
√ LANJUTAN JAMUAN MAKAN MALAM
Megumi menyadari bahwa selama ini dialah yang mencintai Eric. Didepan Eric dia pura-pura tidak memiliki perasaan, sebenarnya Megumi lah yang membujuk Mark secara rahasia.
“Ehemm, ijinkan aku bicara,” Megumi mencoba mendinginkan percakapan yang mulai panas. “ Kami akan menikah, tapi tidak sekarang. Selama tujuh tahun kami bertunangan semuanya berjalan baik. Jika menikah hanya perjanjian diatas kertas, makan diatas kertas itu pula pernikahan berakhir. Jadi aku memutuskan untuk tinggal bersama Eric-kun mulai sekarang. Agar kalian percaya hubungan kami baik-baik saja.” Dari bawah meja tangan Megumi mencengkeram tangan Eric, agar dia diam.
Semuanya beradu tatapan mata, saling berpikir keras. Apa maksud dari perkataan Megumi ini. Dan bagaimana bisa Mark memperoleh dukungan sepenuhnya dari ayah Megumi. Pernikahan adalah cara terkuat mengikat dua keluarga. Sedangkan ayah Megumi ingin segera menimang cucu sebagai penerus keluarga. Mei Chuan mengambil panggung ini untuk menarik simpati.
“Aku akan mendukung Megumi, karena yang menjalani pernikahan ini Megumi dan Eric. Ini jaman modern bukan jaman kuno, dimana pernikahan sebagai alat transaksi. Lagi pulsa umur Eric masih muda, sebagai calon pemimpin rumah tangga. Dia harus bekerja lebih ekstra keras, jika menghidupi Megumi tidak cukup dengan Cinta saja. Bukan begitu Eric heheheh.”
Dia berkata begitu karena ingin mengulur waktu pernikahan. Dan Demian bisa masuk kedalam hubungan Eric. Dengan begitu, akan mudah menyingkirkan Eric. Karena dengan dibatalkannya pernikahan ini, Citra Eric di mata keluarga Megumi menjadi jelek. Untuk menutupi malu, maka Demian lah yang maju menggantikan Eric. Saat Eric membuat Mark malu, dia akan menghasut Mark untuk mencoret dari ahli waris.
“Aku tidak setuju jika sepasang tunangan hidup dan tinggal bersama.” Lilian menolak ide Megumi.
“Anak kecil diam! “ Mark murka karena Lilian tidak sopan.
“Tenanglah tuan Mark, kita pikirkan jalan solusinya. Aku akan mendukungmu di Pemilu ini. Asal kau tahu bukan porsi yang aku ajukan.” Mark paham isyarat Ayah Megumi.
__ADS_1
“Maafkan ketidak sopanan anak-anakku, selama ini istriku sibuk menghambur-hamburkan uang. Dia tidak bisa mendidik anak-anaknya dengan baik. Aku mohon pengertiannya, “ Kali ini habislah Mei Chuan menjadi sasaran Mark. Wajah Mei Chuan sudah pusat pasi karena ucapan Mark seolah cambuk api yang siap merobek kulitnya.
“Baiklah, kita yang salah sudah menekan mereka. Pasangan muda berbeda dengan jaman kita waktu muda. Dulu kita menurut apa kata orang tua. Kerena mereka menyiapkan segalanya. Tapi sekarang jaman berbeda, dimana anak muda mencari jati dirinya sendiri. Kita sebagai orang tua hanya memantau dan menasehati jika mereka salah jalan.” Ayah Megumi kali lebih bijaksana.
“Bagaimana denganmu Eric, apa kau memilih menikah atau hidup bersama dengan Megumi. Jawab sekarang atau aku akan mengajarimu sebagai lelaki! “ Eric yang terdiam mengerti kalau ayahnya pasti akan menekannya.
“Baiklah, aku akan tinggal bersama dengan Megumi sebagai syarat pengganti menikah. Saat kami tinggal bersama, aku harap dari kalian jangan mencampuri kehidupan kami.” Wajah Mark dan ayah Megumi tersenyum lega. Tidak masalah pernikahan politik ini di tunda, yang terpenting Megumi akan diperlakukan dengan baik oleh Eric.
“Aku akan membelikan kalian rumah untuk kediaman kalian.” Ucap Mark dengan mantap, sebagai kompensasi hidup Megumi terjamin.
“Aku sudah memiliki kondominium, besok Megumi bisa pindah kesana.” Lilian yang mendengar itu semakin panas dan marah.
“Adik, kak Eric itu seorang dokter bagaimana dia mendapatkan apapun yang dia mau. Jangan ikut campur, mungkin dia bisa membelinya dengan mencicil atau memang menabung sebelumnya.” Demian menjelaskan agar adiknya tidak terlalu berambisi dengan Eric.
“Lilian, dari tadi kau banyak bicara. Minta ma’af dan masuk kamar, jangan menjadi wanita pembangkang di depan calon besan dan kakak iparmu!” Mei Chuan ingin segera mengakhiri sesi jamuan makan malam ini.
Walaupun menolak untuk menikah sekarang, tapi suatu saat nanti hal itu pasti terjadi. Mark pasti akan memaksanya menikah juga. Megumi memang gadis yang baik dan berpendidikan. Tapi Eric tidak memiliki ketertarikan khusus. Selama mereka bertunangan tidak pernah sekalipun mereka berkencan. Beberapa kali Eric mencoba, pada akhirnya gagal. Karena perasaannya tidak pernah ada untuk Megumi. Setelah jamuan makan malam, seluruh anggota kelurga mengantar tamu tersebut. Selepas tamu itu pergi, Mark menarik rambut Mei Chuan. Tidak ada yanh berani melerai termasuk Demian. Eric juga tidak mau menolong ibu tirinya, karena dia benci mulut tajamnya. Selamat bagi Lilian yang menerima hukuman dikunci dikamar.
__ADS_1
*
*
*
Plak, plak plak berulang kali suara pukulan dan tamparan mendarat di wajah dan tubuh Mei Chuan. Wanita itu hanya menangis meronta-ronta dan memohon ampun. Agar amarah Mark berhenti, penyiksaan itu dilakukan di kamar mereka. Mark menjadi pemarah sejak anak-anak mereka beranjak dewasa. Lebih tepatnya saat Mei Chuan sudah menunjukkan tanda-tanda penuaan. Dulu dengan wajah cantik dan bentuk tubuh ideal, dia memikat Mark. Semua itu sudah hilang tergerus waktu. Tetapi selera Mark tetap sama tidak berubah, wanita muda, cantik dan tentu yang sesuai seleranya.
“Ini hukuman untuk mulutmu yang tak berguna dan hukuman untuk putrimu. Ajari dia cara sopan santun, jangan ikut campur urusan orang tua. Urus anakmu menjadi berguna, jangan hanya bisa menghabiskan uangku. Kalau dia tidak bisa berguna, maka aku akan menggantinya dengan perjodohan. Putrami Demian juga, sudah bertahun-tahun bekerja tapi masih saja bodoh tidak pintar berbisnis. Semua yang dia kelola selalu menemui masalah. Berbeda dengan Eric, walaupun menjadi dokter. Dia sudah berhasil mendapatkan nobel dan penghargaan di bidang kedokteran. Kau tahu tidak, kolegaku selalu iri bila Eric tampil di acara ekslusif. Malam ini aku tidur di luar, jika kau tidak berbenah. Aku akan mencari istri yang berguna! “ Merk menjatuhkan ikat pinggang untuk menyiksa Mei Chuan.
Sekujur Mei Chuan penuh dengan luka-luka, tangisannya seperti hutang. Ya, hutang dengan ibundanya Eric. Jika saja Eric tidak berhasil membawa kabur ibunya, mungkin Tracy dan ibunya sudah meninggal. Mei Chuan orang yang sangat sadis, kini karma dimulai. Dirinya yang dulu dipuja Mark, sekarang menjelma menjadi kain lap usang.
“Ibu, aku bantu kau naik keatas ranjang. Seharusnya ibu diam saja, jika ayah tidak menanyakan pendapatmu. Kak Eric adalah putra kandungnya, bukan darah dagingmu jadi tidak seharusnya ibu ikut campur. “
“Bagaiamana dengan adikmu yang dikurung di kamar?” Mengusap wajahnya yang berdarah.
“Ada pelayan yang berjaga di depan pintu, aku dilarang mendekat atau masuk.” Demian memberikan membersihkan luka-luka di sekujur tubuh ibunya.
__ADS_1
Beruntung Eric memiliki beberapa persediaan obat penahan sakit, dia menitipkan kepada Demian. Agar keadaan Mei Chuan tidak buruk, setelah di siksa oleh Mark.