
***
Dae Yoo memberanikan diri untuk terang-terangan mengejar Hansen. Gadis itu sudah kepalang jatuh cinta. Tuan & Nyonya Wijayakusuma hanya mengizinkan tapi keputusan ada ditangan putranya. Dae Yoo memituskan untuk berkunjung ke Kantor untuk mengantarkan masakan Nyonya Wijayakusuma sebagai alibi. Setelah beberapa hari sikap Hansen memang ramah kepada tamu ibunya itu. Tapi Dae Yoo memiliki niatan lain & cukup berani sebagai perempuan ambisius. Dae Yoo meminta Nyonya Wijayakusuma untuk mengundang Hansen makan malam. Lalu membuat Hansen mabuk berat, Dae Yoo berinisiatif untuk mengantar Hansen kerumahnya. Setibanya dirumah Dae Yoo membopoh tubuh Hansen sempoyongan. Diandra membuka pintu sangat kaget mendapati kekasihnya pulang dengan wanita cantik. (Apa-apaan ini kembali dari Korea malah semakin parah, apa yang dia lakukan disana)
***(Percakapan asli menggunakan bahasa Korea tapi disadur menggunakan bahasa Indonesia)***
"Mari nona saya bantu membopong tubuh Tuan Muda." Diandra menawarkan bantuan lalu memegang tangan kiri Hansen.
"Oh terimakasih Nona Pelayan, berat sekali. Dimana kamarnya tolong antarkan kami sampai disana." Jawab Dae Yoo sopan.
Setelah merebahakan tubuh Hansen diranjang, Diandra pamit keluar. Lalu Dae Yoo mengikuti dari belakang kalo dia haus minta dibuatkan jus. Didapur Dae Yoo memperkenalkan diri sebagai calon istri Hansen dan akan bertunangan dalam waktu yang dekat.
"Jadi selama diKorea selain mengurus perpindahan kewarganegaraan Bibi & Jae Min Oppa juga membeli saham di agensi Javier." Cerita Dae Yoo polos.
"Lalu bagaimana keadaan tuan muda Javier di Asrama militer? "
__ADS_1
"Kami hanya sebentar saja karena jadwal Javier Oppa padat. Lalu kami makan malam mewah diRestoran romantis. Nona siapa namamu? Mari kita berteman."
"Namaku Diandra."
"Kau sangat cantik untuk ukuran seorang pelayan. Pergilah keKorea kau bisa masuk Agensi Javier Oppa. Aku akan merengek Jae Min Oppa untuk debutmu. Tapi kau harus mendukungku. Impaskan hehehe ."
"Aku harus lulus tes ujian nasional dulu baru bisa kesana. Lagipula biaya kesana sangat mahal. Jadi itu hanya mimpi."
"Bantulah aku menumpas wanita yang akan mengganggu hubunganku dengan Jae Min Oppa. Karena aku sudah mencintainya ,bahkan restu kedua belas pihak sudah kami dapati." Dae yoo dengan bangga pamer.
***
Malam itu juga Diandra sampai dirumah Safira dan menceritakan semuanya. Safira menampung sementara Diandra sembari menunggu jadwal tes ujian bahasa Korea. Diandra memang patah hati tapi dia sadae posisinya siapa. Dia memacu semangatnya agar bisa lulus & berangkat ke Korea.
***
__ADS_1
Pagi hari Hansen terbangun, kepalanya sangat pusing. Dia terkejut karena wanita disebelahnya bukan Diandra kekasihnya melainkan Dae Yoo. Tidur mengenakan kemeja putih milik Hansen agar menggoda.
"Kau! Bangun wanita murahan!" Gertak kasar Hansen menendang Dae Yoo.
"Tidak bisakah kau lembut sedikit dengan wanita!" Dae Yoo melawan.
Nyonya Wijayakusuma yang sudah tiba mengantar baju ganti untuk Dae Yoo kaget mendapati adegan ranjang. Dae Yoo tergeletak dilantai mengenakan baju seksi, sedangkan Hansen bertelanjang dada memegangi kepalanya.
"Ibu, bisakah kau jelaskan apa yang terjadi semalam? "
"Hansen, ibu baru tiba disini tidak tau apa-apa tentang semalam." Jawab Nyonya Wijayakusuma.
"Kepada gadis liar ini bisa berada diranjangku?Siapa yang berani menjebakku!!"
"Tidak peduli bagaimana perlakuan kasarmu tapi kau harus bertanggungjawab atau aku sebarkan foto-foto ini! " Ancam Dae yoo.
__ADS_1