LEPASKAN AKU,BOS 1

LEPASKAN AKU,BOS 1
24. SALAH PAHAM


__ADS_3

***


Diandra sudah tiba dikantor Wijaya Grup, sudah ada Irene yang menunggu di lobi utama. Dengan sopan Irene menghampiri Diandra yang pertamakali mengunjungi tempat kerja majikannya. Bangunan yang mewah & megah berada dipusat Kota Surabaya. Diandra mengikuti langkah Irene dari belakang sembari mengagumi bangunan itu, karena tidak fokus memperhatikan jalan tidak sengaja menabrak seorang wanita cantik. Dialah Ava model cantik yang menjadi Brand Ambassador Mall milik Wijaya Grup.


"Dasar gadis miskin, perhatikan jalanmu. Kau tidak tahu kalo q ini kekasihnya pemilik gedung ini!"


Diandra menunduk & minta maaf, Irene yang melihat hal tersebut hanya menyampaikan sedang membawa tamu untuk Tuan Hansen. Raut wajah Ava menjadi geram karena gadis miskin itu terlihat kampungan membawa kotak makanan susun.


"Oh hanya seorang pengantar makanan, baiklah. Aku maafkan, lagi pula urusanku sudah selesai dengan Tuan Hansen. "


Diandra terpaku sejenak dengan apa yang ia dengar baru saja. Jadi selama ini dia hanya sebagai teman tidur ato mainan. Sangat pilu tapi dia menyadari bahwa majikannya sudah bersikap baik. Irene mengetuk pintu supaya diijinkan masuk. Hansen yang memang sibuk bekerja memang mengacuhkan kedatangannya. Setelah Irene memberitahukan kalo yg datang Diandra, barulah berhenti bekerja.

__ADS_1


*Sayang, kau telah tiba. Dudulah disofa sebentar lagi pekerjaanku selesai. Irene kau boleh pergi.*


Irene pamit keluar & menutup pintu bosnya, ada perasaan sedih ketika mengingat ucapan Ava kepada Diandra. Hansen lalu menghampiri kekasihnya yang sudah duduk disofa menanyakan apa menu siang ini.


*Sayang, kau memasak menu apa hari ini?*


"Hanya sup iga sapi, tapi sepertinya aku harus kembali kerumah." Diandra lalu bangkit dari duduknya.


"Tuan muda, saya sudah tahu yang anda maksud ialah anda sudah memilik wanita lain. Model cantik Ava bukan?" Dengan nada kesal penuh amarah.


*Kau tadi bertemu Ava ya, hemmb dia berkata apa saja coba ceritakan padaku pelan-pelan. *

__ADS_1


"Dia mengatakan kalo kau kekasihnya, lalu aku sadar diri hanya kentang bagimu! "


*Sayang, kau salah paham. Dia hanya model untuk Mall-ku tidak lebih. Bila dia sering bersamaku dalam suatu acara itu hanya untuk kepentingan bisnis. Lagipula aku hanya serius denganmu saja. Tidak ada wanita lain sungguh. *


"Sepertinya tuan muda selain pandai mengambil hati para gadis juga mahir mematahkannya." Airmata Diandra mulai pecah menahan sakit dihatinya.


*Sayang, dengarkan aku baik-baik memang banyak wanita disekelilingku. Bukan berarti semua aku kencani lalu aku tiduri mereka. Aku tidak sebejat itu. Kau lihat sendirikan kalo tanggungjawabku lebih berat. Lihatlah berapa banyak karyawan yang menggantungkan hidupnya. Tidakkah kau lihat terkadang aku bekerja sampai larut, bahkan hari liburpun aku lebih banyak dirumah untuk olah raga. Sayang, tidak semua lelaki kaya itu brengsek bahkan pria miskinpun bisa menjadi lebih buruk. * Hansen sudah mulai menyerah.


"Aku mau pulang. " Sesenggukan menangis.


*Tidak aku ijinkan sampai selesai masalah ini, jangan keluar dari ruanganku dalam keadaan buruk. Kalau selain kau aku tidak peduli, percayalah padaku semua yang aku katakan jujur. *

__ADS_1


Diandra menangis sampai tertidur disofa, Hansen yang selesai makan siang melanjutkan pekerjaannya. Irene datang membawakan selimut untuk Diandra. Lalu menceritakan apa yang telah terjadi. Bukan rahasia lagi banyak gadis yang mengejar pria kaya bahkan melakukan hal licik.


__ADS_2