LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
69. EVELYN


__ADS_3

°°°


"Kak Zan, tidakkah kau tau dari tamu yang kau sapa tadi mereka tidak ada yang jujur. Kenapa orang lebih tertarik dengan investasimu daripada bekerjasama. Apakah mereka tidak takut kau akan mengambil alih seluruh aset mereka."


Sejak awal Tracy Zhan tidak suka dengan jamuan makan yang mengundang para pengusaha. Dia hanya tertarik dengan liburannya di Bali. Eric Zhan hanya ingin memiliki usaha tanpa harus banyak berpikir mengelola. Tapi dia belum menemukan calon panter kerjanya yang pas saja.


"Tuan Eric Zhan, maaf mengganggu waktumu sebentar. Perkenalkan namaku Martin, aku mau menawarkan kerjasama bisnis dalam bidang jasa."


"Jasa apa yang kau tawarkan, seberapa luas cakupan usahamu itu. Berapa nilai investasi yang kau inginkan dariku."


"Aku memiliki beberapa resort di Bali sedang tahap pembebasan lahan. Jika kau tertarik aku akan mengirimnya besok. Bisnis penginapan & hunian di Bali sangat potensial banyak turis asing yang memutuskan masa tuanya tinggal disana."


"Apakah mereka membayar penuh biaya sewanya?"


"Tentu saja Tuan Zhan, kami memakai Dollar dalam setiap transaksi."


"Kenapa kau tidak memakai kurs Rupiah?"


"Tujuan pasarku adalah wisatawan bukan orang lokal yang bekerja. Tuan Zhan bisa menambahkan ide tambahan pada bisnisku bila tertarik. Suatu kehormatan jika Tuan Zhan mau sedikit saja meluangkan waktunya."


"Baiklah sepertinya menarik sekali bisnismu. Perkenalkan ini adik perempuanku Tracy Zhan. Besok dia sendiri yang akan menemuimu. Aku sapa tamu yang lain kalian berbincang-bincang sajalah."

__ADS_1


Eric Zhan memilih kembali keruangan ganti yang dipesan khusus untuknya. Dia duduk disofa sambil memegangi kepalanya yang sedikit pusing karena pengaruh alkohol.


Tok... tok... pelayan hotel


"Tuan Eric, ada tamu yang ingin bertemu dengan anda."


"Aku sedang ingin sendiri, katakan pada Tracy untuk menemui tamu itu."


"Baiklah Tuan Eric saya akan sampaikan kepada Nona Evelyn kalau Nona Tracy yang akan menemuinya."


"Kau bilang siapa?"


"Nona Evelyn Putri Menteri & Diplomat."


"Baik Tuan Eric."


Dari miki wajah datar si pelayan itu sudah dapat disimpulkan kalau Eric enggan bertemu dengannya. Evelyn enggan pergi walaupun pelayan sudah mengatakan kalau Nona Tracy akan mewakili Eric Zhan.


"Bagaimana apa dia mau menemuiku?"


"Sudah Nona tapi maaf Tuan Eric tidak ingin diganggu."

__ADS_1


"Apakah didalam ada beberapa perempuan?"


"Tidak ada, hanya Tuan Eric sendirian saja. Tapi maaf Nona Evelyn anda harus pergi, sebelum pengawal mengusir anda jika mencoba masuk kedalam."


"Baiklah, ini upahmu ambil. Dasar tidak berguna membujuknya saja kau tidak mampu."


Kesal karena keinginannya tidak terpenuhi. Sebelum menemui Tracy Zhan terlebih dahulu Evelyn mencari toilet untuk merapikan penampilannya. Didalam kamar mandi hanya ada seorang wanita cantik. Seorang artis muda yang sedang naik daun.


"Apakah kau memakai gaun dari butik Evelyn?"


"Iya Nona,kenapa anda bisa tahu aku memakai gaun rancangan Evelyn dari butik Evely.Jangan-jangan anda...."


"Perkenalkan namaku Evely perancang busana sekaligus pemilik butiknya juga."


"Wah kebetulan sekali aku bertemu anda. Aku adalah pelanggan VIP butik anda."


"Aku merasa tersanjung seseorang begitu mengagumi karyaku. Kulihat kau sangat cocok memakainya. Tubuhmu juga ideal sekali apakah kau model?"


"Iya benar,sebelum aku menjadi artis dulu aku berkecimpung didunia modeling. Dulu aku ikut agensi di Thailand."


"Hemm...ini voucher dari butikku,kau bisa memperoleh keuntungan & potongan harga. Senang berkenalan denganmu."

__ADS_1


"Iya saya juga, nama saya Almira."


__ADS_2