LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
10. BERTEMU LAGI


__ADS_3

***


Hari ini Namira sudah kembali ke Penthouse Javier, kali ini tuan mudanya yang sombong sudah duduk santai memainkan ponselnya. Javier terkejut karena yang datang Namira. Pelayan jelek yang cuti sakit beberapa hari, Namira dengan sopan menyapa tuan mudanya. Lalu seperti biasanya dia melayani keperluan majikannya.


"emmb... tempo hari ada pelayan pengganti, kamu tau siapa namanya? " tanya Javier.


drrrttt.... drrrtttt... bunyi ponsel Javier berdering.


*Jung Hyung, apakabarmu? surat panggilan wajib militer dari pemerintah sudah datang, lekaslah kembali keKorea!* Suara asisten Javier gugup.


"Secepat inikah? padahal aku mulai nyaman bekerja kantoran tanpa jadwal syuting yang padat! "


"Baiklah, aku akan minta Agensi mengirim menangguhan sementara. Tapi Hyung harus segera kembali atau karirmu tamat! "

__ADS_1


*Aku paham, jangan mengajariku bodoh! Javier mulai kesal.


Sepertinya Javier akan pindah kerumah Wijayakusuma mengingat waktunya segera kembali ke Korea. Dia menyuruh Namira merapikan semua perlengkapan penting, tanpa terkcuali. Namira mengecek ulang, setelah diteliti ulang oleh Javier. Sore ini Javier mampir kerumah Hansen mau berpamitan kepada kakaknya. Javier ingin menghabiskan waktu malam ini dengan kakak semata wayangnya. Namira dijemput sopir untuk memindahkan barang-barang Javier yang hendak dibawa kembali ke Korea. Dalam hati Namira ada perasaan bahagia karena majikan galaknya pergi. Hari-hari melelahkannya akan berakhir (selamat ya Namira kamu berhak santuy hehehe).


****


Javier menghubungi kakanya menyakan keberadaannya. Dan seperti biasanya wakil COE Wijaya Grup selalu sibuk. Javier lantas menuju rumah milik Hansen atas inisiatifnya sendiri.


Ting.... tong... suara bel pintu utama terdengar. Diandra bergegas membuka pintu. Javier tertegun melihat sosok gadis yang membuka pintu itu. Wajah yang imut, kulit kuning langsat, mata hitam sayu & hidung yang mancung seperti darah campuran. Diandra mempersilahkan masuk adik majikannya. Dan menyiapkan jus, dalam beberapa hari Diandra sudah paham betul karakter adik majikannya selama menggantikan Namira. Javier yang duduk diruang tengah memainkan hape sambil diam-diam mengambil foto Diandra saat lengah. Hal terbodoh yang Javier lakukan, dia sangat menikmati pemandangan sore itu. Petang seperti biasanya Hansen pulang menyapa adiknya dahulu lalu naiki tangga menuju kamarnya. Diandra mengikutinya dari belakang sambil membawa tas kerja.


*Aku bahkan tidak tahu kau bisa masak makanan Korea. Banyak sekali perubahanmu, aku senang dengan kegigihanmu. * sambil menepuk pundak Diandra.


"Berkat tuan muda yang sudah bermurah hati, terimakasih. "

__ADS_1


*Malam ini bergabunglah dimeja makan, Aku akan perkenalkan dengan Javier adikku. Pergilah bersiap, kau pasti juga lelah & pakailah baju yang bagus. *


Diandra keluar dari kamar Hansen lalu menuju kamarnya untuk mandi, lalu Javier menerobos masuk kamar Hansen. Begitu banyak pertanyaan yang ingin ia utarakan mengenai pelayan kakaknya. Hansen yang sudah memaki kaos & celana pendek santai menanggapi ocehan adiknya dengan santai. Menyuruh adiknya untuk bersabar & menikmati makan malam bersama. Mereka berdua sudah munuruni tangga lalu menuju meja makan. Disana Diandra sudah bersiap berdiri mengenakan dress hitam lengan tanggung. Sontak Javier terpana dengan tampilan anggun nan cantik pelayan milik kakaknya. Sepanjang percakapan diatas meja Javier tahu kalo Hansen tidak pernah menganggap Diandra pelayan melainkan teman diRumahnya.


*Hyung, minggu depan aku akan kembali ke Korea. Surat pemanggilan wajib militer sudah diterima. Malam ini ijinkan aku menginap disini. *


"Baiklah kau bisa berbagi tempat tidur denganku, karena aku takut tengah malam kau akan menyusup kamar Diandra."


*uhhuuukkk.... uhhhuuuukkk.... * Diandra tersendak kaget (apa-apaan sih bercandanya kelewatan bahaya).


"Jika itu terjadi maka aku tidak akan menyesal untuk bertanggung jawab hahaha. "


Plakkkk.... Hansen memukul kepala adiknya.

__ADS_1


"Diandra terlalu berharga, awas kalau kau rusak, kuhancurkan surga milikmu itu!" Gertak Hansen kesal kepada adiknya.


__ADS_2