin tahap 5...''


Fan Lao menjadi ragu dengan paman Jiu Li ini , kenapa dia meminta bantuan kepadanya .


Sedangkan kekuatannya satu tingkat di bawah kekuatan pemimpin bandit .


'' Sepertinya aku tidak bisa membantu paman , karena kekuatanku hanya di tingkat Dou Yin tahap 4. Aku tidak mungkin bisa mengalahkan pemimpin bandit ini , kenapa paman tidak meminta bantuan kepada kekaisaran saja . Karena mereka pasti akan membantu paman untuk membebaskan istri paman...'' ucap Fan Lao berbohong .


'' Aku sudah meminta bantuan kepada semua orang yang aku temui di sini , tapi mereka tidak ada yang mau membantuku...''


'' Baiklah kalau begitu besok aku akan membantu paman semampuku saja , jika aku tidak bisa mengalahkan pemimpin bandit ini maka aku akan langsung kabur dari sana...''


'' Iya tidak apa apa tuan muda Fan Lao terima kasih masih mau berusaha untuk membantuku...''


'' Sama sama paman Jiu Li...''


Setelah beberapa saat makanan dan pesanan Fan Lao akhirnya datang , kemudian pelayan Kedai langsung meletakkan di atas meja .


'' Selamat menikmati tuan muda dan paman...'' ucap pelayan kedai.


'' Iya nona...''


Kemudian nona pelayan kedai ini langsung pergi dari sana .


'' Mari di makam paman , tidak perlu sungkan karena aku sengaja membelikan untuk paman juga...'' ucap Fan Lao .


'' Terima kasih tuan muda Fan Lao sudah berbaik hati kepadaku...''


Kemudian mereka berdua langsung makan bersama menikmati makanan .


Saat makan Fan Lao mendengar dari para pengunjung kedai yang makan di sana kalau para bandit di hutan yang menuju kuil Mistik Api ini ternyata sangat merajalela , karena sering menculik seseorang yang kebetulan lewat di sana .


Ternyata paman Jiu Li ini tidak berbohong kalau istrinya di culik oleh bandit yang ada di hutan di bawah kuil Mistik Api ini , Fan Lao penasaran untuk apa para bandit ini menculik mereka .


Fan Lao yakin mereka pasti memiliki rencana dan maksud tersendiri dengan penculikan ini , dia semakin tertarik untuk menyelidiki markas bandit ini .


.


.


...[ Bersambung ] ™...

__ADS_1


__ADS_2