
****RUANG MAKAN****
Apa kami tidak salah dengar? Kalimat itulah yang membuat mata kami yang sedang menikmati hidangan diatas meja salin beradu pandang.
“Maaf semuanya kalau mengagetkan, aku & aktor Jung sudah lama menajalin hubungan tersembunyi” tegas Jenny.
(Cih ternyata buaya tetaplah buaya sekalipun memakai topeng dewa) Diandra beranjak lalu keluar ruangan. Diikuti rekan-rekannya yang tidak nyaman tentang pembahasan intern keluarga tuan Kim.
“Kenapa kalian keluar, bukankah jamuan makan malamnya belum selesai? “ tanya Diandra.
“Kau juga keluar kenapa, apa cemburu kepada Jenny? “ timpal Nampin selengekan.
“Aku mau tidur lebih awal rasanya tubuhku sedikit flu” memegangi hidungnya yang mampet.
“Baiklah kita semua tidur, besok acara Puncak chuseok” komando senior Song.
Semuanya lantas mengambil posisi tidurnya yang nyaman lalu mematikan lampunya.
Suasana diruang makan masih begitu tegang, Javier yang masih terkejut itupun menghentikan mengunyah makanan dalam mulutnya.
“Jenny, apa kau serius dengan aktor Jung? “ tanya nyonya Kim memegangi tangan putrinya.
“Bu, aku sangat serius oleh karena itu aku ingin menyampaikan berita ini. Kedepan bila kalian menemui kesulitan tentang hubungan kami mohon kerjasamanya” menunduk seraya memohon restu.
“Jenny, mengenai hubungan kita hanya sebatas rekan kerja yang saling mendukung. Aku ucapakan terimakasih karena sudah menjamuku disini. Juga akau akan membalas jasamu karena sudah membantu tentang sasaeng. Setibanya di Seoul aku akan mengatur koneksi agar karirmu lancar” Javier meminum soju dalan gelas arak.
“Maafkan kelancangan Putri kami aktor Jung. Tidak sepantasnya Putri kami menyudutkan anda. Aktor Jung adalah senior dalam dunia hiburan akan sangat berbahaya jika tersebar rumor tersebut” tuan Kim membela Javier.
“Malam ini sebaiknya aku kembali ke Seoul dengan asisten Park. Karena keberadaanku sudah tercium sasaeng tidak menutup kemungkinan media akan kesini meliput berita” Javier beranjak berdiri diikuti asisten Park.
__ADS_1
Jenny yang duduk mencengkeram lututnya geram dengan perlakuan kedua orang tuanya yang tidak mendukung.
“Ayah-ibu kenapa kalian tidak mendukungku tetapi memojokkanku? “ protes Jenny kesal.
“Beberapa kali keluarga putra dari keluarga Jung berkunjung di kantor ayah. Salah satunya aktor Jung, dari yang aku dengar. Konon katanya aktor Jung kerap menghabiskan waktu bersama salah satu staf karyawan ayah. Senior Song & beberapa karyawan pernah menjadi saksi kedekatan mereka. Ayah minta carilah lelaki lain asal jangan menggagu putra dari keluarga Jung (Wijayakusuma). Mereka dari keluarga kalangan atas di Asia Pasifik bisnis mereka sangat luas jangkauannya. Terlebih lagi putra pertama mereka Jung Jae Min” menghela nafas panjang.
“Kenapa dengan keluarga mereka? Ayah juga seorang pengusaha bukankah seimbang dengan mereka” Jenny membantah keras lagi.
“Jenny putriku, dengarkan kata ayahmu. Dulu ayahmu & tuan besar jung adalah rekan kerja. Karena tuan besar Jung harus kembali ke Indonesia maka bisnisnya yang di Korea dikelola oleh ayahmu. Jadi bila kau sedikit saja menyinggung perasaan keluarga Jung akan berpengaruh dengan kelangsungan perusahaan ayahmu. Benar mereka berbasis di Indonesia tapi aset mereka tersembunyi tersebar dimana-mana” tutur nyonya Kim menasehati putrinya yang bebal.
Tubuh & hati Jenny sudah sepenuhnya untuk Javier tapi kali ini dia harus menyerah. Dia tidak ingin mencari tahu siapa staff yang dekat dengam putra keluarga Jung tersebut. Karena dia tidak ingin mencari kerusuhan. Lebih baik dia bersyukur karena karirnya semakin baik.
*** KEMBALI KE KAMAR TAMU***
Semuanya sudah tertidur pulas karena kelelahan. Dari lubang partisi Javier mengintip Diandra yang tengah tidur diujung dekat dinding. Dia tersenyum tipis sambil mengingat ciumannya dengan Diandra.
“Hyung apa tidak sopan mengintip perempuan tertidur begini? Asisten Park ikut mengintip juga. 😛😛😛😛😛
“Aku hanya mengikuti gayamu, apa salah hih” ngambek lagi si asisten Park.
“Aku akan berganti pakaian lalu berpamitan dengan keluarga paman Kim. Kau kemasi barang-barangmu & tunggulah dimobil. Biar malam ini aku yang menyetri, kau tidurlah dengan damai” Javier tahu kalau asisten Park sangat kelelahan.
“Baiklah hyung, padahal besok acara chuseok puncaknya” mengerucutkan bibirnya. 😚😚😚😚
“Kau bisa menontonnya lewat Youtube jangan mempersulit hidup yang sudah mudah” Javier menanggalkan bajunya untuk mengganti.
HOKAY READER, KENDORIN DULU YA URAT SYARAFNYA. EMANG GINI KALO FLASBACK. SEBENTAR LAGI KISAH INI AKAN SELESAI AKAN BERGANTI KISAHNYA “ERIC ZHAN DAN IRENE”. KOK BISA THOR? YA BISALAH NAMANYA NASKAH TERGANTUNG YANG NGETIK JUGA KAN. 😇
SO BIGGEST THANKS TO READERS YANH ROYAL BAGI TIP, VOTE BANYAK-BANYAK & RAJIN LIKE NOVEL INI.
__ADS_1
OKAY KITA LANJUTIN LAGI BACK TO SCRIPT, ENJOY. 😍😍😍😍😍
Berpamitan dengan keluarga tuan Kim malam itu juga. Jenny yang sudah bisa menetralkan emosinya sudah kembali ke mode santai.
“Oh iya oppa, maaf jika selama ini aku sudah membuatmu tidak nyaman. Terimakasih atas bantuannya selama ini” Jenny memberikan salam hormatnya.
“Aktor Jung terimakasih selama ini sudah membimbing Putri kami Jenny. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya selama disini. Sampaikan salamku untuk keluarga Jung” tuan Kim mengantarkan Javier sampai ke pintu gerbang villa.
“Aktor Jung karena kau tidak bisa berlama-lama disini maka terimalah bingkisan kecil ini. Mohon diterima ya, semoga berkenan” menyerahkan sebuah bingkisan yang dibungkus kain sutra yang disulam.
“Baiklah aku terima bingkisannya ini, paman-bibi & Jenny aku pamit dulu. Sampai jumpa lagi” Javier masuk kedalam mobil yang sudah tiba didepan pintu gerbang Villa.
Mobil Javier sudah pergi meninggalkan kawasan villa. Javier mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang karena kondisi jalanan ya perbukitan & berkelok. Dia menikmati suasana malam ini, layaknya orang biasa yang mengemudikan mobilnya. Asisten Park tertidur pulas di kursi sebelah kumudi. Dengkurannya menjadi alunan musik memecah kesunyian malam.
****PAGI HARI****
“Hoammmbbbb akhirnya pagi juga, saatnya membantu tuan rumah berbenah, ayo semuanya bangun jangan jadi pemalas” gelegar suara senior Park menggema diseluruh ruangan.
“Hah masih jam 5.30 apa kau gila” gertak nampin setengah sadar terbangung.
“ Hoammmbbb kak Nampin ayo kita bantu pemilik rumah ini. Tidak pantas sebagai tamu mempersulit ruan rumahnya” Diandra mengemasi selimutnya.
“Ouh..... Perutku mulasssss, aku ke toilet dulu kawan-kawan. Nanti aku susul setelah urusan pribadiky selesai” Devi meloncat ke toilet.
Mereka ikut kerja bakti membantu tuan rumah. Setelah selesai membantu ruan rumah mereka mengantri membersihkan diri untuk mandi.
Sarapan pagi ini mereka merencakana untuk pergi ke Puncak festival chuseok. Parade & kegiatan ini menjadi sangat menarik karena mengenalkan budaya Korea. Mereka sangat menikmati liburan kali ini di villa. Sampai lupa dengan keberadaan dimana Javier & asisten Park berada. Mereka sudah terlena dengan keceriaan masing-masing.
ΠΠΠΠ KANTOR AGENSI ΠΠΠΠ
__ADS_1
Pengacara Lee beserta tim pengacaranya sudah tiba di kantor agensi. Untuk membahas tuntutan kepada Tracy Zhan. Akhirnya disepakati kalau pihak agensi meminta Tracy Zhan menyerahkan semua dokumentasi yang berkaitan dengan Javier. Bila dikemudian hari ada file yang tersebar maka pihak agensi dapat menuntut pihak Tracy Zhan. Hal ini disetujui kedua belah pihak, walaupun Javier merasa tidak puas dengan perjanjian tersebut.