
.
.
Melihat semua rekan rekannya mulai memperagakan tehnik ini kemudian Fan Lao mencari tempat untuk berteduh sambil mengawasi mereka , karena Fan Lao harus melihat perkembangan mereka secara langsung .
Jika ada yang salah maka Fan Lao bisa langsung mengingatkan para rekan rekannya .
Setelah satu jam berlalu tuan muda Xing Luan dan tuan muda Wei Hong akhirnya berhasil menguasai tehnik ini , meskipun masih belum sempurna .
Karena mereka sudah bisa mengeluarkan siluet Singa Emas dari pukulan mereka , tapi ukuran siluet Singa Emas ini sedikit kecil karena hanya sebesar kelinci saja .
Tapi mereka berdua terus mencoba dan mencobanya , sehingga Fan Lao langsung menghampiri tuan muda Xing Luan , karena jarak tuan muda Xing Luan paling dekat dengan tempatnya saat ini .
" Menurutku lebih baik saudara Xing Luan memusatkan semua douqi di tangan kanan terlebih dahulu , lalu memperagakan gerakan tehnik nya . Agar saudara Xing Luan bisa mengeluarkan Douqi lebih banyak lagi dari sebelumnya..." ucap Fan Lao memberi nasihat.
'' Iya saudara Fan Lao , terima kasih atas bimbingan nya ....'' ucap tuan muda Xing Luan.
Kemudian tuan muda Xing Luan langsung fokus mengalirkan Douqi nya ke tangan kannya , lalu memperagakan gerakkan tehnik pukulan Tapak Iblis Singa Emas.
Setelah selesai mempergakan tehnik ini kemudian langsung melompat sambil bersiap mengeluarkan pukulan terkuatnya.
Saat itu juga tuan muda Xing Luan membayangkan Singa Emas di pikirannya seperti yang ada di gulungan tehnik yang dia pelajari tadi .
" Pukulan Tapak Iblis Singa Emas...."
" Haiyatt..."
Dari pukulan tuan muda Xing Luan mengeluarkan siluet Singa Emas yang langsung berlari di atas pasir ke arah bangunan yang di incar oleh tuan muda Xing Luan .
Duarrr....
Suara ledakan siluet Singa Emas yang menghancurkan dinding rumah hingga berkeping keping , sehingga debu langsung berterbangan di sekitar ledakan ini .
Tuan muda Xing Luan sangat lega akhirnya dia berhasil menguasai tehnik pukulan Tapak Iblis Singa Emas ini .
Kemudian tuan muda Xing Luan langsung membiasakan tehnik ini agar dia terbiasa mengunakannya .
Melihat tuan muda Xing Luan sudah menguasai tehnik ini kemudian Fan Lao menghampiri tuan muda Wei Hong yang berlatih di antara rekan rekan lainnya .
Sehingga Fan Lao bisa memberi arahan secara langsung kepada rekannya yang belum bisa menguasai tehnik ini .
__ADS_1
'' Kalian semua harus mengalirkan Douqi kalian semua sebelum memperagakan gerakkan tehnik ini , karena saudara Xing Luan sudah mencobanya sehingga dia langsung berhasil menguasai tehnik ini ...'' ucap Fan Lao .
'' Iya terima kasih saudara Fan Lao...'' ucap tuan muda Wei Hong .
Kemudian mereka semua langsung mengalirkan Douqi mereka ke tangan kanannya, lalu mempergakan tehnik pukulan Penghancur Tulang dengan sangat fokus .
Setelah selesai mempergakan gerakkan tehnik ini kemudian mereka langsung melompat sambil bersiap megeluarkan pukulan terkuat mereka , saat itu juga mereka langsung membayangkan Singa Emas seperti yang ada di gulungan kitab itu .
" Pukulan Tapak Iblis Singa Emas...."
" Haiyatt..."
Dari pukulan mereka berempat mengeluarkan siluet Singa Emas yang langsung berlari ke arah rumah yang mereka incar.
Duarrr.... Duarrr.... Duarrr.....
Suara ledakan siluet Singa Emas yang menghantam dinding rumah , ternyata rumah yang mereka incar adalah rumah yang sama sehingga dinding rumah ini langsung hancur rata dengan tanah .
Mereka berempat sangat senang akhirnya mereka bisa menguasai tehnik ini dengan cepat , sehingga mereka semakin bersemangat untuk berlatih lagi .
Kemudian mereka melanjutkan berlatih lagi untuk membiasakan tehnik baru mereka ini .
Setelah berhasil mengeluarkan pukulan ini sebanyak 10 kali kemudian tuan muda Wei Hong mengajak rekan rekan nya untuk taruhan jarak pukulan mereka sampai sejauh mana
'' Aku ingin kita menghancurkan bangunan yang paling jauh dan paling besar itu....'' ucap tuan muda Wei Hong sambil menunjuk bangunan yang dia maksud .
'' Siap....'' ucap mereka serempak .
Kemudian Fan Lao langsung membuka suara , agar bisa memberi semangat berlatih untuk mereka.
'' Aku yang akan menghitungnya dan menentukan pemenangnya , dalam hitungan ke tiga kalian bisa mulai memperagakan tehnik pukulan Tapak Iblis Singa Emas ini . Jadi mulai sekarang kalian bisa mulai memusatkan douqi kalian ke tangan kanan kalian....'' ucap Fan Lao .
'' Satuuu...
'' Duaaaa...
'' Tigaaaaaa....'' ucap Fan Lao lantang .
Dalam hitungan ketiga mereka berlima langsung mempergakan tehnik pukulan Penghancur Tulang, setelah selesai memperagakan gerakan tehnik ini kemudian mereka langsung melompat sambil bersiap mengeluarkan pukulan terkuat mereka .
'' Pukulan Penghancur Tulang..."
__ADS_1
" Haiyatt..."
Dari pukulan mereka berlima mengeluarkan siluet Singa Emas yang langsung berlari di atas pasir seperti pacuan kuda, sehingga siluet Singa Emas ini satu persatu langsung menerjang dinding rumah yang mereka incar tadi.
Duarrr.... duarrrrr... duarrrrr....
Suara ledakan bertubi tubi yang menghancurkan dinding rumah hingga rata dengan tanah .
Fan Lao melihat siluet Singa Emas milik tuan muda Xing Luan yang berlari lebih cepat dari yang lainnya , karena tadi tuan muda Xing Luan melepaskan pukulan ini lebih awal dari rekan rekannya .
'' Selamat untuk saudara Xing Luan yang menjadi pemenangnya , menurutku kalian yang kalah masih kurang cepat saat memperagakan gerakkan tehnik ini agar bisa mengimbangi saudara Xing Luan. Sekarang kalian biasakan lagi untuk mempercepat gerakkan tangan kalian , nanti aku akan melihatnya lagi....'' ucap Fan Lao .
'' Iya saudara Fan Lao....''
Kemudian mereka langsung berlatih lagi dengan penuh semangat , sedangkan Fan Lao mencari tempat berteduh untuk melihatnya dari kejauhan.
Setelah 4 jam berlalu mereka langsung menghentikan pelatihannya , karena merasakan ada aura mendekat ke sana .
Setelah mendekat ternyata itu adalah kepala desa Liu Fei dan nona Liu Ling, sehingga Fan Lao mengintrusikan rekan rekannya untuk melanjutkan pelatihannya .
Karena Fan Lao yang akan menemui mereka berdua , sehingga rekan rekan Fan Lao melanjutkan pelatihannya lagi .
Sedangkan Fan Lao langsung menemui kepala desa Liu Fei dan nona Liu Ling , Fan Lao sudah tahu apa maksud mereka berdua datang ke sini .
Pasti mereka ini akan mencari informasi siapa dalang di balik penculikan ini sebenarnya .
'' Salam senior Liu Fei dan nona Liu Ling ...'' ucap Fan Lao.
'' Salam juga komandan Fan Lao , kenapa aku tidak melihat tuan muda Yun Xiang di sini..? Maksud kedatanganku bersama ayah ke sini untuk meminta penjelasan mengenai kasus penculikan , karena para gadis di desa kami mengatakan kalau ada keterlibatan klan Yun dalam kasus ini....'' ucap nona Liu Ling .
'' Nanti akan aku jelaskan , sekarang mari kita duduk di sana saja . Biar rekan rekan ku melanjutkan berlatih di sini....'' ucap Fan Lao mengajak mereka berdua ke tempat Lang Ying berada.
Lang Ying langsung berubah menjadi Rubah Putih kecil saat ada yang datang ke sana , karena tidak enak jika ada seorang gadis cantik di tengah gurun bersama para pemuda .
Sesampainya di tempat Lang Ying kemudian Fan Lao mempersilahkan mereka berdua untuk duduk di tempat Lang Ying yang sedang tidur di atas es .
Kepala desa Liu Fei dan nona Liu Ling sangat penasaran siapa yang membuat rumah dari Es ini , karena ini sangat unik dan membutuhkan kekuatan yang sangat tinggi .
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...