LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
SPOILER NOVEL LEPASKAN AKU, BOS 2


__ADS_3

°°°


Cahaya matahari pagi menembus manja dari sela-sela korden kamar Hansen. Hari ini Hansen harus bersiap lebih lama dari biasanya karena serangkaian persiapan naik jabatan. Tuan Wijayakusuma akan menjadi dewa pimpinan perusahaan & menyerahkan jabatan CEO pada putra kebanggaannya.


"Tuan muda ini beberapa proposal & naskah pidato didepan karyawan mohon diperiksa lagi." Marco menyerahkan dokumen.


"Apakah semuanya sudah siap?"


" Sudah Tuan Muda."


"Baiklah kita berangkat sekarang, tapi aku mau melihat Diandra dulu dikamarnya." *Hansen selesai merapikan dasinya.


°°°*


Ternyata Marco membawa bayinya & seorang pengasuh perempuan yang tidak lain adalah Namira. Sahabat lama Diandra juga bekas pacar Ryan.


"Bagaimana bisa kau mengasuh bayi Marco?"


"Tuan Hansen memintaku untuk merawat bayi ini secara langsung. Selama ini Tuan Marco selalu ada untuk Tuan Muda jadi ini balasan kecil. Tuan Muda ingin memastikan tumbuh kembang bayi ini sangat baik. Beliau sangat kebapakan sekali, berbeda dengan Tuan Marco mengganti popoknya saja tidak mau hahahaha."


Namira & Diandra tertawa bersama sambil bermain dengan bayi Marco imut itu.

__ADS_1


"Sayang kau akan berangkat ke kantor sepagi ini?" Diandra mendekat sambil menggendong bayi.


"Iya, hari ini aku akan diangkat resmi menjadi CEO. Apa kau senang bermain dengan bayi?" Hansen mengusap pipi bayi tersebut.


"Entah kenapa aroma bayi yang khas ini membuatku betah main uyel-uyelan. Tolong bilang pada Marco untuk mengijinkan aku bersama bayinya sampai pulang kerja." Mata Diandra nanar memelas.


"Cih.. kau ini setiap ada bayi pasti mau menyitanya. Marco bolehkah Diandra mengasuh bayimu seharian? " Hansen ikut menciumi bayi Marco.


"Bagaimana ya, saya jadi sungkan." Marco mengusap kepalanya.


"Marco percayalah padaku, kan ada Namira yang membantuku. Ayolah Marco jangan pelit begitu denganku."


"Sayang, jangan begitu ah. Biar Namira yang menggendong bayinya. Kau harus banyak belajar untuk latihan kelak." Hansen membenarkan cara menggendong Diandra.


"Tentu saja, aku kan ikut bimbingan pra nikah. Kelak kau harus ikut ya agar tidak bermain-main atau asal nekat untuk menikah." Hansen mengambil alih bayi dari Diandra.


"Baik Tuan Muda." Namira & Marco kompak.


"Sudah sayang, bajumu ini nanti lecek. Berikan bayinya padaku." Diandra mengusap-usap wajahnya ditubuh bayi imut Marco.


"Nona Diandra selain Cantik perasaanya juga baik hatinya ya eh." Marco keceplosan.

__ADS_1


"Apa barusan kau bilang? Ulangi lagi! " Hansen memukul lengan Marco kesal. 😡


"Hah dasar Tuan Marco yang tidak ada akhlaknya. Sudah tahu masih ada Tuan Muda berani-beraninya celamitan." *Namira membawa pergi Diandra menjauh karena sebentar lagi ada suara penganiayaan. 😒


°°°*


Diandra benar-benar menikmati waktu bersama bayi Marco. Tidak disangka Laura hadir mengawasi Diandra & Namira yang sambil berbincang itu.


"Diandra apakah kau tidak ingin menikah lalu memilik bayi? "


"Kau lihat sendiri kan kau Hansen sangat sibuk, kadang dia hanya tidur 4-5 jam sehari. Kadang akhir pekan masih membahas bisnis atau olahraga."


"Tapi dia masih hangat bukan diranjang ups." Namira sontak menampar bibirnya sendiri.


"Kau ini kebiasaan, apa selama kau pacaran dengan Ryan tidak pernah melakukan hubungan dewasa?"


"Sebenarnya dia pernah merayuku tapi kutolak. Lalu dia berselingkuh dengan ibu bayi ini."


"Apa kau menyesal?"


"Tidak, untuk apa aku menyesalinya lagi pula dia masa lalu."

__ADS_1


"Baguslah, aku akan berikan beberapa produk kencantikan yang aku iklankan. Kau mulailah merawat dirimu dengan baik. Manjakanlah dirimu, karena tidak ada lelaki yang matanya kenyang hanya melihat perempuan biasa saja. Oke. "


__ADS_2