Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 79


__ADS_3

" Kak Ray mau kemana? Eliza ikut" terdengar suara gadis yang di cintainya itu di barengi dengan sebuah pelukan hangat terasa di punggung Rayhan. "Jangan tinggalkan Eliza lagi" tangan Eliza sudah melingkar erat di perut Rayhan dari belakang punggungnya.


Rayhan mengusap air mata yang membasahi pipinya. Hatinya begitu berbunga-bunga, mendengar penuturan Eliza dan degup jantungnya bedetak kencang merasakan pelukan Eliza. Sejenak ia memegang lembut tangan Eliza yang memeluknya erat. Rayhan kemudian memutar posisi tubuhnya menghadap Eliza,


"El sayang kau hampir membuatku gila" Ucap Rayhan mencubit kecil hidung Eliza sembari memeluk erat tubuh gadis yang di cintainya itu seakan-akan tak ingin melepaskannya lagi. Mereka berdua begitu larut dalam pelukan hingga tak menyadari ada seseorang yang sedari tadi berdehem di samping mereka.


"Terus saja kalian begitu, jangan hiraukan laki-laki dengan hati yang patah ini" Gerutu dokter Danu menyindir keduanya. Rayhan dan Eliza pun refleks melepas pelukan mereka.


"Maaf dokter, Eliza lupa kalau ada dokter" Eliza tersenyum kembali duduk di atas ranjang di ikuti Rayhan yang kembali duduk di samping Eliza.


"Sudahlah nona Cantik. Oh ya tuan Ray apa rencana anda selanjutnya pada Ron" tanya dokter Danu duduk dihadapan keduanya.


Mendengar pertanyaan dokter Danu, Rayhan menoleh menatap Eliza "Yang jelas aku tidak akan mengampuninya karena telah menyakiti Elizaku" tangan Rayhan terangkat membelai rambut Eliza.


"Laki-laki seperti tuan Ron pasti tidak akan tinggal diam tuan Ray" Ucap dokter Danu mengingatkan Rayhan.


Rayhanpun merasa yakin kalau Ron Fernandes tidak akan berhenti untuk merencanakan sesuatu agar bisa mendapatkan Eliza dan menghancurkan dirinya. "Saya tahu dokter tapi saya juga tidak akan tinggal diam. Bagaimanapun caranya saya akan membuat Ron Fernandes mendapatkan hukuman atas perbuatannya"


Rayhan dan dokter Danu terdiam tampak berpikir.


"Ada satu cara" Ucap Eliza tiba-tiba menatap Rayhan dan dokter Danu. "Eliza akan ikut Ron dan berpura-pura masih hilang ingatan, dengan begitu Eliza bisa menyelidiki dan mencari bukti kejahatan Ron" Ucap Eliza yakin.


"Ide yang bagus itu nona Cantik" Ucap dokter Danu sembari mangut-mangut.


Rayhan tampak mengernyitkan dahi. "Mana boleh seperti itu sayang, saya tidak mau kamu dekat-dekat dengan Ron lagi" Ucap Rayhan tidak setuju dengan ide Eliza.


"Kak Ray tenang saja, Eliza yakin kalau Ron tidak akan menyakiti Eliza. Eliza bisa jaga diri" Eliza tersenyum berusaha meyakinkan Rayhan. "Kak Ray tahu tidak, Eliza baru ingat ternyata Ron itu adalah paman yang Eliza selamatkan saat hampir tertimpa papan reklame besar. Waktu itu Eliza masih sekolah SMU dan sejak saat itu Ron selalu memanggilku jolie" Ucap Eliza yang baru mengingat Ron.


"Dan sejak saat itu juga, Ron menyukaimu sayang" Rayhan menghela nafas. "kedepannya saya tidak ingin kamu menyelamatkan laki-laki lain lagi sayang. Saya tidak mau rivalku bertambah lagi" Gerutu Rayhan membuat Eliza dan dokter Danu tertawa. "Kenapa kalian tertawa? Pokoknya saya tidak setuju, saya tidak ingin kamu dekat-dekat dengan Ron apalagi Ron itu orang yang licik, bagaimana jika nanti dia bisa membuat kamu menyukainya" Rayhan merasa takut jika kekasihnya itu bersama Ron karena Ron yang selalu selalu bersikap lembut, perhatian dan penuh kasih sayang terhadap Eliza membuat Rayhan merasa cemburu tidak ingin sikap Ron itu nantinya bisa merebut Eliza dari sisinya.

__ADS_1


"Benar kata tuan Ray, Apalagi tuan Ron itu sangat tampan dan keren. Dia juga sangat kaya, wanita mana yang tidak tergoda" Ujar dokter Danu sengaja menggoda Rayhan dengan memuji Ron rivalnya itu.


"Terus saja dokter memuji Ron" Ucap Rayhan sinis pada dokter Danu.


"Mana mungkin seperti itu, Eliza kan sudah bilang kalau Eliza paling susah buat jatuh cinta" Ucap Eliza kesal.


"Benar juga, nona Cantik kan susah buat jatuh cinta. Orang tampan seperti saya saja di tolak, apalagi tuan Ron. Tapi yang saya heran kenapa justru nona Cantik bisa menyukai orang yang tidak begitu tampan ya" Sindir dokter Danu lagi-lagi menggoda Rayhan.


" Eh apa maksud dokter, apa dokter ingin mengatakan kalau saya jelek." Sungut Rayhan tak terima membuat dokter Danu terkekeh segera beranjak dari Rayhan dan Eliza


"Haha.....Saya pamit dulu ada pasien yang harus saya periksa. Silahkan kalian berdiskusi dulu nanti baru hubungi saya jika perlu bantuan" Dokter Danu pun berlalu meninggalkan keduanya.


Sejenak hening suasana di ruangan itu setelah kepergian dokter Danu. "Kak Ray, tidak percaya sama Eliza" Ucap Eliza menggeser posisinya memunggungi Rayhan kesal. Rayhan yang menyadari itu pun memeluk Eliza.



"Sayang bukannya saya tidak percaya, hanya saja saya sangat menyanyangi kamu. Saya tidak ingin kehilangan kamu lagi" Rayhan mencium pipi Eliza sontak membuat Eliza kaget dan menyikut dada bidang Rayhan.


"Maaf Kak Ray, Eliza gak sengaja" Ucap Eliza mengusap-usap dada Rayhan.


"Sayang kamu harus tanggung jawab" Ucap Rayhan memeluk Eliza dan lagi-lagi mencium pipi Eliza.


"Kak Ray mesuum" Eliza mendorong Rayhan hendak berdiri tapi Rayhan menarik tangan Eliza hingga terduduk di pangkuannya.


"Jangan marah ya sayang, saya benar-benar mencintai kamu" Ucap Rayhan memeluk pinggang Eliza yang berada di pangkuannya.


"Eliza gak akan marah, asal kak Ray setuju dengan rencana kita. Eliza ingin hidup tenang tanpa gangguan dari Ron di tambah lagi Eliza gak ingin kalau Ron berencana ingin membunuh kak Ray lagi" Eliza menatap Rayhan dengan manik mata indahnya berharap laki-laki itu setuju dengan rencananya. Rayhan pun menghela nafas dalam.


"Oke saya setuju tapi dengan satu syarat" Rayhan menatap kekasihnya itu serius. Eliza menajamkan tatapannya pada Rayhan seolah bertanya apa syarat yang di ajukan oleh Rayhan. "Menikahlah denganku"

__ADS_1


"Apaaa.......".


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.......


Para Readers yang tercinta, ada yang bertanya pada Author kenapa di novel ini hanya wanita yang di perebutkan laki-laki?


Novel ini secara spesifik bercerita tentang gadis penyelamat, bukan pria tampan yang kebanyakan jadi rebutan wanita² terutama pelakor. Bukannya tidak ada wanita lain tapi dari awal Author sudah bercerita bahwa tokoh utama laki-laki (Rayhan) banyak di sukai wanita tapi dia begitu menjaga hatinya dan Rayhan tidak suka dengan wanita² yang suka menggoda.

__ADS_1


Ikutin terus ceritanya ya...... Author di sini hanya berniat ingin menghibur para readers tercinta. Jaga kesehatan selalu..... love you All 😍😍


🤔🤔Padahal sekarang tidak perlu tampan, jelek pun jadi asal kaya raya karena cinta itu ada apanya..... bukan lagi apa adanya..... 🤫🤫😅😅🙏🙏


__ADS_2