
.
.
Pohon ini langsung bergetar sangat hebat terkena tusukan Pusaka Tombak Guntur Bumi ini , karena saat dia menusukan Pusaka Tombak Guntur Bumi ini tiba tiba di ujung pusaka ini langsung muncul petir yang langsung menyebar ke segala arah .
Cahaya petir ini sangat menyilaukan mata , sehingga orang yang ada di sekitar sana pasti bisa melihat kilatan cahaya petir ini .
Apalagi di sana sudah mulai gelap .
Tadi Fan Lao belum mencoba mengabungkan dengan artefak Yunzhen, Fan Lao yakin pasti daya hancur Pusaka Tombak Guntur Bumi akan semakin kuat jika di gabungkan dengan artefak Yunzhen.
Fan Lao sangat takjub dengan kekuatan Pusaka Tombak Guntur Bumi , karena ini adalah salah satu kartu truf milik nya .
Kemudian Fan Lao langsung mengalirkan Douqi dari Artefak Yunzhen ke ujung tombak Guntur Bumi, karena ingin melihat bagaimana jadinya jika di gabungkan dengan kekuatan getaran artefak Yunzhen.
Setelah douqi nya sudah menyelimuti ujung tombak Guntur Bumi , kemudian Fan Lao langsung menusukkan tombak nya ke batang pohon yang telah terkena tusukan tadi .
Jdiarrr...
Batang pohon ini langsung hancur seketika sehingga pohon bagian atasnya langsung roboh ke tempat dirinya berada .
Kemudian Fan Lao dengan sangat cepat langsung menghantamkan pukulan Penghancur Tulang yang di telah di gabungkan dengan artefak Yunzhen ke batang pohon yang akan menimpa dirinya .
Duarrrr... duarrrrr....duarrrr...
Sehingga pohon bagian atas ini langsung hancur lebur , getaran demi getaran ini membuat burung burung yang ada sekitarnya langsung terbang pergi dari sana.
Fan Lao sangat puas melihat kekuatan tombak Guntur Bumi ini , karena memiliki daya hancur yang sangat luar biasa .
Kemudian Fan Lao dengan cepat langsung menyimpan Pusaka Tombak Guntur Bumi saat merasakan ada aura mendekat .
Setelah menyimpan Pusaka Tombak Guntur Bumi kemudian Fan Lao menyembuyikan aura kekuatannya , karena Fan Lao belum tahu siapa yang akan datang mendekat .
Tapi Fan Lao tidak berusaha kabur dari sana , karena apapun yang akan terjadi akan dia hadapi .
__ADS_1
Sekarang Fan Lao tidak perlu takut lagi dengan orang yang kuat sekalipun , karena dirinya sudah memiliki pusaka yang sangat kuat .
Setelah 2 menit berlalu Fan Lao melihat yang datang ternyata adalah seorang pria muda dan seorang gadis.
Pria muda ini menaiki Roh Beladiri Phoenix Api, sedangkan yang gadis menaiki artefak Teratai Langit seperti milik nona Xing Zhie.
Fan Lao yakin gadis ini berasal dari keluarga kekaisaran , karena hanya keluarga kekaisaran saja yang memiliki artefak Teratai langit .
Sehingga Fan Lao langsung menyapa mereka sambil mengendong Lang Ying, sedangkan Roh Beladiri Kelelawar Api masih tetap hinggap di atas dahan pohon.
Karena Fan Lao juga ingin mendapat informasi tentang ibukota kekaisaran dan tempat yang ingin dia kunjungi.
'' Salam kenal saudara muda , ada perlu apa kalian malam malam begini datang ke sini...'' ucap Fan Lao sambil menangkupkan kedua tinjunya .
'' Salam kenal juga saudara muda , kami tadi mendengan suara ledakan , getaran dan ada kilatan cahaya dari tempat ini . Apakah kilatan cahaya tadi adalah tehnik serangan mu...?''
'' Iya benar , tadi adalah serangan milikku . Karena aku pernah menyatukan tubuhku dengan sumber Guntur dari siluman Serigala Kristal Guntur , jadi serangan ku bisa mengeluarkan kilatan cahaya petir...''
'' Kamu sungguh sangat beruntung berhasil menyatukan tubuhmu dengan sumber Guntur , karena sudah banyak kultivator yang mati ketika menyatukan Sumber Guntur ke dalam tubuhnya . Kenalkan namaku adalah Xing Cheng dan ini adalah adikku Xing Zhiyan dari ibukota kekaisaran , bolehkan aku ikut menginap di sini...? Karena kami berdua tadi kemalaman di tengah hutan ini...'' Ucap Xing Cheng mengenalkan .
Nona Xing Zhiyan sangat terkejut mendengar pemuda tampan ini bernama Fan Lao , karena nona Xing Zhie pernah bercerita kalau dirinya pernah di tolong oleh seorang pemuda bernama Fan Lao ketika berburu di hutan terlarang .
'' Nona Xing Zhie pernah bercerita kepadaku kalau penah berkenalan dengan seorang pemuda bernama Fan Lao , apakah benar kamu adalah pemuda yang pernah berkenalan dengan nona Xing Zhie...?'' tanya nona Xing Zhiyan.
'' Iya , aku pernah berkenalan dengan gadis dingin itu . Tapi hanya sebentar saja...'' ucap Fan Lao seolah olah dirinya hanya mengenalnya beberapa saat saja .
'' Menurutku itu sangat wajar-wajar saja , karena Nona Xing Zhie memang sangat dingin kepada orang yang baru dia kenal...''
" Apakah kamu tahu siapa nona Xing Zhie itu...?"
" Aku belum tahu nona , karena yang aku tahu dia adalah gadis yang sangat dingin dan menakutkan..."
" Apakah kamu pikir nona Xing Zhie adalah hantu sehingga terlihat menakutkan....?"
'' Nanti kita lanjutkan berbicang bincang nya , sekarang lebih baik kita membuat api unggun saja dulu . Lagi pula kita juga masih belum memiliki kayu bakarnya , selagi sekarang masih belum terlalu malam...'' ajak tuan muda Xing Cheng menyela pembicaraan mereka berdua.
__ADS_1
'' Saudara Xing Cheng tidak perlu mencari kayu bakar , karena aku tadi sudah mengumpulkan nya ketika perjalanan di hutan ini...''
'' Baguslah kalau begitu...''
Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan kayu kering yang dia kumpulkan tadi di atas rerumputan .
Lalu mereka berdua langsung menata kayu bakar untuk membuat Api Unggun.
Setelah sudah menyala kemudian Fan Lao dan tuan muda Xing Cheng langsung menikmati kehangatan apo unggun ini sambil berbincang bincang.
Sedangkan nona Xing Zhiyan merebahkan tubuhnya di atas Artefak Teratai Langit yang masih terbang .
" Kalau boleh tahu ke mana tujuan tuan muda Fan Lao besok pagi...? Apakah ingin pergi ke ibukota kekaisaran...?" tanya tuan muda Xing Cheng membuka percakapan.
" Aku berencana ingin berkunjung ke Kuil Mistik Api dulu , karena aku ingin fokus untuk meningkatkan kekuatan ku . Apakah tuan muda Xing Cheng sudah penah ke sana....?"
" Semua keluarga Kekaisaran selalu berkunjung ke sana ketika akan meningkatkan kekuatannya , karena jika bermeditasi di sana akan menghemat waktu meskipun harus mengeluarkan biaya yang sangat mahal . Tapi itu sepadan dengan apa yang kita peroleh di sana ..."
" Kalau boleh tahu berapa biaya masuk ke sana....?"
" Biaya masuk ke Kuil Mistik Api setiap bulannya adalah 10 ribu koin emas..."
" Apa... 10 ribu koin emas , ternyata cukup mahal juga rupanya...?" ucap Fan Lao sambil menggeleng gelengkan kepalanya seolah olah dirinya tidak memiliki koin emas sebanyak itu .
" Tapi tuan muda Fan Lao akan mendapatkan manfaat yang sangat besar hanya perlu membayar 10 ribu saja..."
" Iya aku mengerti tuan muda Xing Cheng, kalau boleh tahu ke mana tujuan tuan muda Xing Cheng dan nona Xing Zhiyan ini....?"
" Kami berdua mendapat tugas dari yang mulai Kaisar Xing Shan untuk menyelidiki kematian penguasa kota Gui Zhan di kota Guiyang...."
Fan Lao sedikit terkejut mendengar mereka berdua ini ingin menyelidiki kematian Patriak Gui Zhan .
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...