
karana mereka semua merasakan detak jantungnya yang tak karuan,sampai sampai mereka tidak menyadari jika pak axel se dari tadi memperhatikan aya.tatapannya tidak bisa di artikan.entah itu tatapan benci ataukah tatapan cinta.hanya dialah yang tau.
setelah beberapa jam kemudian,terdengarlah suara bel istirahat.
kring kring kring
"oke anak anak minggu depan silahkan kumpulan tandatangan guru guru di meja saya."berdiri lalu,memberikan salam.
***
kantin sekolah.
aya,intan dila dan Miha duduk di sebuah kursi panjang kantin.
"mau pesan apa?"tanya dila
"bakso sama lemon tea."jawab intan
"kau?"dila menunjuk Miha.
"aku-"
"samain semua."saut aya cepat.
"eh,ya sudah lah."pasrah
"oke!"dila pergi
"eh Miha nanti pulang bareng aku aja,kau tidak membawa sepeda kan?"tanya intan yang duduk bersebalahan dengan Miha
"apa tidak merepotkan?"tanya Miha menoleh ke kiri
__ADS_1
"tentu saja tidak."saut intan
"mmm,baiklah."setuju,tersenyum pada intan dan intan pun juga tersenyum dengan Miha.
aya yang melihat adegan itu,sedikit tergores hatinya.tentu saja,itu sudah jelas.walau aya hanya sebatas seorang sahabat,tapi jika melihat sahabatnya,dekat dengan orang lain pasti sakit bukan hatinya.apa lagi ini aya di cuekin.selama ini aya yang selalu berada di samping intan,dulu maupun sekarang.dan sekarang aya merasa intan lebih sedikit tidak memperdulikan dirinya.
akan kah hubungan ini akan berjalan mulus dan lancar?pikir aya.
sepertinya tidak.*
huh
kau harus sabar aya,cobaan dalam setiap hubungan pasti ada.*
aya merasa sakit hati dah sesak di dadanya.
"aku ke toilet sebentar."ujar aya bangun dari kursi laku pergi.
"lama juga tidak papa."kata kata intan mampu menghentikan langkah aya.
deg
perih,perih yang di rasakan aya.
apa ini akhir dari persahabatan ini?*
berhenti sebentar lalu melangkah pergi.
***
di dalam sebuah toilet wanita dengan pintu yang terkunci,
__ADS_1
terdengarlah isak tangisan,yang terdengar sangat pilu dan seperti menahan sebuah rasa lara yang luar bisa.
iya benar,itu aya.
sedari tadi aya mencoba menahan tangisan nya,tapi tidak ada hasil nya.teman yang selama ini mendampingi aya,kini tidak memperdulikan dirinya lagi.
huh
apakah ini perasaan yang selama ini mengganggu pikiran dan hatiku?*
kau bilang akan selalu bersama ku apapun keadaannya,tapi ini apa?bahkan kau menyakiti hatiku!
kau pikir itu rasanya menyenangkan?apa sekarang kau tidak memperdulikan perasaan ku lagi?katakan! katakan jika kau sudah bosan dengan ku! aku akan rela meninggalkan mu.lebih baik aku yang pergi terlebih dulu dari pada masalah yang menyuruhku pergi.akankah aku bisa melewati ini?tuhan jika kau membela hubungan ini,beri jalan keluarnya.*
hati aya serasa di sayat sayat,di tusuk tusuk dengan ribuan pisau yang tajam.tidak ada kata kata yang bisa melukiskan rasa sakit ini.
rasa sakit ini,bukan hanya karena masalah dengan intan,tapi juga rasa sakit yang terpendam dari dulu.dan sekarang sudah sangat menumpuk.
tangisan aya kini sedikit meredak,tentu saja,itu karena perjuangan aya yang berhasil menahan tangisan nya.
sebenarnya menahan tangisan itu sangat sulit.
aya mencuci wajah terlebih dahulu sebelum kembali ke kantin.iya karena,wajah aya terlihat lebam,dan matanya terlihat merah.
setelah mencuci muka,aya bercermin di sana.terlihat lah wajah yang sudah sedikit netral dari sebelumnya.
GUYS JANGAN LUPA LIKE,KOMEN.KRITIKAN JUGA TIDAK APA APA....
DAN SEKARANG TIDAK ADA LAGI YA YANG NGE-VOTE.PADAHAL AUTHOR MENUNGGU NYA LOH...
SEMOGA HARI HARI KALIAN MENYENANGKAN DAN SELAMAT PUASA...
__ADS_1
BERSAMBUNG...