Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 77 ~ Serangan tengah Malam .


__ADS_3

.


.


Melihat ada serangan mendekat , kemudian Paman Gui Yan dan paman Gui Wang yang ada di depan istana kuno langsung berlari ke halaman istana kuno .


Lalu mengeluarkan roh beladiri mereka masing untuk menghalau panah api yang melesat ke arah istana kuno .


Sedangkan kedua penjaga yang berjaga di sana langsung berlari untuk mencari bantuan.


****


Setelah mengeluarkan roh Beladiri Kura-kura kemudian mereka berdua saling membantu untuk membalikan tubuh Roh Beladiri Kura-kura , lalu memutarkan tubuh roh Beladiri Kura-kura ini dengan sangat cepat .


Setelah beberapa saat dari putaran Roh Beladiri Kura-kura ini langsung tercipta pusaran angin seperti angin tornado yang berputar putar dengan sangat cepat .


Sehingga semua batu batu dan tanaman yang tumbuh di sana langsung tersedot ke dalam pusaran Angin Tornado ini.


Pusaran angin tornado juga langsung menarik semua tembakan panah api yang ingin membakar istana kuno.


Sehingga angin tornado ini berubah warna menjadi angin tornado berwana merah membara .


Melihat serangan mereka berhasil di patahkan kemudian para bawahan alkemis Han Feng langsung melompat dari punggung para siluman Rajawali sambil bersiap melemparkan bola racun ilusi kegelapan .


Sedangkan alkemis Han Feng mengitruksikan roh Beladiri Phoenix api untuk menembakkan bola api ke arah tetua Gui Yan dan tetua Gui Wang sebagai pengecoh agar para bawahannya bisa menyerang para tetua klan Gui ini dengan Bola racun ilusi Kegelapan.


'' Hari ini adalah hari akhir dari klan Gui , maka kalian berdua bersiap lah...'' batin alkemis Han Feng .


Kemudian Roh Beladiri Phoenix api langsung menembakan bola api yang sangat banyak ke arah gedung istana kuno .


Sehingga paman Gui Yan dan paman Gui Wang langsung fokus mengendalikan Angin tornado ini untuk menghalau serangan bola api ini .


Duarrrrr... duarrrrr... duarrrrr....


Suara ledakkan bola api yang bertabrakan dengan pusaran angin tornado .


Paman Gui Yan dan paman Gui Wang sangat lega melihat angin tornado yang mereka kendalikan ternyata berhasil menghalau tembakan bola api dari roh Beladiri Phoenix api.


'' Baji*gan kau alkemis Han Feng, kenapa kau menyerang klan ku ini....'' teriak paman Gui Yan .


Alkemis Han Feng sangat terkejut mendengar tetua Gui Yan ini ternyata mengetahui identitas nya.


Setelah tetua Gui Yan menyelesaikan kata katanya kemudian para bawahan alkemis Han Feng langsung menyerang tetua Gui Yan dan Gui Wang dengan bola racun Ilusi Kegelapan.


Sehingga bola racun Ilusi Kegelapan ini langsung meledak , lalu menyebar di tubuh mereka berdua.

__ADS_1


Beruntung mereka berdua sudah meminum penawar racun , sehingga racun ilusi kegelapan ini tidak memiliki efek apa apa di dalam tubuh mereka .


Melihat racun ini sudah berhasil menyebar di seluruh tubuh tetua Gui Yan dan Gui Wang kemudian mereka langsung mengeluarkan senjata mereka masing masing untuk membunuh kedua tetua ini .


Tapi mereka mengurungkan niatnya ketika melihat para siluman Rajawali tunggangan mereka tiba tiba terjatuh ke tanah dengan kondisi tubuhnya sudah hangus terbakar.


Mereka semua langsung murka melihat kejadian ini , mereka langsung melihat ke atas untuk melihat siapa yang telah membunuh para siluman Rajawali ini.


Alkemis Han Feng sangat terkejut melihat yang telah membakar para siluman Rajawali adalah Roh Beladiri kelelawar api , karena Roh Beladiri adalah milik Fan Lao.


Dia tidak habis pikir kenapa pemuda sialan ini selalu ada di semua tempat , seakan akan dimensi iblis ini adalah miliknya .


Sehingga bisa muncul di mana saja.


'' Baj*gan... keluar kau Fan Lao sialan..." teriak alkemis Han Feng sangat murka .


Kemudian alkemis Han Feng langsung melompat dari punggung roh beladiri Phoenix api , agar roh beladiri nya ini membunuh roh Beladiri kelelawar api milik Fan Lao yang ada di atas mereka.


Alkemis Han Feng langsung mencari keberadaan Fan Lao di sekitarnya.


'' Rencana kita ubah , kalian harus mencari Fan Lao sialan itu . Karena dia juga ada di klan ini , sedangkan aku akan menghadapi kedua tetua ini...'' ucap alkemis Han Feng lantang .


Sehingga para bawahannya langsung berbalik badan lalu mencari keberadaan Fan Lao di luar istana kuno .


Mereka yakin Fan Lao pasti bersembunyi di rumah para anggota klan Gui ini.


Karena ini adalah kesempatan mereka berdua untuk mengalahkan alkemis Han Feng ini .


Angin tornado ini langsung melibas tubuh para siluman Rajawali yang telah terbakar akibat terkena semburan Roh Beladiri Kelelawar Api .


Alkemis Han Feng sangat geram , karena melihat serangan angin tornado ini langsung melibas para siluman Rajawali yang dia miliki .


Kemudian alkemis Han Feng langsung mengeluarkan serangan terkuatnya untuk menghalau serangan angin tornado ini.


****


Fan Lao langsung berbicara dengan Roh Beladiri Kelelawar Api ketika melihat Roh Beladiri Phoenix api ingin menyerangnya , agar membawa roh phoenix Api ke tempat nya berada .


Karena Fan Lao sudah bersiap menebaskan pedangnya yang sudah di aliri Douqi hingga membentuk melingkar di ujung pedangnya .


Roh Beladiri Kelelawar Api langsung terbang berputar putar untuk mengecoh gerakan Roh Beladiri Phoenix Api ini , karena Roh Beladiri Phoenix api ini terus menerus menyemburkan apinya .


Setelah berhasil lolos dari serangan Roh Beladiri Phoenix Api kemudian Roh Beladiri Kelelawar Api langsung terjun ke tempat Fan Lao berada , Roh Beladiri Kelelawar Api bisa merasakan keberadaan Fan Lao yang bersembunyi di balik rerimbunan tanaman yang ada di halaman rumah.


Setelah Roh Beladiri Kelelawar Api sudah melewati tempat persembuyian Fan Lao berada , kemudian Fan Lao langsung menebaskan pedangnya dengan sekuat tenaga saat roh Beladiri Phoenix Api ini akan melewati tempat persembunyiannya.

__ADS_1


Slashh...


Cruatt...


Tubuh roh Beladiri Phoenix Api langsung terbelah menjadi dua .


Tebasan pedang ini mengeluarkan getaran yang sangat kuat , sehingga semua orang yang ada di sana bisa merasakannya .


Kemudian Fan Lao langsung melompat keluar dari tempat persembunyiannya , lalu berlari ke istana kuno sambil mengalirkan Douqi dari dalam artefak Yunzhen ke ujung pedangnya .


Tetua Han Jiang sangat senang melihat Fan Lao akhirnya menampakkan dirinya , sehingga tetua Han Jiang langsung memberitahu rekan rekannya untuk menangkap Fan Lao bersama sama.


'' Akhirnya kamu keluar juga baji*gan tengik....''


'' Ya , aku sengaja keluar untuk menuntaskan masalah kita . Di mana alkemis tua bangka itu , apakah dia tidak ikut ke sini....?''


'' Langkahi dulu mayatku sebelum kamu berhadapan dengan kakakku . Serang...'' ucap tetua Han Jiang lantang .


'' Majulah kalian para kroco kroco alkemis tua bangka , sekarang mari kita tuntaskan pertarungan ini...''


Para bawahan alkemis Han Feng langsung berlari ke tempat Fan Lao sambil bersiap menebaskan pedangnya.


'' Tebasan Pembelah Lautan...''


'' Haiyatt....''


Duarrrrr....


Permukaan tanah yang terkena tebasan pedang Fan Lao langsung retak hingga ke tempat mereka berlari , sehingga mereka langsung berhenti mendadak ketika melihat permukaan tanah tiba tiba terbelah .


Mereka berhenti dengan jantung berdegub sangat kencang , mereka jadi bimbang untuk berhadapan dengan Fan Lao ini .


Sehingga mereka langsung berbalik badan untuk segera kabur dari sana , karena kekuatan Fan Lao ini sangat misterius dan kuat.


Tapi mereka juga bimbang karena tidak mungkin bisa kabur dari sana setelah siluman Rajawali tungangan mereka sudah mati.


'' Jangan kabur kau para pengecut...''


Melihat musuh Fan Lao ingin kabur dari pertarungan , kemudian Roh Beladiri Kelelawar Api langsung menembakkan bola api yang sangat banyak ke arah mereka .


Sehingga bola api ini langsung menghujani tempat mereka , kemudian para bawahan alkemis Han Feng ini langsung menangkis hujan bola api ini mengunakan pedang mereka masing masing.


Duarrrrr.... duarrrrr.... duarrrrr...


.

__ADS_1


.


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2