
***
Setengah jam kemudian Nampin datang membawa pembalut untuk Diandra. Nampin menunggu diluar pintu toilet sambil mengecek ponsel yang digunakan menyadap. Ada beberapa nominal uang yang ditransfer ke rekening bank wanita simpanan tersebut & jumlahnya sangat banyak. Nampin termenung menyandarkan tubuhnya ditembok.
"Kak Nampin, terimaksih ya sudah menolongku. Ayo kita kembali ke kantor lagi." Ajak Diandra sambil merangkul Nampin.
"Diandra bolehkah aku nanti malam menginap dirumahmu? Aku ingin menenangkan pikiran, keadaanku sedang kacau." pinta Nampin memelas.
"Baik kak kalo semalam, tapi jangan sentuh barang pribadiku lagi. Entah kenapa Hansen tahu kalo kau memeriksa ponselku. Dia benar-benar seperti dukun ckckckc."
"Tolonglah Diandra katakan pada kekasihmu kalo aku akan tinggal lebih lama lagi. Aku ingin melakukan pengintaian & menangkap basah mereka berdua. Aku sudah mengatur rencana. Tolong bantu aku sekali ini saja."Nampin memelas.
__ADS_1
Diandra mengiyakan keinginan Nampin tapi harus seijin Hansen. Karena Nampin sudah berumah tangga jadi tidak baik bila tinggal berbeda dengan suaminya. Ada tidaknya masalah harusnya dibicarakan baik-baik & terbuka. Hansen sebenarnya tidak ingin kekasihnya ikut terlibat urusan rumah tangga orang lain. Takut kalo konsentrasi belajarnya terganggu karena masuk tahap sidang skripsi.
***
Nampin mengirim pesan kesuaminya kalo selama 3 minggu tugas luar kota. Padahal itu alibi Nampin agar suaminya leluasa bertemu dengan selingkuhannya. Nampin mengirim pesan singkat untuk mengatur pertemuan di apartemen suaminya. Wanita tersebut mengiyakan & akan datang pada waktu yang sudah disepakati.
Malam hari sekitar jam 11 malam Nampin membangunkan Diandra dan mengajak ke apartemen suaminya. Nampin masuk dengan sidik jari mengendap-endap masuk diruangan begitupun dengan Diandra. Lalu nampin mulai menyalakan video lewat ponselnya. Terdengar percakapan antara suami & selingkuhan yang berada diruang makan.
"Aku sudah memberi solusi tersebut, bukankah kau sudah menerima uang yang banyak untuk membereskan masalah ini. Kau bisa membayar laki-laki untuk menikahimu. Lagipula kau tahu aku masih suami resmi Nampin seniormu! " Bentak Nam Pil Gu sambil menggebrak meja.
"Tapi aku mau kau yang menikah denganku karena kau ayah biologis janin ini! Lagipula Nampin sudah tua tidak menarik sama sekali. Tinggalkan dia & pilihlah hidup bersamaku. Kita saling mencintai hingga benih Cinta kita menjadi janin." Rita berjalan lalu memeluk tubuh Nam Pil Gu yang duduk.
__ADS_1
Rita memang pandai menggoda lelaki, selain parasnya yang cantik & kemolekan tubuhnya. Nam Pil Gu mulai terhanyut dalam rayuan maut Rita. Mereka lalu berciuman panas hingga suara desahan & erangan keduanya membara. Tubuh Rita diboyong ke kamar lalu terjadilah hal biasa dilakukan sepasang kekasih dimabuk Asmara. Diam-diam Nampin menangis & menutup mulutnya kuat-kuat. Diandra mengambil ponsel lalu mematikan rekaman video tersebut. Satu jam lebih mereka bisa keluar karena sudah sepi suara dari dalam kamar. Lalu mereka keluar dengan sangat hati-hati & kembali ke apartemen Diandra.
"Ternyata Rita yang menjadi orang ketiga dalam rumah tanggaku. Kejam sekali mereka menusukku dari belakang. Apakah Rita tidak puas memiliki kekasih yang lajang sampai harus suamiku diembat juga hiks hiks. " Nampin menangis sambil menepuk-nepuk bantal.
"Sebenarnya waktu aku menunggumu didalam toilet juga tidak percaya. Ternyata Ritalah wanita yang menghubungi suamimu. Dia berbicara hal yang sama, tapi aku ragu untuk mengatakannya padamu kak Nampin. Aku harus tahu batasannku sejauh mana ikut campur. Tapi aku beranikan diri untuk bilang karena faktanya sudah ada. Maafkan aku ya kak Nampin." Sambil memeluk Nampin.
"Terimaksih Diandra kau sudah menampungku,tolong sampaikan terimaksihku untuk pacarmu sudah ijinkan aku menumpang."
"Iya kak, tadi dia bilang kalo ganti baju dikamar mandi saja. Harus memakai baju sopan, ketika tidur jangan melepas pakaian dalammu walaupun aku perempuan. Padahal aku biasanya begitu tapi sejak kak Nampin minggat kesini peraturannya menjadi ketat. hemmmmb." Keluh Diandra.
Malam ini Nampin sangat sedih & meminum bir hingga mabuk. Diandra hanya minum susu sambil mendengarkan celotehan & umpatan Nampin yang patah hati. Diandra hanya takut bila kelak nasibnya seperti Nampin. Dia tidak siap menjalani kehidupan rumah tangga yang rumit.
__ADS_1