LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
SELAMAT ULANG TAHUN, IBU


__ADS_3

***CAFE EMERALD***


Kebiasan para istri konglomerat, pejabat & taipan negara China ialah minun teh di galeri seni. Kali ini Me Chuan melampiaskan kekesalannya dengan menjamu teman sosialita. Dalam klubnya jumlah anggotanya sangat dibatasi. Dari tamu yang hadir dia hanya mengundang 4 orang saja. Mereka datang dengan setelan baju mahal, tas kulit edisi terbatas, perhiasan berlian & tentunya status sosial mereka. Sudah menjadi agama bagi kaum kapitalis memujakan dirinya sendiri dengan kekuasaan & hartanya.


“Hai Mei Ling sayang, lama tak berjumpa” Mei Chuan mencium pipi kanan & kiri saudarinya.


“Baik kak Chuan, katanya iparku pergi bermain mahyong ya. Lalu kau mengajakku kemari” meletakkan tas mahalnya dengan hati-hati dikursi yang kosong.


Kursi kosong itu memang sengaja disediakan untuk para tamu elit. Mereka memperlakukan tas sama halnya bayi. Harus hati-hati & tidak boleh lecet sedikitpun.


“Begitulah Mark, aku pikir dengan menyingkirkan Vivian semuanya beres. Aku mendapatkan Mark & menikmati hartanya. Tapi aku harus rela berbagi dengan pacar-pacarnya” tersenyum getir.


“Bukankah dulu aku katakan, jika suamimu memiliki kekasih muda. Kau lakukanlah hal yang sepertiku kak Chuan” melirik pengawal yang datang bersamanya.


“Maksutmu?” Masih bingung.


“Ayolah kak Chuan, usiamu walaupun tidak muda tapi kau masih cantik & segar. Kau merawat tubuhmu dengan baik. Hanya saja usia memang menggeruh keindahan ragawimu. Terlebih kau melahirkan dua orang anak & menyusui selamat 2 tahun” Mei Ling mengambil cangkir berisi teh teratai.


“Aku tidak pernah berpikir untuk menduakan Mark, walaupun ingin sekali aku merusak wajah wanita-wanitanya” menggenggam kuat kain syal dilehernya.


“Untuk apa kau merusak wajah mereka, tindakan kriminal akan mengotorimu. Apa kau ingin menghabiskan masa tuamu dipenjara kak? Dengarkan saranku, bahagiakan dirimu dengan uang suamimu. Lalu nikmatilah kehidupan yang kau inginkan” mengusap punggung tangan Mei Chuan.


“Aku takut ketahuan Mark, jika dia tahu pasti akan membunuhku” bergidik ngeri.


“Kak Chuan, aku akan ajari kau cara bermain cantik. Ikutlah bergabung dalam klub-ku. Aku yakin pandanganmu akan berubah setelah kau mencobanya” tersenyum tipis.


“Hemmbb... Tidaklah, kau saja yang lakukan itu. Aku tidak ingin melakukan hal kotor itu. Jika Demian & Lilian tahu pasti mereka menghujatku” mengangkat kedua bahunya.


“Baiklah, awalnya aku dulu sepertimu mampu bersikap idealis. Tapi banyak istri-istri yang kesepian & haus belaian suami akhirnya mereka bergabung” membuka ponselnya.


“Aku hanya mencintai Mark sejak dulu, lebih tepatnya saat dia masih berpacaran dengan Vivian. Karena Mark menikahi Vivian yang miskin hidupnya sulit. “


“Lihatlah foto pria-pria tampan ini. Semuanya berkelas & tampan bukan” memperlihatkan koleksi pria dari ponselnya.


“fruttt... Uhuk uhuk” Mei Chuan tersedak.


“Tenanglah kak mereka bukan lelaki bayaran yang bisa dipakai sembarang orang. Aku jamin mereka bersih & berkelas” Mei Ling meyakinkan saudarinya lagi.


“Sudah hentikan ocehanmu itu, sebentar lagi teman kita akan tiba disini. Lebih baik kita bersiap bermain mahyong. Taruhan tertingginya adalah tas kalian masing-masing, bagaimana? “

__ADS_1


“Kau nakal sekali, sudah pasti ingin membuatku menangis kalah bukan. Kali ini tidak akan kubiarkan kau menang” mereka mengacak potongan-potongan kotak dadu mahyong.


Mereka sudah berkumpul dimeja mahyong. Sesekali mereka bergosip menceritakan keburukan temannya yang lain. Taruhan pun bermacam-macam. Mulai dari perhiasan, kartu kredit, tas & paket liburan.


***ADEGAN TRACY ZHAN***


Perjalanan yang jauh & melelahkan tak terasa. Saat Tracy berhasil mendaratkan helikopternya dilandaskan. Ibunya yang melihat putrinya datang menghampirinya.


“Sayang, akhirnya kau datang” memeluk putrinya.


“Ibu, maafkan aku yang baru bisa mengunjungimu. Kak Eric baru memberikan aku ijin. Dia memberikan hadiah ini untuk kita” memamerkan kantong berisi berlian.


“Apa?”


“Cobalah pegang teksturnya” mengerjai ibunya.


“Seperti biji-bijian, apakah ini biji-bijian sayur atau buah? “ Bertanya dengan polos.


“Hahahahaha ibu, ibu jelas bukanlah. Ayo kita masuk kedalam rumah” menggandeng ibunya agar tidak penasaran lagi.


“Ibu tidak tahu kau akan datang jadi tidak ada makanan istimewa untukmu” menuangkan teh krisan kedalam cangkir Tracy.


“Putriku, nyawa kalian lebih berharga daripada hidup ibumu ini. Ibu tidak masalah tinggal disini sendirian. Lagipula ada pengawal yang kalian tugaskan ” memainkan bola matanya kearah pengawal yang berjaga.


“Ibu, aku ingin tinggal bersamamu & kak Eric” memeluk pinggang ibunya erat.


“Putriku, ibu juga ingin merawat kalian dengan baik. Tapi keadaan kita sekarang tidak mungkin hidup dengan tenang. Terlalu banyak musuh yang mengancam” mengusap-usap rambut Tracy.


“Aiya... Ayo kita buka hadiah dari kak Eric” Tracy melepaskan pelukannya.


Dibukanya isi kantong berwarna putih gading itu. Isinya sangat luar biasa indahnya batu mulia itu. Keduanya mengagumi benda yang dipuja manusia sebagai lambang kekayaan & prestige.


“Eh apa ini” membuka lipatan kertas kecil.


“Mungkin sertifikat resmi berlian ini bu, kata kak Eric ini berlian resmi jadi ada surat legalnya.”


Secarik kertas yang ditulis oleh Erick untuk ibunya.


____________

__ADS_1


***Ibu,


Selamat ulang tahun ibu, maaf aku tidak bisa mengucapkan secara langsung. Aku sengaja mengirim Tracy kesini untuk menemanimu. rayakan ulang tahunmu bu, kau adalah malaikatku. Terimakasih sudah melahirkan kami kedunia. Untuk beberapa hari ini, kuijinkan Tracy tinggal bersamamu. Aku sedang sibuk, bulan depan persiapan pergi ke Jepang. Hadiah kecil ini pergunakanlah dengan baik.


Putramu Eric***.


______________


Begitulah isi surat anak kepada ibunya, bukannya tidak rindu hanya saja. Eric tinggal bersama Mark, kehidupannya selalu diawasi. Jadi dia tidak boleh gegabah dalam bertindak.


“Jadi ini hadiah ulang tahun ibu ya, wah keren sekali kak Eric” mengambil 1 butir berlian ditangannya.


“Ibu merindukan kakakmu hiks hiks “ lelehan kristal mencair dari mata wanita tua itu.


“Ibu, aku akan meminta kak Eric agar ibu bisa keluar dari sini” menenangkan hati ibunya yang sedih.


“Tapi kalau Eric menolak bagaimana” takut mengecewakan putranya.


Selama ini Eric menyembunyikan ibunya demi keselamatan bersama.


“Aku akan memohon kepada kak Eric” yakin denga ucapannya.


“Terimakasih nak, cup” mencium kening Tracy.


***ADEGAN LILIAN***


Kamar gadis itu berantakan, semua isi lemari dikeluarkan keluar. Dia melemparkan ponselnya ke kaca kamar mandi. Dia kesal karena Eric tidak membalas pesannya. Lilian murka, karena digunjingkan hal buruk & Eric acuh padanya. Beberapa botol anggur berserakan dilantai. Berbagai merk & tahun pembuatan yang lama. Dari atas balkon Lilian melihat mobil Eric masuk halaman. Segera mungkin ia menyeka air matanya, lalu membasuh wajahnya yang sembab agar terlihat segar. Ia sibuk mencari-cari baju untuk berganti. Karena tergesa-gesa dia tidak sadar menginjak pecahan kaca beling.


“Aauwh... Sakit ahhhh” telapak kakinya berdarah.


*****Author said:


Halo apakabar reader semuanya??semoga sehat selalu & banyak rejeki.


Ada banyak komen masuk seperti ini:


-Kok kisah Hansen-Diandra kelar?


-Ah gak seru udah ganti pemain.

__ADS_1


- Tunggu, atur nafas baca ampe tuntassss....kisah bang Hansen & Diandra masih nyambung kok di Novel SAAT KU PERGI by Vitamin A. Silahkan dicari ya! *hehehhe


__ADS_2