
Brakkk brakkk brakkk....
"Siapa yang ada didalam, aku sedang kebelet ini. " Devi
"Aku, maaf Devi sebentar lagi aku selesai."
"Ah kau ini sekarang kalau mandi sangat lama."
"Iyaya aku selesai." Membuka pintu kamar mandi.
Tanpa basa basi Devi masuk kamar mandi lalu menyelesaikan urusan hajatnya.
"Wangi sekali aromanya, apa yang barusan dipakai Diandra."
Menemui Diandra yang berada dalam kamar asrama.
"Waktu aku masuk kamar mandi ada aroma Wangi, apa yang kau kerjakan selama ini selain mandi lama? "
"Aku? "
"Iya kau, lalau siapa lagi yang berada dikamar mandi terakhir sebelum aku masuk."
"Aku memperoleh hadiah paket kosmetik lau kupakai. Setelah cocok baru aku membeli lagi varian yang lain. Karena kulitku tidak sehat & kusam makanya aku melakukan perawatan."
"Owh begitu, apakah aku boleh minta?"
"Tidak. Beli sendiri harganya cukup menguras saldoku."
"Kau pelit huh."
"Hai kau selama ini gajimu lari kemana?" Nampin.
__ADS_1
"Aku kan masih ada keluarga dikampung halamanku. Sisanya aku tabung & biaya hidup disini."
"Baiklah aku beri kau separuh, lagipula aku juga malas memakainya." Nampin.
"Terimakasih Kan Nampin, tidak seperti kau Diandra pelit weeekkk."😝
"Hih kau ini."🤨
"Sudahlah Devi lagipula Diandra juga selalu membantumu. Berhenti mengganggunya kembali ke kamar mu sana."
"Iyaya aku pergi lagipula aku sudah dapat yang kumau."
***
"Aku perhatikan kulitmu sudah Bagus, lalu kapan kau mau mengubah rambutmu?"
"Setelah dietku sukses kak Nampin."
"Tinggal 5kg saja tapi berarti sekali."
"Jangan menyerah, kau tahu bukan kalau aktor Jung menaruh simpati padamu lebih."
"Dulu aku pernah bekerja dikeluarganya, aku menghormatinya tidak lebih."
"Oh iya, lalu kenapa ada ponsel pasangan begini? "
"Kak.... jangan mengulitiku."
"Kau memakai krim perawatan wajah ya? "
"Iya, aku ingin menghilangkan bekas jerawatku & pori-poriku. Sepertinya aku butuh alat instrumen kecantikan."
__ADS_1
"Kau semakin gila Diandra."
"Kak, selain harta wanita harus merawat raganya."
"Kau benar, dulu Pil Gu mengejarku. Tapi setelah aku melahirkan & gendut dia berpaling dengan Rita."
"Kak Nampin, aku minta maaf bukan maksutku."
"Sudahlah, kemari aku bantu kau memakai pengubur rambut. Bukankah kau suka malau ada yang membelai rambutmu."
°°°
Sedangkan Hansen yang mulai terbiasa dengan kehidupan pria lajang kalangan atas berpindah dari pesta ke pesta yang lain.
"Tuan muda, ini data artis yang akan menemanimu dijamuan makan malam."Irene menyerahkan maps.
"Almira, hemmb cantik & masih muda. Apakah dia setuju dengan kontrak eksklusif dengan perusahaan kosmetik kita?"
"Nona Almira sangat senang bahkan antusias. Sore ini saya akan mengirimkan gaunnya di Hotel tempatnya menginap."
"Bagus, kerjakan tugasmu setelah itu kau bisa pulang. "
Putus dengan Diandra memang berat tapi perlahan kekecewaan itu menghilang karena kesibukannya. Sesekali dia melihat foto Diandra saat rindu tapi itu akan mengingatkan lagi lukanya. "Diandra kuharap kau mau memaafkanku, maaf jika aku tidak bisa menempati janjiku".
Jamuan makan malam ini dihadiri pengusaha Indonesia & Investor dari luar negeri. Yang menjadi buah bibir ialah seorang taipan kaya dari China bernama Eric Zhan. Dia begitu tertarik dengan Indonesia sehingga ingin menanamkan modalnya. Pengusaha berlomba-lomba menjilat agar memperoleh bagian dana investasi.
Kedatangan Eric Zhan ini bersama wanita cantik yang tidak lain adalah adik kandungnya Tracy Zhan. Keduanya masih lajang & memiliki anugrah ragawi yang sempurna.
"Kak, apa kau yakin akan berinvestasi di Indonesia?"
"Tentu, negara ini potensial. Aku sudah memilih pengusaha yang berkredibel. Kita sapa mereka satu per satu."
__ADS_1
Eric Zhan yang berpasangan dengan Tracy Zhan menyapa para tamu. Pesta yang meriah itu dihadiri juga oleh artis Ibukota & beberapa penyanyi yang didatangkan langsung dari China.