Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 54 : Terpaksa Merampok .


__ADS_3

.


.


Lalu tubuh mereka langsung berguling guling di atas rerumputan , saat itu juga Roh Beladiri Kelelawar Api langsung menembakkan bola api ke arah kedua tetua ini yang masih berguling guling di atas rerumputan.


Duarrrrr..... duarrrrr.... duarrrrr...


Bola api ini dengan telak menghantam tubuh mereka yang berguling guling di atas tanah , mereka tidak sempat menciptakan perisai perlindungan untuk melindungi tubuh mereka karena tubuh mereka masih berguling guling.


Sedangkan Fan Lao dengan sigap langsung menghindari siluet tangan hitam yang berhasil di hindari oleh siluet Singa Emas tadi.


Setelah berhasil menghindari siluet tangan hitam ini kemudian Fan Lao langsung berlari menghampiri Roh Beladiri Kelelawar Api .


'' Fan Lao , ambilah cincin penyimpan mereka . Karena mereka tadi ingin merampok mu...'' ucap Roh Beladiri Kelelawar Api .


Fan Lao sedikit risih ketika akan melakukan ini , karena dirinya adalah anak seorang Kaisar .


Menurutnya perbuatan ini sangatlah tidak terpuji , tapi bagaimana pun juga dia harus mengambil nya karena ini sebagai kompensasi dari mereka karena telah menyita waktu dan tenaga nya.


Fan Lao mengesampingkan statusnya dulu , karena itu sah sah saja jika dirinya melakukan hal seperti ini .


Karena seandainya dirinya yang di kalahkan maka sudah di pastikan cincinnya penyimpannya yang akan menjadi milik mereka .


Setelah melepaskan cincin tetua terkuat kemudian Fan Lao menghampiri kedua tetua yang masih hidup dengan kondisi mereka yang sangat mengenaskan .


Karena seluruh pakaian mereka hangus terbakar dan tulang mereka rasanya seperti remuk hingga tidak bisa berbuat apa apa lagi .


Douqi di dalam tubuh mereka juga telah terkuras habis setelah terkena pukulan Penghancur Tulang tadi.


Kemudian Fan Lao langsung melepaskan cincin penyimpan mereka dengan cepat sebelum bala bantuan mereka bertiga datang.


'' Kau akan menyesal telah menyingung kami...'' ucap salah tetua dengan suara lirih .


'' Hahaha , apakah perkataan itu tidak salah . Justru kalian yang harus menyesal karena telah menyingung ku , apa kalian masih tidak bisa melihat dengan jelas kenyataan ini...''


Setelah berhasil melepaskan cincin penyimpanan mereka kemudian Fan Lao langsung berjalan ke tempat Roh Beladiri Kelelawar Api .


'' Sekarang kita harus segera pergi dari sini , sebelum bala bantuan mereka datang...''

__ADS_1


'' Baiklah , kalau begitu sekarang naiklah di punggungku . Karena aku akan membawamu terbang menjauh dari sini ...''


Kemudian Fan Lao langsung melompat naik di punggung Roh Beladiri Kelelawar Api , lalu terbang dari sana masuk ke dalam hutan terlarang .


Setelah 10 menit berlalu bantuan ketiga tetua ini telah datang , mereka berjumlah 5 orang yang memiliki kekuatan di tingkat yang sama dengan mereka bertiga tadi , tapi ada satu yang memiliki kekuatan di tingkat Dou Lang tahap 9 .


Mereka ini adalah para bawahan alkemis Han Feng, dia adalah alkemis yang bekerja sama dengan gunung Huangshan .


Mereka mencari bahan obat di hutan terlarang ini untuk mencukupi kebutuhan alkemis Han Feng.


Pemimpin kelompok ini sangat terkejut setelah sampai di sana , karena melihat rekan rekannya telah terkapar dengan kondisi pakaiannya sudah terbakar habis.


'' Baji*gan , siapa yang berani melakukan semua ini kepada kalian sampai seperti ini...'' Ucap tetua yang memiliki kekuatan di tingkat Dou Lang tahap 9.


'' Dia adalah seorang pemuda yang memiliki Roh Beladiri Kelelawar Api dan kekuatan pemuda ini hanya di tingkat Dou Lang tahap 4...'' ucap tetua Wang Chueming.


'' Apa , seorang pemuda yang kekuatannya masih berada di bawah tingkat kekuatan kalian . Kenapa kalian bisa di kalahkan , seharusnya kalian yang mengalahkannya karena kekuatan kalian ada di atas nya . Apakah pemuda ini memiliki keahlian sendiri sehingga bisa membunuh tetua Wang Ta ini...?''


'' Benar ketua , pemuda ini memiliki tehnik pukulan yang sangat kuat . Karena tadi tetua Wang Ta langsung mati setelah terkena satu pukulan saja , pukulan pemuda ini juga bisa mengeluarkan getaran yang sangat dahsyat membuat tanah di sekitar sini bergetar hebat....''


'' Jadi getaran tadi adalah serangan milik musuh kalian , karena kami juga bisa merasakan getaran tadi dari markas kita . Terus ke mana perginya pemuda ini...?


'' Apakah kamu meremehkan kekuatan kami berlima...?''


'' Bukan itu maksud ku , aku tidak ingin kalian akan bernasib sama sepertiku ini ...?''


'' Kita tidak bisa membiarkan ada seseorang yang berani menginjak injak harga diri kita , ayo sekarang kita kejar pemuda sialan itu . Jangan biarkan dia lolos dari kita...'' Ucap ketua kelompok ini mengajak rekan rekannya .


Kemudian mereka berlima langsung berlari ke dalam hutan untuk mengejar Fan Lao .


Sedangkan kedua tetua yang telah di kalahkan oleh Fan Lao tetap di sana dan tidak bisa berbuat apa apa .


.


****


Di tempat Fan Lao berada .


Setelah berlari selama 15 menit kemudian Fan Lao kembali berjalan lagi , karena Fan Lao yakin mereka tidak akan mungkin akan mengejarnya .

__ADS_1


Tapi jika memang mereka bersikeras ingin mengejarnya maka Fan Lao dengan senang hati akan meladeni untuk bertarung dengan mereka .


Fan Lao sangat penasaran dengan ketiga tetua tadi karena mereka memiliki sebuah kembang api , itu menandakan mereka bukanlah kolompok biasa .


Karena hanya kelompok kuat saja yang memiliki kembang api seperti itu sebagai tanda bahaya ketika membutuhkan pertolongan.


Sekarang Fan Lao sampai bukit bukit bebatuan yang berjajar jajar , tapi tiba tiba di sana langsung turun Guntur dari langit yang menggelegar menyambar puncak bukit bebatuan yang paling tinggi.


Di saat itu juga Fan Lao melihat ada seorang tetua dan 3 pemuda yang langsung berlari menaiki bukit bebatuan yang paling tinggi .


Fan Lao penasaran apa yang sebenarnya mereka lakukan .


'' Ayam Jago , apakah kamu tahu ada fenomena apa jika ada Guntur turun seperti ini...?''


'' Aku tidak tahu Fan Lao, tapi seingat ku ada satu siluman yang akan mengundang Guntur sepeti ini ketika kekuatannya akan menerobos ke tingkat tertinggi...''


'' Apa nama siluman ini...?''


'' Itu adalah siluman Serigala Kristal Guntur , tapi kamu jangan mendekat ke sana karena siluman Serigala Kristal Guntur ini kekuatannya sama dengan tingkat Dou Ancesor ketika kekuatannya di promosikan ke tingkat selanjutnya ....''


'' Tapi aku sangat penasaran dengan siluman Serigala Kristal Guntur ini , kalau kau takut nanti akan aku masukan ke dalam lautan jiwaku . Karena aku ingin melihatnya...''


'' Sialan kau Fan Lao, kamu pikir aku ini adalah roh beladiri lemah...''


'' Kalau begitu mari kita lihat ke puncak bukit ini , tapi jangan sampai mereka tahu kalau kita mengikuti mereka...''


Kemudian Fan Lao langsung berlari naik bukit bebatuan ini untuk mengikuti mereka berempat tadi , sedangkan Roh Beladiri Kelelawar Api berubah menjadi banyak untuk mengelabuhi orang yang melihatnya agar mengira kalau dirinya adalah kelelawar biasa saja.


Fan Lao menaiki bukit dengan tehnik meringankan tubuh agar cepat sampai di sana , tapi dia selalu menjaga jarak agar mereka berempat tadi tidak ada yang melihatnya .


Sesampainya di puncak bukit Fan Lao melihat mereka berempat tadi bersembunyi di balik bebatuan untuk melihat Siluman Serigala Kristal Guntur yang sedang di promosikan .


Fan Lao juga bersembunyi sedikit jauh dari tempat mereka berada.


Kemudian Fan Lao mengitruksikan Roh Beladiri Kelelawar Api untuk menguping pembicaraan mereka , karena Fan Lao penasaran apa sebenarnya yang mereka berempat inginkan dari siluman Serigala Kristal Guntur ini .


.


.

__ADS_1


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2