Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 100


__ADS_3

"Kak Ray......Aku sudah kenyang" Ucap Eliza seketika mengetahui kedatangan Reza. Eliza beranjak dari duduknya hendak melangkah tapi tangannya di tarik oleh Reza.


"Gadis kecilku, aku mohon jangan bersikap seperti ini" Kedua tangan Reza memegang bahu Eliza. "Kakak minta maaf, ok" Ucap Reza tulus sedangkan Rayhan tak beranjak dari posisinya hanya melihat kedua kakak beradik itu.


"Tuan Reza meminta maaf untuk apa?" Ucap Eliza memandang sinis kakak kandungnya itu.


Hati Reza rasanya seperti teriris pilu mendengar ucapan adiknya itu. "Kamu boleh memukul kakak, memaki kakak tapi jangan abaikan kakak seperti ini" Ucap Reza menunduk dihadapan Eliza.


"Akhirnya kau tahu juga kak, seperti apa rasanya di abaikan hah...." Teriak Eliza menatap pada Reza. "Eliza memohon saat itu, nyawa mama dalam bahaya.....kenapa kak, kenapa kakak sama sekali tidak perduli....hiks.... hiks" Tangis Eliza benar-benar pecah merasakan sakit dalam hatinya. Reza bisa merasakan apa yang Eliza rasakan, ia pun memeluk paksa adiknya itu.


"Kakak tidak berdaya" Ucap Reza sembari terus mengeratkan dekapannya karena Eliza terus berusaha lepas dari pelukannya. "Baron mengancam kakak saat itu. Dia akan membunuh kalian jika kakak tidak menuruti keinginannya" Sontak ucapan Reza membuat Eliza yang tadinya berusaha melepas pelukan kini terdiam mematung.


"Kakak datang ke rumah sakit pada waktu itu membawa uang pinjaman dari teman-teman kakak. Tapi sayang, saat kakak sampai di rumah sakit, mama sudah tiada" Reza mencium puncak kepala Eliza. "Kakak juga sama sepertimu merasa hancur atas kepergian mama dan saat itu juga kakak memutuskan hubungan dengan Baron" Reza ambruk duduk bertumpu pada kedua lututnya di hadapan Eliza. "Saat ini hanya kau yang kakak miliki setelah kepergiaan mama. Kakak mohon maafkan kakak dan jangan abaikan kakak lagi" Ucap Reza.


Melihat kakaknya seperti itu Eliza menjadi tidak tega, jauh dari lubuk hatinya ia percaya pada kakaknya. "Maafkan Eliza kak" Eliza ikut mensejajarkan tubuhnya di hadapan Reza dan memeluk kakaknya itu. "Kakak jangan tinggalkan Eliza lagi. Eliza takut saat itu sendirian ditinggal mama..... hiks......hiks....."


"Tidak akan gadis kecilku.....aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi." Reza membalas pelukan Eliza. Keduannya larut dalam ikatan persaudaraan yang telah lama terpisah akibat ulah Baron ayah mereka yang kejam. Rayhan begitu terharu dan bahagia melihat kedua kakak beradik itu kembali berdamai.


\=\=\=\=\=\=


"Kak Ray....Eliza malu" Teriak Eliza dari dalam kamar mandi.


"Ayolah sayang, cepatlah keluar. Kamu pasti akan terlihat cantik dengan baju itu" Rayhan memaksa Eliza memakai baju couple yang pernah ia beli waktu berbelanja baju Eliza.


Hari ini Rayhan dan Eliza aka menghadiri pesta yang di adakan Reza atas kembalinya Eliza pada dirinya.


Cekleek.....


Pintu kamar mandi terbuka, Rayhan sama sekali tak berkedip menatap istrinya yang baru keluar dari kamar mandi dengan gaun putih merah yang selaras dengan jaket yang ia kenakan. "Eliza tidak terbiasa dengan baju seperti ini kak" Rengek Eliza pada suaminya.


"Kamu terlihat sangat cantik sayang" Ucap Rayhan yang beranjak dari duduknya di ranjang menghampiri istrinya. Rayhan memengang dagu Eliza dan mendekatkan wajahnya hendak mencium bibir Eliza.


"Kak Ray mau ngapain" Eliza menghindari Rayhan. "Nanti kita terlambat" Ucap Eliza menutup bibirnya dengan tangan.

__ADS_1


"Tega amat kamu sayang" Gerutu Rayhan tidak mendapatkan apa yang ia inginkan. "Ya sudah ayo kita berangkat" Ucap Rayhan kemudian menggandeng tangan istrinya itu.


Mobil Rayhan melaju menuju sebuah restoran mewah yang sudah di sewa khusus oleh Reza untuk acara pesta yang ia adakan.


"Kami tidak terlambatkan?" Tanya Rayhan yang baru datang bersama Eliza. Reza menoleh pada adik dan adik iparnya itu.


"Santai sajalah, ini pesta untuk adikku meskipun terlambat pesta tidak akan berlangsung tanpanya" Ucap Reza mendekati keduanya. "Kamu cantik sekali gadis kecilku" Puji Reza pada Eliza.


"Tentu saja cantik dia kan istriku" Sahut Rayhan membuat Reza tersenyum.


"Ya sudah, ayo kita cari tempat duduk" Ajak Reza pada adiknya dan Rayhan. Mereka bertiga pun duduk di tempat yang di sediakan pihak restoran. Acara itu di hadiri oleh banyak sahabat-sahabat dan rekan bisnis Reza.


"Kak Ray, aku ke toilet dulu ya" Pamit Eliza beranjak dari duduknya yang di angguki oleh Rayhan suaminya.


Tak lama setelah Eliza beranjak ke toilet, datang seorang wanita cantik berusia 30 tahunan memiliki tubuh seksi, tinggi semampai dengan memakai gaun seksi berjalan mendekati di mana Rayhan dan Reza berada. "Selamat malam tuan Reza" Ucap wanita itu membuat Reza dan Rayhan menoleh.


wanita itu sekilas melirik Rayhan pria tampan yang sedang berbincang dengan Reza. "Nona Bella, terima kasih sudah datang. Silahkan di nikmati pestanya" Ucap Reza mempersilahkan Bella. Bella adalah salah satu teman Reza sekaligus rekan bisnisnya.


Bella sama sekali tak melepas tatapannya pada Rayhan membuat laki-laki yang di tatapnya itu merasa tak nyaman. "Tuan Reza kalau boleh tahu laki-laki tampan ini siapa?" Tanya Bella menunjuk Rayhan.


"Samakan dengan tuan Rayhan" Tunjuk Bella pada Rayhan setelah buku menu disodorkan pelayan pada dirinya. Rayhan merasa risih dengan sikap Bella yang tak berhenti menatapnya. "Tuan Rayhan, apa boleh saya duduk di sebelah anda" Tanya Bella yang tiba-tiba saja ia beranjak dari duduknya beralih duduk disamping Rayhan berada tanpa mendengar jawaban Rayhan.


Rayhan benar-benar merasa kesal melihat tingkah wanita itu. "Maaf nona tempat duduk itu adalah tempat duduk istri saya" Ucap Rayhan tapi tak di hiraukan Bella.


"Kak Ray maaf ya lama, toiletnya antri" Eliza tiba-tiba datang dari toilet. Rayhan menoleh pada istrinya itu bersamaan dengan Bella dan Reza.


Eliza hendak duduk di samping Rayhan tapi ia seketika terdiam melihat disamping Rayhan sudah ada wanita cantik yang menduduki kursinya. Eliza pun tak ambil pusing hendak melangkah memilih tempat duduk lain. Melihat itu Rayhan menarik Eliza hingga terduduk di pangkuannya.



"Istriku mau kemana" Ucap Rayhan keras agar wanita di sampingnya mendengar bahwa dirinya sudah beristri.


"Kak Ray, dilihatin orang Eliza malu" Bisik Eliza pada Rayhan.

__ADS_1


"Tidak apa-apa sayang" Ucap Rayhan semakin memeluk pingang Eliza.


"Jadi dia adalah istri kamu tuan Rayhan" Ucap Bella menyeringai. "Tuan Rayhan ternyata anda suka dengan daun muda juga" Ucap Bella menyindir Rayhan.


Mendengar ucapan Bella membuat Eliza merasa tidak senang. Elizapun beringsut turun dari pangkuan Rayhan dan duduk di samping Reza. "Nona Bella, ini adalah Eliza adikku sekaligus istri dari tuan Rayhan" Reza memperkenalkan adik dan sahabatnya pada Bella karena ia merasa ada gelagat yang aneh dari Bella.


"Eliza" Ucap Eliza sopan menyodorkan tangannya pada Bella dan Bella pun menjabat tangan Eliza.


"Bella sahabat sekaligus rekan bisnis Reza kakak kamu" Ucap Bella tersenyum menyeringai kemudian menatap Rayhan di sampingnya. "Eliza, tadinya saya tertarik dengan suami kamu tapi sekarang sepertinya semakin menarik".............


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


Buat yang suka pelakor..... Noh 👆👆 Author munculin pelakor tak tahu malu🤭🤭..... 🤔🤔 tapi kalau di pikir² yang namanya pelakor mana ada urat malunya ya..... kalau ada urat malu mana mungkin merebut laki orang🤣🤣🤣🤣🤣


__ADS_2