LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
75. BELUM MOVE ON


__ADS_3

"Hallo Irene?"


"Iya Nona Almira."


"Kau tahu siapa mantan terindah nya Hansen? "


"Maaf Nona saya tidak tahu karena itu privasi Tuan Muda."


"Irene, aku mohon jujurlah padaku. Dia bahkan tidak menyukai apa yang ada padaku. Lalu kenapa beberapa bulan ini dia memanjakanku?"


"Nona apa kau sedang menangis?"


"Hwaaaa Irene dia mencampakkanku katanya dia tidak suka warna rambutku, potongan rambutku & merk baju yang aku pakai."


"Nona sebaiknya kau tenang dulu. Sekarang kau tahu kemana Tuan Muda pergi? "


"Entahlah, kalau dia ke Surabaya tolong kabari aku. Saat ini aku masih berada dihotel semalam kami menginap. Tapi pada Fajar dia baru kembali kekamar dengan pakaian lengkap. Bahkan berbaring denganku saja tidak mau. Apa sebegitu menjijikkan tubuhku ini dimatanya? "


"Nona kau tenanglah, mungkin Tuan Muda sedang banyak pikiran & pekerjaan. Aku harap kau bisa mengerti jika kau tulus mencintainya. Lelaki akan mencari hal yang membuat nyaman. Kalau dia tertekan pasti akan kabur pergi."


"Aku mengerti Irene, apakah aku boleh tau siapa mantannya Hansen?"


"Sekali lagi maaf Nona, silahkan anda bertanya langsung pada beliau."


"Baiklah kalau begitu, aku tahu kau sangat Setia pada majikanmu. Terimakasih. "😌


"Sama-sama Nona Almira."


°°°°


"Telpon dari siapa?"Marco

__ADS_1


"Nona Almira lagi. Kali ini dia menanyakan siapa mantan terindah Tuan Muda."


"Lalu?"


"Tentu saja tidak aku beritahu, kau tahu sendirikan banyak sekali."


"Yang terakhir itu siapa?!


"Siapa yang mana?"


"Yang di Korea itu hah."


"Oh itu."


"oh itu, oh itu buruan jawab bikin kesel pembaca novel aje loe! "😖


"Hahaha sorry stroberi my buddy."


"Diandra adalah mantan terakhir Bos, sekarang mereka berpisah. Dulu juga seperti ini tapi balikan lagi jadi kita pantau saja sejauh mana usaha Almira untuk mengganti posisi Diandra."


"Mau taruhan?" Marco.


"Ya ayok ah skuy."


"Aku pegang move-on."


"Marco kau akan kalah, aku bilang balikan."


"Hemb Bos akan aku kenalkan dengan perempuan yang lebih cantik dari Diandra."


"Jangan terlalu meremehkan, walaupun Diandra kalangan bawah dia bisa menjadi Cinderella."

__ADS_1


"Upik abu ya upik abulah."


"Kau ini mentang-mentang play boy bukan berarti Bos kita demikian. Almira saja ditolak mentah-mentah."


"Hati bisa berubah Irene, dulu aku juga naksir kamu. Sekarang biasa aja bahkan aku sudah bahagia hahaha."


"Marco sialan."


°°°


Didalam pesawat Hansen merenungkan semua kejadian demi kejadian yang sudah terjadi. Dapatkah dia menerima Almira sebagai pengganti Diandra. Sedangkan hatinya masih berat melangkah pergi. Penantian yang lama sudah berakhir tapi Javierlah yang berada saat bahagia itu. Dibukanya kembali galeri foto-foto kenangan. Semakin tersayat-sayat teriris oleh kenangan. Awalnya dengan memiliki Almira bisa melepas Diandra dengan tenang. Tetapi melihat Diandra bersama Javier membuatnya cemburu berat.


Pesawat sudah mendarat di Bandara Juanda, Marco & Irene sudah berada disana menjemput.


"Tuan Muda selamat datang kembali ke Surabaya. Hari ini Nona Almira menelepon menanyakan siapa mantan terindahmu." *Irene.


Deg.... dada Hansen tersentak*


"Kau jawab apa? "


"Tidak ada."


"Lancang sekali dia, jangan ceritakan tentang Diandra.Aku tidak mau menyulitkannya lagi. Lalu masalah kantor bagaiman Marco?"


"Kantor aman terkendali Tuan Muda. Aku kesini untuk menjemput Tuan Muda karena Tuan Wijayakusuma."


"Ada masalah apa?"


"Beliau ingin anda segera mengganti posisi CEO secepatnya."


"Lalu wakil CEO yang baru sudah ditentukan belum?"

__ADS_1


"Segera dilaksanakan setelah beberapa seleksi."


__ADS_2