LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
66. TAMAT PART I ( LANJUTANNYA DI PART 11 LEPASKAN AKU BOS)


__ADS_3

***


INFORMASI :


-**KELANJUTAN KISAH HANSEN DAN DIANDRA STOP SAMPAI DISINI DULU YA.


-AUTHOR UDAH NULIS NOVEL BARU, MELANJUTKAN KISAH HANSEN DAN DIANDRA


.


-YANG BERJUDUL (LEPASKAN AKU BOS PART 2)" BABNYA UDAH BANYAK, SEGERA PINDAH BACA NOVELNYA YA.


-SETELAH INI KISAH DARI ERIC ZHAN YANG KELAK AKAN DIPERTMUKAN DI NOVEL KE 3 (DIGARAP SETELAH LEPASKAN AKU BOS PART 2)" TAMAT.


Singkat cerita novel "LEPASKAN AKU BOS PART 2 & 3 Final" lebih fokus pada perjalan Javier menerima takdirnya. Diandra & Hansen kedepan seperti apa kisahnya pasti akan seru.


***


Pagi harinya Hansen mengajak Diandra naik sepeda motor sport keliling kota Surabaya.


"Sayang lebih baik kita berangkat Fajar, kita melihat matahari terbit." Hansen mengenakan jaket kulit.


"Jadi selama ini aku tidak tahu kalau kau bisa mengendari sepeda motor sport kebut-kebutan?" Diandra mengambil helm.


"Ricky menjualnya untuk biaya melahirkan istrinya, mereka diusir dari rumah. Kita akan menengok keadaan mereka di Malang. Kau pasti suka anak kecil, aku membayangkan anak-anak kita kelak pasti lucu seperti kue mochi hahahahah. " Hansen memakaikan helm dikepala Diandra memastikan sudah aman.


"Malang?" Diandra kaget seolah tak percaya kali ini Hansen membawanya ke kota Malang.

__ADS_1


"Marco sudah bersiap menjemput kita dengan mobil, kita hanya mengendarai saat berangkat saja." Hansen melajukan motornya, tangan Diandra melingkar erat diperut Hansen.


Pasangan kekasih yang mengendarai motor akan lebih romantis karena sepanjang perjalanan. Bagaimana tidak tubuh saling menempel seolah tak ingin dipisahkan. Kalian para pembaca pernah gak ngerasain lutut dielus pasangan saat lampu merah. Nah itu hal sepele tapi manis untuk dikenang suatu saat nanti.


"Hansen selamat datang dirumah kami, siapa gadis cantik ini?" Ricky menyambut tamunya.


" Dia Diandra calon istriku, aku sengaja mengajaknya untuk mengunjungimu. Dimana anakmu, hari ini aku minta tolong ajari dia cara mengasuh bayi." Hansen merangkul sahabatnya.


Ricky memperkenalkan istrinya & bayi mereka yang tengah bermain dikamar tidur. Hansen & Ricky berbincang-bincang tentang pernikahan. Ricky harus diusir dari rumah karena orang tuanya sulit menerima keadaan istrinya.


"Jangan berkecil hati kawan, aku kembalikan motor ini kepadamu lagi. Gunakan untuk modal usahamu, jika gagal kau ajukan saja lamaran di anak perusahaanku." Hansen menyerahkan kunci & surat kendaraan.


"Hansen, terimakasih akan aku balas kebaikanmu, Aku memang benar-benar kesulitan ekonomi. Bagaimana Javier? Apa dia tidak apa-apa kalau tahu Diandra adalah kekasihmu.Ricky mengalihkan topik sembari menoleh kamar.


"Dia pergi saat acara makan malam, pagi ini terbang ke Bali untuk menenangkan diri. Sekalipun dia adikku tapi kalau aku menyerahkan Diandra padanya tidak ikhlas." Hansen menghela nafas.


"Diandra benar-benar cantik terlebih sekarang wajarnya bertebaran jadi Bintang iklan. Kudoakan semoga kau bahagia & Javier tidak berbuat ceroboh. Sekalinya benar-benar jatuh Cinta harus benar-benar patah pffft." Ricky tertawa diikuti Hansen yang ikut tertawa.


"Sayang sudah ya, main uyel-uyelannya sama bayi. Nanti kita punya bayi sendiri, kasihan bayinya Ricky kamu uyel-uyel terus." Hansen memeluk dari belakang.


"Hemmmbb yang lagi baikan, baik-baikin terus. Sayang kau sudah mengajarkan cara memarahi suami kepada Diandra tidak?" Ricky mendekati istrinya yang menidurkan bayinya.


"Tuan Hansen memangnya kau yang tidak peka, aku percaya Tuan Hansen lebih baik memperlakukan keluarganya kelak. Aku dengar Tuan Hansen juga mengikuti kelas konseling pra-nikah." Istri Ricky memberitahu.


Hansen & Diandra pamit dari kediaman Ricky, mereka meninggalkan beberapa hadiah untuk istri & bayi balita tersebut. Marco sudah menyiapkan sesuai arahan Hansen.


"Sayang, tidurlah di pangkuanku jika kau mengantuk. Besok mobil SUV yang aku pesan untukmu dulu datang kerumah. Jika ada tambahan besok kau katakan padaku." Meletakkan kepala Diandra di pangkuannya.

__ADS_1


"Wah aku penasaran, terimakasih sayang sekali hoamm. " Diandra tertidur pulas.


Drrrrttttt..... drrrrtttt...... Suara ponsel Marco bergetar.


"Hallo, kami akan segera kembali ke Surabaya secepatnya. Tuan Hansen bersama Nona Diandra sudah berada dimobil saat ini." Marco berbicara dengan Tuan Wijayakusuma.


"Katakan ada apa?" Hansen curiga dengan berubahnya ekspresi Marco.


"Tuan Javier mengalami kecelakaan parah di Bali. Saat ini sedang dibawa kerumah sakit keadaanya sangat kritis. Tapi yang terlebih buruk ialah korban dari Tuan Muda Javier seorang wanita yang hamil." Marco mulai melajukan mobilnya lebih cepat.


"Keterlaluan, bagaimana keadaan korban & keluarganya. Jangan sampai identitas Javier diketahui wartawan. Segera kirim Irene untuk membungkam pihak Rumah Sakit." Hansen mengehela nafasnya dalam-dalam.


Tak habis pikir kenapa Javier berbuat senekat itu. Hansen sangat manyayangi adiknya, tapi mengalah untuk wanita yang dicintai tidaklah mudah. Terlebih dia lebih dulu yang bertemu dengam Diandra. Sejak kecil Hansen sudah mengalah kekurangan kasih sayang ibu. Harus bekerja keras disekolah khusus, saat remaja harus belajar bekerja menjadi karyawan bawahan diperusahaan ayahnya. Sedangkan Javier selalu dipermudahkan hidupnya yang tinggal di Korea. Kali ini Hansen hanya sedikit egois tapi Javier sudah kelewatan batas.


"Tuan muda maaf, Irene mengabarkan kalau korban tabrakan Tuan Javier meninggal saat menjalani operasi. Tapi bayinya selamat." Marco pelankan suaranya agar Diandra tidak mendengar.


"Siapkan keperluanku beberapa hari ke Bali. Jangan beritahu Diandra kalau Javier kecelakaan & korbannya meninggal dalam keadaan hamil." Hansen menatap keluar jendela.


Malam ini langit Surabaya dihiasi kilatan cahaya petir. Suasana suram menyelimuti keluarga Wijayakusuma.


°°°°


-Kelanjutan kisahnya ada di novel "SAAT KU PERGI" karya penulis Vitamin A, jangan sampai ketinggalan kisah seru mereka lagi.


-Bisa dicari dikolom pencarian ketik judul atau naman penulis.


-Terimakasih banyak atas dukungan pembacaku yang tercinta.

__ADS_1


-Jangan lupa like & votenya ya bagi yang belum. Tetap jaga kesehatan kalian .😘😘😘


°°°°


__ADS_2