LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
56. HADIAH WISUDA


__ADS_3

***


Hari ini Safira sengaja mengirimkan kebaya khusus untuk dipakai Diandra saat wisudanya. Diandra memakai kebaya itu ternyata sangat pas ukurannya. Lalu dia melakukan panggilan video dengan safira.


"Kabayanya sangat Bagus, aku suka. Terimakasih Safira."


"Aku & Mas Raihan tidak bisa ke Korea setidaknya kado kami sudah sampai di Korea. Diandra selamat ya atas kelulusanmu. Kau hebat sekali,kami sangat bangga." Raihan ikut nimbrung asik.


"Aku sudah ingin kembali ke Indonesia tapi masih 4 bulan kontrakku berakhir. Apakah aku akan segera punya ponakan? Diandra mengintip dari layar ponsel.


"Bulan depan aku akan melahirkan, doakan semoga persalinan lancar. Kau akan menjadi tante ketika kembali." Safira sambil pamer perut buncitnya.


"Wah Mas Raihan akan menjadi ayah selamat ya." Diandra mengacungkan dua jempol.


Ditengah-tengah percakapan Javier melakukan panggilan video pula.

__ADS_1


"Diandra aku berada di depan apartemenmu, apakah kau tidak mendengar suara bel?" Javier sambil menunjuk tombolbel.


"Aku sudah pindah di Asrama, maaf tidak memberitahumu. Ada perlu apakah?"


"Aku membawakan produk perawatan kecantikan. Kak Nampin bilang kau akan wisuda, makanya aku membawakan ini semua. Segera kirim alamatmu nanti biar dikirim kurir. Ini hadiahku sebagai ucapan selamat." Perintah Javier.


"Ta... tapi kemaren kau sudah memberikan aku ponsel dan sekarang paket perawatan kecantikan. Aku bahkan belum memberi hadiah balasan."


"Berdandanlah dengan cantik, itu saja sudah cukup bagiku. Selama ini kau sibuk hingga tak sempat merawat tubuhmu sendiri. Untunglah Kak Nampin Spoiler."


"Terimakasih banyak." Diandra tak banyak bicara.


***


"Tuan Muda mulai sekarang saya yang bertugas menggantikan Irene." Mengambil gelas anggur dari tangan Hansen.

__ADS_1


"Jadi ayah ya yang mengutusmu kesini. Aku baik-baik saja Marco, tetaplah disisi ayahku. Besok aku serahkan Dokumennya semua. Kau jangan kawatir." Hansen tersedak minuman keras.


" Tuan muda adalah masa depan perusahaan. Sudah sepantasnya saya menjaga aset berharga tuan Wijayakusuma. Diandra bukan kekasih tuan muda?" Marco meletakkan tangannya dipundak majikannya.


"Kenapa dia mencampakkanku lagi? Aku tidak pernah melakukan dosa itu, semuanya diluar kendali. Marco apakah aku kurang baik memperlakukan Diandra. Semuanya aku berikan tapi dia tak mau mendengarkan penjelasanku! Hansen mencekik kerah kemeja Marco.


"Aku sudah mengirim anak buahku di Korea. Mereka sudah mengambil memori & kartu dari ponsel Nona Diandra. Walaupun ponselnya rusak parah tapi data menyimpannya bisa diperbaiki lagi. Nomor IP ponsel sedang di lacak. Tunggulah beberapa saat lagi pelakunya akan aku tangkap." Marco meyakinkan majikannya.


"Aku sangat payah ya, kau pasti menertawakan kebodohanku." Hansen berhenti minum beranjak dari sudut ruangan tempatnya duduk.


"Kedapan biar aku yang menjaga Tuan Muda, resiko yang terlihat sepela terkadang menjadi bom waktu. Sudah larut malam Tuan Muda istirahatlah, malam ini aku akan bermalam disini."


"Terimakasih Marco, maaf sudah merepotkanmu."


Marco mulai mendapat laporan kalo IP tersebut milik Rita yang bekerja sebagai asisten Han Dae Yoo. Marco juga mengecek data keuangan Agensi yang ada penggelapan dana pajak & royalti. Ternyata Foto Han Dae Yoo & Hansen adalah foto lawas. Karena warna rambutnya berbeda dengan yang sekarang. Sedangkan wanita dalam video itu bukan artis dari agensi melainkan wanita bayaran yang dipesan khusus oleh Asisten Rita.

__ADS_1


"(Hah seperti ini saja kau tidak bisa selesaikan, pantas saja kau bercerai dari suamimu.) Irene.... Irene ternyata kau kurang gesit dalam hal analisis." *Marco tersenyum getir.


"(Kit.... ah lidahku tergigit, pasti ada yang membicarakan jelek aku dibelakang*). Irene sedang makan malam dirumahnya. "


__ADS_2