
"Sayang kamu ini lucu sekali" Cubit kecil Rayhan pada hidup mancung Eliza.
"Atau jangan-jangan, kak Ray adalah mas Abdul? " tanya Eliza lagi membuat Rayhan semakin gemas.
"Maaf sayang, sudah bohongin kamu. Saya cuman pingin mengenali kamu waktu itu" Ucap Rayhan menggengam tangan Eliza.
"Jadi kak Ray adalah mas Abdul orang yang sama? Dan sekarang kak Ray akan ke perusahaan sebagai mas Abdul untuk menyelidiki Ron" Ucap Eliza menebak.
"Benar sekali sayang" Rayhan heran sebenarnya kekasihnya ini pintar tapi juga polos. Tapi itu yang membuatnya semakin menyukai Eliza. "Ya sudah, kamu berangkat kerja dulu nanti saya agak siangan, ada yang ingin saya bicarakan dengan Reno" Rayhan mengambil hp di sakunya lalu mengirim pesan pada Reno.
"Ya sudah, Eliza berangkat kak" Eliza pun menaiki sepeda maticnya.
"Hati-hati ya sayang" Teriak Rayhan saat Eliza sudah melajukan sepeda maticnya.
Beberapa menit kemudian Eliza sampai di perusahaan. Setelah memarkirkan sepedanya Eliza pun beranjak berlari kecil di lobi memasuki perusahaan.
__ADS_1
Aku telat 10 menit. Pasti mbak Erly marah. Guman Eliza.
Bruuggh........
Tak sengaja Eliza menabrak seseorang sehingga dirinya terjatuh bersamaan orang yang ia tabrak.
"Kenapa gak sakit ya, padahal kan aku terjatuh" Guman Eliza sambil menutup mata. Sedangkan seseorang yang di tabrak Eliza hanya terdiam mematung dengan seringai di bibirnya memandangi Eliza yang memejamkan mata di atas tubuhnya.
"Jolie" Seru orang itu membuat Eliza membuka matanya.
"Kyaaaa...... " Teriak Eliza seketika bangun karena menyadari dirinya terjatuh di atas tubuh seseorang dan orang itu adalah Ron.
Mati aku, kenapa harus orang ini yang kutabrak. Guman Eliza. dalam hati.
"Maaf tuan" Ucap Eliza menunduk.
__ADS_1
"Jolie (Cantik) " Ucap Ron tersenyum tak memalihkan sedikitpun pandangannya pada Eliza. " Kita bertemu lagi jolie, aku mencarimu selama ini" Ron masih terus memandang Eliza.
"Maaf tuan, anda salah orang" Ucap Eliza kesal.
"You don't remenber me? (Kamu tidak ingat saya?)" Ucap Ron seraya memegangi tangan Eliza. Eliza pun merasa kaget dan berusaha melepaskan tangan Ron.
"No, please let go of my hands (Tidak, tolong lepaskan tangan saya) " Ucap Eliza.
"Tidak akan, sebelum kamu kasih tahu siapa namamu jolie" Ron masih memegangi tangan Eliza.
ini orang kok memaksa sekali.
Eliza yang merasa kesal pun menggigit tangan Ron tapi Ron tak bergeming masih dengan seringai di bibirnya seperti tidak merasakan apapun. Eliza pun tak menyerah, ia pun menendang kaki Ron dan berhasil membuat Ron kaget. "Ah" pekik Ron refleks melepas tangan Eliza.
"Maaf tuan Eliza terpaksa bersikap begini karena anda tidak sopan. Eliza tidak akan memberi tahu nama Eliza pada anda. Permisi" Ucap Eliza berlari kecil meninggalkan Ron.
__ADS_1
" Menarik, jadi namamu Eliza" Ron tertawa dengan kepolosan Eliza. "John, cari tahu siapa gadis itu dan alamatnya" Perintah Ron kemudian melanjutkan berjalan menuju ruang kantor yang sudah di siapkan untuknya.
"Eliza" Guman Ron saat ini sedang duduk di kantornya memandangi bekas gigitan Eliza di tangannya. "Akhirnya aku bisa menemukanmu gadis penyelamatku. Sekian tahun aku mencarimu dan sekarang akhirnya aku bisa bertemu dengan mu" Ron pun kembali larut dalam ingatan masa lalunya.