
"Paman apa yang kau lakukan........lepaskan Eliza" Teriak Eliza sembari memukul punggung Ron yang membopongnya di pundak. " Paman lepaskan Eliza, Eliza tidak mau ikut paman" Eliza masih berteriak tapi sama sekali tak membuat Ron bergeming. Ron terus berjalan membawa Eliza menuju ke ruang kerjanya dan membuka pintu lemari ruang rahasia membawa Eliza masuk ke dalamnya.
"Kita akan menikah Jolie" Ucap Ron membuat Eliza semakin takut. Ron tidak mengetahui jika cicin pemberian Rayhan itu adalah cincin pernikahan mereka.
Ron membopong tubuh Eliza yang masih terus memberontak. "Paman turunkan Eliza, jangan seperti ini. Kita bisa bicarakan ini semua dengan baik-baik" Ron tidak memperdulikan kata-kata Eliza. Ia terus berjalan melewati lorong hingga sampai pada pintu keluar dan terlihatlah sebuah mobil.
"Masuk" Ucap Ron membuka pintu mobil itu dan perlahan mendudukkan Eliza di tempat duduk dekat kemudi. Ron menutup pintu mobil keras kemudian berjalan memutar hendak masuk kedalam mobil tempat kemudi tapi seketika langkahnya terhenti karena melihat Eliza yang secepat mungkin membuka pintu mobil dan berlari keluar. "Jangan lari jolie" teriak Ron ikut berlari mengejar Eliza.
"Paman, biarkan Eliza pergi" Ucap Eliza sembari terus berlari di jalan yang seperti hutan.
Buughhh.... Seketika Eliza terjatuh pingsan oleh sebuah pukulan dari anak buah Ron yang berjaga di daerah itu.
"Bodoh kalian, kenapa menyakiti Jolie ku" Marah Ron pada anak buahnya sembari mendaratkan sebuah pukulan.
" Maafkan kami tuan" Ucap anak buah Ron merasa takut.
Ron menggendong tubuh Eliza yang pingsan. "Jolie maafkan saya, tapi saya benar-benar tidak bisa hidup tanpamu" Ron membawa masuk Eliza ke dalam mobil dan melajukan mobil itu.
Mobil Ron melaju menyusuri hutan dan berhenti di sebuah vila. Ron membawa masuk Eliza yang masih pingsan ke dalamnya.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rayhan melihat jam yang melingkar di tangannya. Detikan waktu itu semakin membuat Rayhan cemas karena sudah hampir setengah jam istrinya belum juga kembali. Rayhan akhirnya memilih untuk masuk ke dalam kediaman Ron. Rayhan memaksa masuk dengan menghajar pengawal yang berjaga di rumah Ron.
"Eliza...... " teriak Rayhan yang sama sekali tak mendapati istrinya setelah memeriksa semua ruangan yang berada di rumah Ron. "Dimana Elizaku" Rayhan terlihat sudah tidak bisa menahan emosi menghajar anak buah Ron. Semua anak buah Ron tidak ada yang mau membuka mulut meskipun Rayhan sudah membuat mereka babak belur.
Rayhan berharap Eliza masih mengaktifkan ponselnya.......
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Perlahan manik mata indah Eliza mulai terbuka. Samar-samar penglihatannya mulai terlihat jelas. Dengan memegangi punggungnya yang masih terasa sakit akibat pukulan dari anak buah Ron, Eliza bangun dari tidur. Ia mengedarkan pandangan menatap tempat yang begitu asing baginya. "Jolie sayang, kamu sudah sadar" Suara Ron beranjak dari duduknya yang berada tidak jauh dari tempat tidur Eliza.
Eliza menoleh pada asal suara. "Paman....." Ucap Eliza pada Ron yang mendekatinya. "Apa yang paman inginkan kenapa membawa Eliza kesini" Eliza meringsut mudur saat Ron duduk dipinggiran ranjang.
"Itu tidak mungkin paman" Ucap Eliza berdiri dan melangkah menuju pintu hendak keluar. Eliza memegang handle pintu berusaha untuk membuka tapi ternyata pintu tak bergerak karena sudah terkunci oleh Ron.
"Jolie, kau mau kemana sayang" Ucap Ron yang juga ikut berdiri mendekati Eliza.
"Paman, lepaskan Eliza....." pinta Eliza memohon.
"Melepasmu sayang..... " Ron sudah berada tepat di hadapan Eliza yang beringsut mundur menabrak pintu yang tidak bisa di buka....."Tidak akan pernah, aku bukan dokter bodoh itu yang bisa melepas wanita yang di cintai bersama laki-laki lain" Ron menatap Eliza yang ketakutan. "Jolie apa saya harus menyakitimu dulu baru kamu mau bersamaku!" suara nafas Ron sudah memburu..... Ron menarik Eliza dan menghempaskan Eliza di atas kasur.
__ADS_1
"Paman, jangan....." Ron sudah berada diatas Eliza menindihnya dan berusaha mencium ceruk leher Eliza. "Paman jangan lakukan itu.....hiks..... hiks....".
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.......