LUKA YANG MENDALAM

LUKA YANG MENDALAM
Klontang Klontang


__ADS_3

aya berbaring di atas kasur,melipat tangannya lalu meletakkan di bawah kepala.menatap langit langit kamar.entah kenapa aya sangat suka melihat langit langit kamar nya.padahal bentuk nya cukup sederhana,tidak terlalu mewah.


huh


kira kira siapa ya,yang akan datang?


aku penasaran sekali.*batin aya


"ah sudahlah,nanti juga tau."menyudahi berfikir siapa sosok yang akan datang.


tak lama kemudian aya terhanyut dalam mimpinya.


***


pukul 4.00 aya bangun kerena harus memasak menyapu dan lain lain.


***


setelah selesai semuanya,aya bersiap siap untuk pergi ke sekolah.


kini dia berada di ruang makan bersama keluarganya,suasana hening,hanya terdengar suara sendok yang beradu dengan piring.


ting ting ting.


setelah selesai makan aya berpamitan pada kedua orang tuanya.mencium punggung keduanya.


sedangkan kak nana sudah berangkat dari tadi,kerena ada pelajaran tambahan katanya.


di tengah perjalanan yang santai,tiba tiba ada seseorang yang menghalangi jalan aya.aya mengerem mendadak,setelah berhasil aya beralih menatap tajam orang yang berdiri di depannya.alangkah terkejutnya ketika melihat siapa seseorang itu.


"bosen hidupku kau!"teriak aya


"heheheh,maaf lah."nyengir kuda.membuat aya tambah geram.


"cih!"melengos

__ADS_1


"minggir!"menyusur anak itu untuk minggir,dengan wajah kesal.


"aya,sepedah ku rusak-"


"tidak usah berbelit belit!"saut aya cepat.


"boleh aku menebeng?"tersenyum geli


"tidak."jawab aya singkat.


"yasudah aku tidak mau minggir."ancam nya.


hih! anak ini menyusahkan sekali!*


aya menghela nafas kasar"naik."ujar aya


"benarkah?"merasa senang.


"tidak."canda aya,tapi terlihat serius dan datar.


aya yang melihat perubahan wajah anak itu"jadi apa tidak?"tanya aya lagi


"kau bilang tidak boleh tadi."jelas nya,nada melas


"huh,cepat naik!"emosi memuncak.


dengan cepat anak itu naik di belakang aya,mereka berboncengan dengan posisi berdiri.


"let's go!"teriak nya sambil mengepalkan tangan lalu mengangkatnya ke udara.


aya mendongakkan wajah nya,melihat anak yang berdiri di belakangnya dengan tatapan sebal.


dasar bocah menyusahkan!*


umpat aya

__ADS_1


lalu melajukan sepeda nya dengan santai.


"aya kenapa kau mengendarainya lambat sekali,apa kau tidak sarapan tadi?"


"jika belum,apa kau akan membelikannya untuk ku?"tanya aya balik,masih fokus mengendarai.


"tidak,aku hanya bertanya."jawab nya santai.membaut aya geram


"sabar sabar."gumam aya,menahan emosi.


"apa?kau tadi mengatakan sesuatu?"menunduk,mencoba melihat wajah aya.tapi sayang nya yang terlihat hanya ubu ubun nya saja.bagaimana tidak?dia kan hanya sedikit menunduk,dan jika di pikir,tentu sjaa tidak bisa melihat wajah aya.


cittttt


suara decitan ban sepeda yang beradu dengan aspal.


yups,aya berhenti mendadak.


"ck! ragil apa kau tidak bisa diam,walau hanya sebentar saja!"mendongak ke belakang.


"maaf,tidak bisa."jawabnya tanpa dosa,tersenyum manis.tapi bagi aya itu menjijikkan,membuat aya mengerutkan alisnya.


"ck dasar gila!"dengus aya,lalu melajukan sepeda nya sangat kencang.karena ragil tadi belum siap jadi membuatnya gelagapan.dengan cepat ragil berpegangan aya.tapi yang di tarik masalah nya kerudung aya,jadi alhasil kerudung aya menjadi tertarik kebelakang dan melihatkan rambutnya.sedangkan ragil....


bug


Brak


klontang klontang!


sedangkan ragil sudah terduduk di atas aspal bersama dengan kerudung aya yang di pegang dengan kedua tangan nya,dan di pegang erat.


"aaawww!"pekik aya dan ragil bersama.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2