LOVE OF MY LIFE

LOVE OF MY LIFE
36.Hadiah Terakhir


__ADS_3

Sesuai dengan apa yang dikatakan Nick dihari sebelumnya,pada keesokan harinya,Nick tidak terlihat disekolah.Beberapa anak lain menanyakan tentang ketidakhadiran Nick pada Chris karena mereka semua tau Nick tidak mungkin bolos tanpa alasan.Siswa tercerdas di kelas mereka sekaligus sosok teladan yang mereka kagumi.


Sama halnya para guru juga menanyakan hal serupa pada Chris.


Alasan Chris pada awalnya berjalan dengan baik dengan mengatakan adik Nick sakit,dan orang tua mereka bekerja sehingga tidak ada yang menjaga adiknya.Namun hari hari berikutnya Chris semakin terpojok ketika kabar bahwa Nick keluar dari sekolah menyebar.


Seolah Nick mengetahui kesulitan Chris,suatu hari setelah beberapa hari berlalu,Nick datang ke sekolah dan menemui teman teman satu kelasnya.berdiri didepan kelas,Nick tersenyum ramah seperti biasanya menatap teman temannya.


"Nicholas kamu serius keluar dari sekolah ini?"tanya salah satu dari mereka.


"Ya..Sangat disayangkan itu memang benar.Karena hanya itu pilihan terbaik yang bisa kuambil."jawab Nick.


"Tapi kenapa?apa kamu pindah sekolah?"tanya yang lain.


"Sayangnya tidak"jawab Nick menggeleng pelan."Aku memiliki alasan lain.Jadi aku berharap kalian tidak mendesak Chris untuk menjawab pertanyaan kalian."kata Nick.


Chris menatap Nick sedih.Semua yang berada didalam kelas hanya bisa mengangguk dan berusaha menggerti keadaan Nick.


"Tapi kita masih bisa bertemu kan Nicholas?"tanya yang lain.


"Tentu saja."jawab Nick tersenyum."Aku hanya keluar dari sekolah ini,bukan pergi dari kota ini."kata Nick.


"Lalu bagaimana dengan adikmu?apakah dia baik baik saja?Chris bilang dia sakit,apakah kami boleh menjenguknya?"tanya mereka.


"Dia jauh lebih baik sekarang"jawab Nick menatap Chris dan tersenyum menggerti tujuan Chris mengatakan hal itu.


"Aku tak akan melarang kalian jika ingin menjenguknya,tapi tidak sekarang."jawab Nick.


"Aku sangat berterima kasih pada kalian semua selama aku disini.dan tolong maafkan aku atas kesalahan yang pernah aku lakukan pada kalian."kata Nick lalu membungkukkan badannya.


Serentak teman teman Nick bangun dari duduknya menghampiri Nick dan memeluknya.Setelah selesai,Nick keluar dari kelasnya.Ketika gerbang sekolah terlihat tak jauh lagi,Gurunya yang menjadi wali kelasnya berjalan kearahnya.


"Apa kamu sudah memikirkan ini baik baik Nicholas?"tanya Gurunya yang sudah tau kejadian yang sebenarnya.


"Ibu bisa menjaga adikmu,dan kamu juga tak perlu khawatir tentang biaya sekolah.kamu mendapat beasiswa secara penuh."kata gurunya lagi.


"Saya sangat berterima kasih pada anda.Tapi saya tidak bisa menerima itu.Tolong maafkan saya."kata Nick.


"Adikmu masih terlalu kecil Nick."kata sang guru lagi.


"Saya tau,dan karena itu juga alasannya.Adik saya berbeda,dia cukup cerdas untuk memahami hal ini.Tapi dia juga terlalu memikirkan orang disekitarnya lebih dari anak anak seusianya.Jika dia bersama anda,dia hanya akan memikirkan timbal balik tanpa memikirkan dirinya sendriri."jelas Nick.


"Anak sekecil itu?"tanya guru itu tak percaya.


"Mungkin jika anda bertemu dengannya anda bisa mengerti apa yang saya maksudkan."kata Nick.


"Baiklah..Kapanpun kamu memerlukan bantuan,hubungi Ibu.Ibu adalah wali kelas mu.orang tua mu juga."katanya lembut.


"Terima kasih banyak,saya tidak akan melupakan jasa anda."kata Nick membungkukkan badannya dan berlalu pergi.


Guru itu menatap punggung Nick dengan pandangan kagum dan iba secara bersamaan.


...****************...


Hari hari pun berlalu begitu saja,Chris datang keperpustakaan ketika sekolahnya selesai untuk menjemput Louise pulang kerumah mereka.Sementara Nick bekerja di sebuah kontruksi dan selalu pulang ketika hari menjelang gelap.


Nick juga berhasil menyewa sebuah rumah untuk di tinggali karena rumah yang sebelumnya telah dijual oleh orang tua mereka.


"Yeeyyyy..kakak pulang."sambut Louise menghambur ke pelukan Nick ketika melihatnya membuka pintu.


"Ehhh,,,Kebiasaan kan..kakak masih kotor."kata Nick dan melirik Chris agar menjauhkan Louise dari dirinya.


"Biarkan dia mandi dulu Louise.Sini..."Chris menarik pelan tangan Louise.


Nick pun masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Ketika selesai Nick melihat Louise tengah menyiapkan minum untuk dirinya.


'Aku sangat beruntung memiliki adik seperti Louise,dia bahkan tidak mengeluh dan selalu membantuku.'bisik hatinya merasa terharu dengan sikap Louise.


"Kakak duduk dong,jangan berdiri di situ."kata Louise menarik tangan Nick membuyarkan lamunannya.


"Tangan kakak kenapa?"tanya Louise saat menyadari luka di tangan Nick dan membalik tangannya.

__ADS_1


Luka goresan panjang dan cukup dalam terbentuk di telapak tangannya.Louise terkejut melihat luka itu.Nick tidak buru buru menarik tangannya karena tau Louise justru akan semakin khawatir,dan berlutut didepan Louise,tersenyum lembut.


"Kakak kurang hati hati saat bekerja,jadi ini deh akibatnya.Itu karena kesalahan yang kakak buat."kata Nick lembut.


"Pasti sakit."kata Louise.


"Kalau melihat kamu sedih seperti itu,sakitnya jadi terasa.Tapi kalau Louise tersenyum sakitnya hilang.Ajaib kan?"tanya Nick tersenyum lebar.


"Tapi kakak punya kabar gembira buat kamu."kata Nick menggalihkan perhatian Louise.


"Apa itu?"tanya Louise.


"Akhir pekan,kakak bisa ajak kamu ketaman hiburan.kita jalan jalan sepuasnya.Gimana?"tanya Nick.


"Sungguh?"tanya Louise dengan mata berbinar.


"Apakah kakak pernah berbohong untuk hal seperti ini?"tanya Nick.


"Horeee...."Louise melompat kegirangan dan memeluk Nick.


"Kak Chris ikut juga kan?"tanya Louise menatap Nick.


"Tentu saja.Kamu kan lengket sama Chris."jawab Nick melirik Chris yang tersenyum padanya.


Chris mendekati mereka dan mengusap kepala Louise lembut membuatnya menoleh.


"Kalau aku ngak ikut aja gimana?"tanya Chris memasang wajah serius.


"Yaahhhh..."desah Louise kecewa,senyumnya memudar.


"Kok ngak ikut?"tanya Louise.


"Bercanda."kata Chris mengacak acak rambut Louise.


Mereka tertawa bersama.Chris memutuskan untuk membawa bekal untuk jalan jalan mereka diakhir pekan.Mau tak mau Nick setuju ketika melihat betapa senangnya Louise hanya karena dia membawanya jalan jalan diakhir pekan.


'Mau bagaimanapun,dia tetaplah anak kecil yang mengharapkan liburan bersama.Kurasa aku harus lebih sering mangajaknya jalan jalan.'pikirnya.


Akhir pekan pun tiba...


"Kakak...gimana?"tanya Louise memperlihatkan baju baru yang dibelikan Nick beberapa hari lalu dan sebuah topi bulat dikepalanya.


"Kamu siapa adik kecil?cantik sekali."tanya Nick tersenyum.


"Kakakk...."seru Louise.


"iya iya..."Nick tertawa pelan."Kakak hampir tidak mengenali adik kakak sendiri."kata Nick mencubit pelan hidung Louise.


"Kita berangkat,?Chris pasti sudah menunggu di jalan utama."kata Nick mengulurkan tangan.


Louise mengangguk menerima tangan kakaknya dan berjalan menuju jalan utama.Senyum ceria menghiasi wajah Louise ketika sampai dijalan utama melihat Chris telah menunggu disana.Louise melambai dengan semangat dan segera dibalas Chris.


"Lho mana Louise?kamu tak mengajaknya Nick?"tanya Chris tersenyum jahil.


"Aaduhhh.."Chris mengaduh ketika Louise menghentakkan kakinya diatas kaki Chris memasang wajah cemberut.


"Iya iya,,,,kan bercanda..habisnya kamu cantik sih.."kata Chris meringis.


"Kak Chris bawa kamera?"tanya Louise seraya menunjuk kamera yang mengantung dileher Chris mengabaikan Chris yang baru saja dia injak.


"Iya dong.Kan buat kenang kenangan,"jawab Chris."Yuk berangkat."ajak Chris meminta mereka berdua masuk mobil.


Perjalanan merekapun dimulai dengan perasaan gembira.Hingga ketika mereka tiba di taman hiburan,canda tawa menghiasi tiap langkah mereka.


Ketika mereka melewati seorang penjual aksesoris,Nick mendekati pedagang itu sementara Louise asik bermain dengan burung.Matanya tertuju pada sebuah gelang dengan batu warna dan sebuah bintang ditengahnya yang mengantung indah.


"Itu terlalu besar untuknya Nick."kata Chris menyadari kemana tatapan matanya berhenti.


"Tapi itu cantik sekali,Louise akan sangat cocok memakainya.Sekarang mungkin terlalu besar,tapi nati akan pas untuk tangannya."jawab Nick.


"Tolong bungkus gelang yang itu."kata Nick menunjuk gelang yang disukainya.

__ADS_1


"Ini adalah gelang sepasang tuan,pilihan anda bagus sekali."kata si penjual.


"Sepasang?"tanya Nick mengerutkan keningnya.


"Benar.akan saya tunjukkan."kata penjual itu.


Dengan hati hati penjual itu menunjukkan gelang itu bisa dibagi menjadi dua,Bintang yang semula bertumpuk dan membuat sebuah lingkaran di pinggirnya terpisah.Nick terpesona dengan gelang itu.


"Saya akan membelinya.berapa harganya?"tanya Nick.


Penjual itu menyebutkan nominal harga yang membuat Nick terkejut.Dirinya hanya mampu membayar setengah,namun pedagang itu tidak bisa menjual gelang hanya sebelah.


"Aku yang akan membayar setengahnya"kata Chris tiba tiba.


"Tapi Chris.."protes Nick.


"Aku akan menyimpannya,dan memberikannya nanti.aku juga ingin memberinya hadiah."kata Chris.


Nick tersenyum haru lalu mengangguk.Penjual itu pun segera membungkus gelang itu dan menyerahkannya pada Nick.


"Oke,,,Ini milikmu."kata Nick memberikan sebelah gelang pada Chris yang memiliki lingkaran di tepi bintang.


"Aku ingin memberikannya sekarang."kata Nick antusias.


Chris mengangguk dan menerima gelang itu untuk menyimpannya.Mereka kembali menghampiri Louise yang tengah bermain bersama beberapa burung yang ada disana.


"Kakak dari mana?"tanya Louise saat melihat Nick.


"Membeli sesuatu."jawab Nick.


"Apa itu?"tanya Louise


"Taraaa..."kata Nick menunjukkan gelang yang baru saja dia beli.


"Kebesaran kalau buatku kakak.."kata Louise saat Nick memakaikan gelang itu dan terlihat terlalu besar ditangan kecilnya.


"Nanti kita kecilin di rumah."kata Nick.


"Gelangnya cantik.."makasih kak Nick"kata Louise tersnyum.


Nick tersenyum dan dengan gerakan tiba tiba,mengendong Louise lalu manaikkan tubuhnya di bahu Nick.


"Kakakk...."Louise terkejut sesaat lalu tertawa bersama Nick.


Chris menangkap momen itu dengan memotret mereka beberapa kali.Chris juga meminta tolong pada orang yang ada disana untuk memotret mereka bertiga.


Ketika hari semakin gelap,mereka memutuskan untuk pulang.


"Terima kasih banyak Chris sudah mengantar kami pulang."kata Nick saat turun dari mobil Chris.


"Bukan masalah Nick,Louise benar benar bersenang senang hari ini.Dia sampai tertidur pulas begitu."kata Chris melirik Louise yang tertidur dipunggung Nick.


"Ini juga berkatmu.Kamu bahkan menjaganya saat aku belum pulang bekerja."kata Nick.


"Aku akan selalu melakukannya Nick."jawab Chris.


"Aku senang mendengarnya,dan aku juga sangat lega dia memilikimu di sisinya."kata Nick.


"Aku pulang dulu Nick."kata Chris dan Nick mengangguk.


"Dadaahh kak Chris."kata Louise dengan mata masih terpejam.


"Dia mengigau ya?"Chris tertawa pelan.


"Kurasa begitu."jawab Nick yang melirik Louise dari balik punggungnya.


"Hati hati dijalan Chris."kata Nick.


Mengangguk pelan,chris menutup pintu mobil dan meminta sopir manjalankan mobilnya untuk pulang.Sedangakan Nick berbalik dan berjalan pelan menuju rumahnya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2