
aya mengerang kesakitan karena lehernya tergores oleh jarum pentul yang terbuka karena di tarik oleh ragil.
uhh bayangkan sendiri bagaimana rasanya.
"uhhh sakit sekali."aya memegangi lehernya.
"aahh aya tolong!"teriak ragil,meminta tolong.sambil merentangkan tangan nya.
aya menoleh ke belakang,menatap ragil sinis.
"bangun saja sendiri!"pekik aya.
"ih jahat!"dengus ragil,berdiri kasar.
"itu bisa berdiri sendiri."ucap aya yang melihat ragil heran.
"heheheh!"nyengir.
aya menghela nafasnya kasar.
ragil berjalan agak jauh karena tempat ragil jatuh sekitar 2 meter.
"berangkat!"semangat ragil sambil menepuk pundak aya pelan.sudah seperti tukang ojek saja.
sesampai di sekolah aya dan ragil masuk kelas lalu duduk di tempatnya masing masing.
pelajaran pun di mulai....
__ADS_1
***
sepulang sekolah aya dan ragil berencana untuk pergi ke taman.
setelah mengantar ragil pulang aya juga pulang ke rumah untuk ganti baju dan sholat tentu nya.
seperti bisa keadaan rumah sangat sepi,kak nana yang belum pulang dari sekolah dan ibu aya juga belum pulang dari kerja.
sedangkan di rumah hanya ad ayah aya,seperti bisa sedang merawat ikan nya.
aya masuk rumah dengan segera lalu masuk kamar,kamar mandi,untuk membersihkan diri.
setelah selesai dengan urusannya aya masuk kamar untuk mengambil tas dan hp.
setelah selesai aya keluar dan menjumpai ayahnya yang sedang memberi makan ikan.
"ayah aku mau ke taman bersama ragil!"teriak aya sambil mengendarai sepeda nya.
"iya,hati hati di jalan nak.dan jangan lupa jangan pulang malam malam!"teriak ayahnya balik.
"iya,assalamualaikum!"
"waalaikumsalam!"
aya mengendarai sepeda menuju rumah ragil,karena sepeda ragil masih belum di benarkan.
__ADS_1
setelah beberapa menit aya sudah sampai di kediaman rumah ragil yang jaraknya hanya beberapa meter dari rumah aya.
aya turun dari sepeda lalu berjalan ke arah pintu ragil.
tok tok tok.
aya mengetuk pintu terlebih dahulu.bukankah tidak sopan jika langsung masuk?
"masuk aja!"suara lelaki dari balik pintu yang menyuruh aya untuk masuk.
cekrek
aya membuka pintu,di sofa terlihatlah seorang laki laki yang tengah duduk dengan menaikkan kakinya di meja,tangannya memegang hp terbalik.ya benar dia sedang main geme.itulah yang bisa ia lakukan setiap hari.aya tercengang melihat kelakuan kakak pertama ragil,yang kurang sopan.ya memang dia anak berandal,suka keluar malam.ingat pulang ke rumah saja,orang tau ragil sudah bersyukur.
"bang,ragil di mana?"aya berjalan menuju remaja laki laki itu.
dia hanya melirik,menatap aya datar.lalu kembali ke layar hp nya.sungguh menyebabkan.
"uhh!kebiasaan,selalu saja tidak pernah menjawab,apa dia tidak punya mulut?!"gumam aya tertekan,geregetan.menggenggam ke dua tangan nya ke udara,ingin sekali rasanya meninju wajah remaja yang ada di hadapan nya.
remaja itu melirik aya datar"apa kau tidak punya mata?"tanya nya dengan nada menjengkelkan.
aya mengerutkan kening nya"seharusnya aku yang bertanya,apa kau tidak punya mata?jika kau punya seharusnya kau bisa melihat meta ku bodoh!"balas aya.
"lalu apa bedanya dengan mu?apa kau tidak melihat,mataku terpasang dua di sisi!"menunjukkan matanya.
kurang ajar,apa dia sedang mengajakku war?!*batin aya geram.
__ADS_1
BERSAMBUNG....