LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
49. MENGAMBIL SIKAP TEGAS


__ADS_3

***


Nampin menunggu suaminya pulang dari bekerja. Dia sudah bertekat untuk membicarakan masalah perselingkuhan suaminya dengan Rita. Apapun yang kebenarannya Nampin sudah mengambil keputusan bulat. Karena masalah rumah tangganya hanya dia & suaminya yang bisa menyelesaikannya.


"Sayang katanya kau akan lama diluar kota kenapa sudah kembali? Apa pekerjaanmu berjalan lancar? " Pil Gu Bersikap agak kecewa istrinya pulang cepat.


"Sepertinya kau sangat senang tinggal sendiri disini. Apa kau sudah tidak nyaman dengan keberadaanku? " Tanya Nampin jelas.


"Aku senang, sungguh sangat senang. Istriku sudah kembali. Kenapa kau sensitif sekali, istirahatlah sana. Aku akan memesankan makanan untukmu." Pil Gu memainkan ponselnya.


Tiba-tiba Nampin merebut ponselnya dan sontak Pil Gu kaget emosi.

__ADS_1


"Kambalikan ponselku! Aku sedang memesankan makanan untukmu. Kenapasih sikapmu aneh." Pil Gu merebut kembali ponsel dari tangan Nampin.


"Katakan sejujurnya apa hubunganmu dengan Rita teman kerjaku? Lalu apakah janin dalam kandungan Rita itu calon anakmu? Nampin bercucuran airmata.


"Siapa yang menyebarkan gosip gila itu! Akan aku tuntut dipenjara hingga menyesal sudah menfitnahku. " Sanggah Pil Gu keukeh.


Nampin melemparkan foto percakapan, saat dirumah sakit & di apartemen kemaren malam.


"Istriku kau salah paham, aku hanya bermain-main saja dengan Rita. Dia yang selalu menggodaku, aku mohon kita jangan bercerai bagaimana nasib Putri kita? Tolong jangan egois, buka pintunya kita masih bisa bicara baik-baik." Pil Gu mengetuk pintu berkali-kali.


Malam itu Pil Gu keluar apartemen pamit ada urusan di perusahaannya. Nampin yang sudah tidak percaya masih menangis dikamar. Seluruh isi kamar berantakan seperti perasaan & pikiran Nampin. Pernikahan yang dia dambakan berakhir karena kehadiran orang ketiga. Dalam posisi seperti ini Nampin tidak berani menghubungi Diandra. Lalu dia menghubungi Senior Song untuk menceritakan masalahnya. Senior Song bersedia mengantar Nampin mengurus perceraiannya besok.

__ADS_1


"Apa kau sudah mantap mengakhiri rumah tanggamu Nampin? " Tanya Senior Song sekali lagi.


"Harga diri wanita bukan dari berhasil tidaknya mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Melainkan berjuang bila harga dirinya diinjak-injak. Terimakasih senior Song sudah mengantarku. Semoga kelak senior Song tidak mengalami nasib buruk sepertiku." Nampin menitikkan airmata.


"Sudahlah Nampin jangan bicarakan tentang pernikahan kepada pria matang sepertiku. Kau harus berjuang untuk putrimu. Kau berhak bahagia pula dimasa depan. Saat ini adalah ujian hidupmu jangan berpikir takdir itu kejam. Ada pelajaran untuk introspeksi, tidak sepenuhnya salah suamimu. Tidak sepenuhnya juga kau benar jadi bijaklah." Sambil membukakan pintu catatan sipil.


"Walapun kami sudah berpisah tidak boleh saling membenci karena luka pasti akan sembuh seiring berjalannya waktu. Bukan begitu senior Song? " Nampin tersenyum tipis.


"Berdamailah dengan dirimu sendiri, biarkan suamimu bertanggung jawab atas perbuatannya. Jangan banyak bersedih seolah bahagiamu berasal dari suamimu saja. Ingat ada keluarga & teman-temanmu."


Nampin menyerahkan pengajuan cerai & beberapa lembar bukti perselingkuhan. Ketika Nampin memberitahukan kalau wanita selingkuhan itu Rita. Senior Song sangat kaget tidak percaya. Pasalnya Rita teman dekat Nampin juga. Sepertinya Rita juga akan mendapat sanksi dari perusahaan atas perilaku buruknya. Karena Rita sudah mencuri suami milik rekan kerjanya. Senior Song sangat sedih melihat Nampin yang berusaha tegar. Walaupun dia seorang lelaki tapi dia sangat sayang kepada rekan kerjanya seperti keluarga.

__ADS_1


__ADS_2