
“Kita makan siang dulu, sayang. Daddy sudah pesan tempat,” ucap Andre sambil mengecup punggung tangan Lina. Mereka berdua sudah selesai urusan ke dokter kandungan
“Mami juga udah lapar banget, dad.........kita makan di mana?” tanya Lina seraya mengelus rahang suaminya.
“Rahasia.......,” jawab Andre.
“Mmm, daddy udah main rahasia-rahasia ya sama mami,”
“Ya, rahasia dong.....namanya juga mau kasih suprise buat istri,” jawab Andre dengan mengular senyum hangatnya.
“Sini sayang, dekat daddy duduknya......pengen peluk mami,” pinta Andre, salah satu tangan besarnya menarik pinggang Lina.
“Dad, malu di lihat pak sopir dari kaca spion,” bisik Lina di daun telinga Andre.
“Nggak pa-pa biarin, daddy cuma peluk aja.....nggak lebih,” balas bisik di telinga istrinya. Terpaksa Lina menerima tubuhnya di peluk suaminya, kalau hanya berduaan aja mungkin tidak terpaksa menerima pelukan dari suaminya.
Mobil mewah Andre masih dalam perjalanan menuju tempat yang sudah di pesan Andre. Lina yang merasa nyaman dipeluk suaminya, akhirnya terlelap selama perjalanan.
Selama satu jam lebih perjalanan, mobil mewah Andre sudah memasuki daerah pinggir pantai.
“Sayang, bangun.......kita sudah sampai....,” ucap Andre sambil membelai wajah Lina.
“Mmmm.....,” gumam Lina, tubuhnya menggeliat di pelukan Andre. Dan mulai mengerjap kelopak matanya.
“Udah nyampe Dad?” tanya Lina.
“Sudah dari tadi sayang, mami tidurnya nyenyak sekali.....sampai susah dibangunin.”
“Hi.hi...hi...hi...,” Lina tersenyum lebar.
“Yuk, kita keluar....,” ajak Andre, langsung menggenggam tangan Lina.
Aroma laut tercium di hidung Lina, serta angin semilirnya. Membuat Lina terkejut, jika wanita itu sudah berada tak jauh dari pinggir pantai.
“Daddy, ajak mami ke pantai ya.......mami suka.......suka....,” ucap Lina kegirangan, melihat pantai paling dia sukai.
Andre tersenyum, tidak sia-sia bertanya ke Mitha, mencari tahu tempat yang paling Lina sukai.
“Ayuk sayang......kita masuk ke dalam,” ajak Andre ke sebuah restoran yang jaraknya tidak jauh dari tempat mobilnya terparkir. Andre menggenggam erat tangan Lina, dan disambut dengan pegangan erat pula.
Para pelayan restoran langsung menyambut kedatangan Andre dan Lina, kemudian mengantar ke tempat yang telah di pesan Andre sebelumnya, sepertinya Andre telah memesan satu lantai khusus buat dirinya dan istrinya.
Ruangan tersebut sudah dihias dengan berbagai bunga, termasuk meja makannya.
“Daddy......,” netra Lina membelalak ketika masuk ke ruangan.
“Untukmu......istriku,” ucap Andre sambil memberikan buket bunga mawar yang telah disiapkan oleh pihak restoran.
“Hiks..........hikss.....,” tangis Lina.
“Sayang, kok nangis,” dengan tangan besarnya Andre mengusap air mata Lina di pipinya.
“Mami......terharu.....daddy,” Lina langsung memeluk Andre dengan perasaan terharu bercampur bahagia.
“Makasih....daddy.......mami bahagia,” Lina mendongakkan wajahnya, kemudian mengecup bibir suaminya.
__ADS_1
Andre pun tak mau kalah dari istrinya, diraihnya tengkuk istrinya......dilu-matnya bibir istrinya yang awalnya hanya ingin mengecup bibir pria itu. Ciuman yang tidak menuntut, hanya mengungkapkan rasa bahagia. Kemudian Andre menarik wajahnya, dan jarinya mengelus bibir Lina yang mulai tampak merah karena sesapan Andre yang begitu dalam.
“Makan ya Dad, perut mami lapar berar,” ujar Lina mengalihkan rasa malunya telah berciuman di depan pelayan restoran.
“Silahkan duduk sayang,” Andre menarik kursi untuk istrinya.
“Makasih, my hubby,” jawab manis Lina, melihat suaminya begitu romantis.
Para pelayan restoran langsung menyajikan hidangan di meja, berbagai jenis hidangan laut menjadi menu andalan restoran tersebut.
“Daddy, mau makan pakai apa?” tanya Lina yang mulai menyiapkan makan untuk suaminya.
“Terserah mami aja, tapi daddy kepengen mami suapin daddy pakai tangan mami langsung, kayak waktu kita makan nasi padang,” pinta Andre.
“Oke hubby......mami cuci tangan dulu ya.” Lina segera ke wastafel untuk membersihkan tangannya.
Kemudian wanita itu menuangkan naai beserta lauknya, ada ikan bakar, cumi saos tiram, udah bakar madu, ikan goreng, kepiting saos padang, cah kangkung, sambal terasi.
Lina dengan senang hati mulai menyuapi makan untuk suaminya sesuai permintaan, pakai tangannya langsung.
Menikmati makan siang romantis dengan pemandangan pinggir pantai, sungguh healing yang luar biasa buat Lina, apalagi sekarang ditemani suami tampannya.
Andre sangat menikmati suapan dari tangan istrinya, sesekali pria itu menyesap jari jemari istrinya, membuat perut Lina ada sensasi yang mengelitik.
“Makan daddy jadi nikmat banget memang beda ya kalau di suapin pakai tangan mami langsung. Rasanya makin gurih,” puji Andre.
“Mmm...........,” gumam Lina yang masih mengunyah makanannya.
“Dad, bantuin dong ini.....masih banyak lauknya.....sayang banget,” pinta Lina, yang masih mengupas kepitingnya.
“Aduh pintarnya mami Noah, makannya banyak.......sampai bersih semua piring,” Andre heran sama nafsu makan istrinya, banyak tapi tubuhnya langsing.
“Hi....Hi.....Hi....,sayang daddy mubazir. Lagian daddy bantuin ngabisin juga. Cuci tangan dulu dad, biar gak bau amis tangannya,” pinta Lina, mengajak suaminya ke wastafel untuk membersihkan tangan mereka berdua.
Para pelayan segera mengambil piring kosong, dan menyajikan beberapa dessert, ada buah, cake potong dan ice cream.
“Aduh dad, perut udah bengah........masih ada pencuci mulut,” ujar Lina saat mereka balik ke mejanya.
“Jeda aja dulu mami, jangan terburu-buru. Kita nikmati suasana di sini,” balas Andre.
Di ruangan yang Andre pesan ada stage untuk live music, beberapa orang tampak masuk dan bersiap-siap di stage tersebut.
“Selamat siang, Pak Andre dan Bu Lina di restoran kembang. Siang ini kami akan mempersembahkan lagu untuk Bu Lina dari suami tercinta Pak Andre,” ucap sang vokalis pria.
Lina seketika menatap ke arah suaminya, Andre mengulum senyum hangat, dan langsung meraih tangan istrinya.
Alat musik mulai dimainkan, dan sang vokalis mulai bernyanyi.
I finally found someone
That knocks me off my feet
I finally found the one
That makes me feel complete
__ADS_1
It started over coffe
We strated out as friends
It's funny how from simple things
The best things begin
This time is different
And it's all because of you
It's better than it's ever been
'Cause we can talk it though
My favouite line was
"Can I call you sometime"
It's all you had to say
To take my breath away
This is it, oh I finally found someone
Someone to share my life
I finally found the one
To be with every night
'Cause whatever I do
It's just got to be you
My life has just begun
I finally found someone
“I finally found someone, aku akhirnya menemukan seseorang yang sangat berharga, pelabuhan terakhirku. Cinta terakhirku,” ungkap Andre yang sudah berlutut di samping Lina duduk.
Netra Lina mulai berbinar-binar melihat Andre, di tambah suasana yang mendukung, membuat rasa hatinya campur aduk.
“Lina Anggraini, maukah engkau menjadi istriku, kekasih hatiku, ibu dari anak-anakku, bersama denganku sepanjang hayatku,” Andre mengeluarkan kotak merah, dibukanya kotak tersebut.
Buliran bening tak tertahankan keluar dari ujung ekor mata Lina, netranya menatap Andre “Saya mau menjadi istrimu, kekasih hatimu, ibu untuk anakmu, dan hidup bersama sepanjang hayatmu Pak Andre Erlangga Nugraha,” jawab Lina.
Andre memakaikan cincin yang sudah disiapkan ke jari manis Lina, menjadi tumpuk dua dengan cincin sebelumnya.
“Terima kasih sayang, telah menjadi istriku,” Andre memeluk erat istrinya.
“Terima kasih untuk lamaran yang indah ini, suamiku.....hubby gantengku” ucap Lina penuh keharuan. Andre mendekatkan wajahnya , kemudian melabuhkan bibirnya ke bibir istrinya, saling berpagutan, berbagi saliva, mengungkapkan rasa cinta mereka berdua, berbagi rasa.
Kadang seorang suami atau istri harus bisa membuat pasangannya kembali jatuh cinta, merasa cinta antara suami dan istri, bukan sekedar mempertahankan. Agar hubungan semakin hangat.
__ADS_1