
"selamanya."ujar aya,menetap ragil lekat,tersenyum tulus.
"selamanya."jawab ragil,tersenyum tulus juga.
"ya sudah aku pulang ya,ini sudah sore."pamit ragil pada aya.
"yasudah pulang sana."canda aya pada ragil.
ragil tertegun dengan ucapan aya"kau mengusir ku?"menaikkan satu alisnya.
aya menaikan kedua alisnya"iya."jawabnya santai tanpa dosa.mengangkat kedua bahu nya.
"ck,menyebalkan!"umpat ragil lirih.berdiri.
"kau mengumpat ku?"tanya aya yang masih duduk,sedikit mendongak.
ragil menoleh ke kiri.menatap aya sinis.
"uuummm huumm."menarik nafas lalu membuang nafas,berusaha sabar dengan kelakuan menyebalkan aya.
"tidak."lalu beranjak pergi.
__ADS_1
"hahah sungguh menyenangkan,bisa mengerjai ragil.dan itu wajahnya,hahahh bukankah itu sangat terlihat lucu? hahhahh
dasar bodoh!"tawa dan umpatan aya pada ragil saat ragil sudah pergi.
aya tertawa seakan akan tidak pernah terjadi apapun.ini berkat ragil,mungkin jika aya menyadarinya,dia pasti akan sangat berterimakasih pada ragil.bukan hanya itu,bahkan apapun yang di minta oleh ragil,pasti akan di kabulkan oleh aya.bagi aya kebahagiaan adalah hal yang sangat berharga dan jarang di rasakan oleh seorang Fraya Queenna.bisa dikatakan mustahil didapatkan.bagaimana tidak,setiap harinya saja aya selalu di datangkan masalah,bukan,bukan setiap hari, melainkan setiap menitnya.
sakit,perih,sesak,patah,luka? hm,iya,bahkan aya sudah pernah mencoba dan merasakannya.
dunia begitu kejam padanya,bahkan alam sekalipun mungkin tidak mengizinkan aya untuk bahagia walau hanya beberapa menit saja.
setelah kejadian itu,hubungan aya dan ragil semakin dekat.bahkan lebih dekat dari intan dan aya dulu.walau begitu,aya tetep menganggap intan sebagai sahabatnya,sama seperti dulu.tapi sayangnya,intan masih cuek terhadap aya.ditambah lagi intan melihat kedekatan aya dan ragil yang semakin hati semakin dekat.sejujurnya intan merasa iri akan hal itu.ingin rasanya kembali seperti dulu,tapi ego lebih besar dari kedinginan.
***
iya,kini aya dan keluarganya tengah makan malam bersama.
meski hanya makanan sederhana,tapi aya sudah sangat bersyukur.untung untung masih bisa makan,bayangkan di luar sana,masih banyak orang orang yang kelaparan,bahkan ada juga yang memakan sisa orang orang dan mencari di tong sampah.
*
jadi buat kalian semua,jangan sia sia kan apa yang ada di depan matamu,kasihanilah orang orang di luar sana.masih banyak orang orang yang kurang beruntung di banding kamu.sebelum melakukan apapun,pikirkan orang lain dahulu.
__ADS_1
*
selesai makan,aya ingin berdiri tapi"tetep di tempat duduk kalian."ujar ayah tegas.
aya kembali duduk,semua menatap ayah lekat,ingin segera mendengar apa yang ingin di sampaikan.
"minggu depan,teman ayah akan kemari-."
"lalu apa hubungannya dengan kita."saut kak nana cepat.
"ayah belum selesai bicara,dengarkan dulu."menatap kak nana tajam.
mendapat tatapan itu,dia menundukkan kepalanya.
"dan kalian semua harus berada di rumah,tanpa terkecuali.jika ada janjian batalkan."
"ya,tidak-"ujar ibu terpotong
"tidak ada bantahan!"
"sudah malam,silahkan ke kamar masing masing."berdiri lalu pergi ke kamar masing masing.
__ADS_1
"huh!"dengus ibu,merasa kesal dengan sang suami.pergi dengan menghentak hentakkan kaki nya.
BERSAMBUNG....