
“Alhamdulillah selesai juga rapatnya," ujar Lina, sambil mendudukkan dirinya ke kursi di ruangnya.
Drett..........drett........drett
Faisal calling
Lina “ya....”
Faisal “Lin..Pak Andre minta nanti malam ikut acara makan malam bersama kepala cabang, karena mereka besok sudah kembali ke kantor masing-masing."
Lina “ Maaf Pak Faisal, tolong sampaikan ke Pak Andre, saya tidak bisa ikutan. Sudah ada janji dengan team disini.”
Faisal “Tidak bisa ditunda Lin acara kamu,"
Lina “ NGAK BISA titik gak pake koma!”
Lina langsung memutuskan sambungan handphonenya.
“Dre......sudah dengarkan jawabannya, Lina gak bisa ikut!!" ujar Faisal. Ternyata Faisal telepon Lina dihadapan Andre, dan hpnya di loudspeaker.
Tanpa banyak bicara Andre langsung memencet line telepon ke ruangan Lina berada.
Lina “Halo.....”
Andre “Malam ini kamu ikut makan malam....”
Lina “Kalau tidak ikut saya dipecat !!! Betulkan Pak jawaban saya!!” sela Lina sebelum Andre melanjutkan kalimatnya.
Andre “Kamu udah pintar melawan ya!!”
Lina “Ya saya pasti pintar dong Pak. Kalau tidak pintar mana mungkin saya bekerja. Bapak juga dikit dikit mainnya di pecat....dikit dikit di pecat!”
Duh kenapa mulutku bisa ngomong seperti itu....haduh 😭
Andre “Kamu karyawan saya, berhak mematuhi saya!”
Lina “Pak Andre yang terhormat, mohon maaf saya tidak bisa ikut. Karena sore ini sudah ada janji, dan itu juga sudah diluar jam kerja. Hak saya untuk menolak!!”
Andre “Atau kamu menghindar dari mantan kamu?” Andre asal tebak.
Lina “Gak kok Pak!”
Andre “Siap siap aja kamu dipecat!” gertaknya. Andre langsung memutus sambungan teleponnya.
“Terserah deh Pak, mau pecat saya kapan pun, wong bukan perusahaan saya!!” gerutu batin Lina.
Jam pulang pun tiba, beberapa team finance sudah mulai berdandan rapi lagi...dengan hati happy mereka segera meluncur ke mall KG yang dekat dengan lokasi kantor.
“Mih.....tadi Pak Dandi info ada makan malam bersama dengan kepala cabang di resto AB dalam mall ini juga,” ujar Mitha.
“Mami gak ikutan?” tanya Susi.
“Lah saya kan udah janji duluan sama kalian semua," jawab Lina sambil menunjuk pasukan yang jalan dibelakang mereka.
“So sweet banget nih mami Lina," ujar Fani dari belakang Lina.
“Eeets kita makan dulu ya baru nonton," ajak Lina kepada teman temannya.
“Tempat di resto S aja ya, yang murah meriah gak bikin kantong kering,” ujar Fani.
“OK...” jawab mereka serempak.
.
Berapa lama kemudian Andre dan Faisal tiba di Mall KG untuk acara makan malam, beberapa perwakilan divisi pun ikut termasuk Siska dan Dandi.
Sebelum sampai resto AB, nampak team finance keluar dari resto S sambil tertawa.....entah apa yang bikin lucu. Nampak Andre melihat Lina yang masih menggunakan baju kerjanya dan hanya menggunakan flatshoes, rambut panjangnya di gulung jepit ke atas......benar benar cuek dengan penampilannya.
__ADS_1
“Mih.....ada Pak Andre,” ujar Susi sambil menunjukkan Pak Andre yang sedang berjalan ke arah mereka.
“Yuk kita langsung ke XXI," ajak Lina. Tanpa menghiraukan kedatangan Andre yang semakin mendekati mereka.
“Selamat Malam Pak Andre & Pak Faisal," sapa Mitha dan Susi penuh hormat. Sedangkan Lina sudah mulai jalan, tanpa menyapanya dulu.
“LINA...... !!” suara bariton Andre sedikit kencang.
Kenapa saya kesal lihat Lina membuang mukanya !!
Lina menghentikan jalannya, langsung membalikkan badannya ke arah Andre.
“Faisal, kosongkan jadwal saya besok, saya akan rapat dengan Lina seharian,” pinta Andre dengan soroton mata yang tajam ke Lina. Setelahnya Andre pun berlalu menuju resto AB.
“Dikiraiin panggil mau ngomong,” tepok jidat deh.
“Pak Bos ganteng-ganteng galak ya," ujar Fani.
“Mmmm...” hanya deheman yang Lina keluarkan.
Mereka pun langsung jalan ke tempat yang dituju.
.
.
Situasi tempat Resto AB
Siska dengan semangat mencari perhatian Andre, sengaja dia memilih duduk disebelah Andre. Tanpa malu-malu selalu melayani makanan Andre, sesekali bahunya tersentuh dengan bahu Andre dan beberapa kali membuka pembicaraan walau hanya seputar pekerjaan. Sedangkan Andre tidak menggubris ulah Siska, hanya menjawab sekedarnya.....lebih banyak berbincang dengan beberapa kepala cabang.
“Pak Dandi, Lina tidak ikut acara ini?” tanya Wahyu yang sedari tadi tidak melihat penampakannya.
“Lina tidak bisa ikut, sudah ada janji dengan team yang lain," Jawab Dandi.
“Biasanya kalau ada Lina lebih tambah ramai acaranya,” ujar lesu Wahyu.
Andre hanya menyimak pembicaraan ini, dengan sesekali menatap wajah Wahyu.
Sekilas Andre langsung melihat ke arah Faisal......ck ! Entah maksudnya apa.
“Thanks Pak Faisal infonya,” ujar Wahyu.
“Lina lagi.....Lina lagi.....tuh cewek selalu dicari sama banyak orang. Pakai susuk kali ya tuh cewek!” gerutu pelan Siska tapi masih terdengar oleh Andre.
Mereka pun kembali menikmati hidangan malam yang masih tersaji dimeja, dengan sesekali berbincang-bincang ringan.
.
.
Ting.....Ting...Ting
Bunyi pesan masuk di HP Lina saat masih di bioskop.
✅Wahyu
“Lin......”
✅Lina
“Ya.....”
✅Wahyu
“Katanya lagi nonton ya, kok saya gak diajak?”
✅Lina
__ADS_1
“Pak Wahyu ikut acara makan malam, gak mungkin saya ajak. Ini juga bareng teman teman nontonnya."
✅Wahyu
“Saya kangen sama kamu Lin."
Lina diam sejenak....belum kembali mengetik balasannya.
✅Wahyu
“Saya kangen, jalan sama kamu. Makan malam sama kamu. Lalu nonton berdua sama kamu Lin."
Pesannya hanya dibaca sama Lina
✅Wahyu
“Lin kok gak dibalas ! Saya rindu, kamu makin cantik aja sih Cah Ayu 😘."
Fixlah Lina hanya membacanya, lalu langsung memasukin ponselnya ke tas dan kembali menonton.
.
.
“Ceritanya keren banget ya Sus,” ujar Susi ke Mitha.
“Yoi....gak nyesel nontonnya,” balas Mitha sembari mereka menuju pintu keluar XXI.
Di depan pintu keluar XXI tampak Wahyu berdiri sambil memperhatikan orang yang keluar.
“Mih....” colek Mitha ke Lina
“Ada apa ......” Lina melihat gelagat Mitha.
“Tuh diluar ada Pak Wahyu,”ujar Mitha sambil menunjuk keberadaan Wahyu.
“Eettt dah.......,”keluh Lina. Mau gak mau harus lewat pintu itu, dan pasti akan ketemu. Pasrah sudah...
Mitha dan Susi hanya bisa memandang wajah Lina yang tiba-tiba diam. Sedangkan teman mereka yang lain sudah pamit duluan ke toilet langsung balik karena sudah larut malam. Mereka bertiga pun menghampir Pak Wahyu.
“Lagi nunggu siapa Pak Wahyu,” sapa Susi.
Wahyu langsung tersenyum melihat mereka bertiga. Akhirnya yang ditunggu ketemu juga.
“Kata Pak Dandi, mbak Lina ada di mall ini sedang nonton. Jadi sekalian mau ketemu ada sedikit keperluan," jawab Wahyu.
“Kita mau langsung pulang nih Pak Wahyu, sudah malam banget!” ujar Lina.
“Ya udah sekalian kita jalan pulang aja," jawab Wahyu.
“Mih.....gue ama Susi udah pesan transport online nih biar cepat sampai rumah." ujar Mitha...sebenarnya mereka paham berdua kalau Wahyu ingin berdua dengan Lina.
“Oooh iya....jadi gak barengan dong pulangnya," melas Lina, jujur lagi gak pengen berduaan dengan Wahyu.
Mereka pun langsung berpisah di lobby mall, Lina dan Wahyu kembali jalan menuju parkiran untuk mengambil mobil Lina.
“Lin.....” panggil Wahyu sambil jalan berdampingan. Diraihnya tangan Lina untuk digenggamnya.
“Mmm.......” pandangan Lina tidak sedikit pun menoleh ke Wahyu, hanya lurus ke depan.
Sesampainya di parkiran mobil, Wahyu langsung meminta kunci mobil Lina.
“Biar saya yang bawa mobilnya,” pinta Wahyu, sambil mengambil kunci mobil dari tangan Lina.
Di dalam mobil, sesaat Lina menghela napas panjang untuk mengatur debaran jantungnya yang terasa cepat. Sebelum menyalakan mobil Wahyu memandang Lina yang sibuk memasang seatbeal dan memangku tas di atas pahanya. Tangannya tiba tiba mengelus pipi sebelah, menyentuh bibir Lina secara lembut. Wahyu langsung .....................
.
__ADS_1
.
Salam author newbie 😘