Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 107


__ADS_3

Di rumah baru Rayhan dan Eliza kini sudah berkumpul semua kerabat, ada Mama Nany, Hanna dan Reza terlihat sibuk menemui para tamu untuk acara syukuran kepindahan Rayhan dan Eliza di rumah baru mereka.


Sebenarnya Nany ingin anaknya Rayhan dan Eliza tinggal bersama mereka di rumah utama namun ia menyadari anak dan menantunya juga butuh privasi untuk bisa hidup mandiri membangun rumah tangga mereka yang bahagia, sebagai seorang ibu ia hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anak dan menantunya.


Rayhan dan Eliza saat ini tampak membagi-bagikan bingkisan dan amplop untuk anak-anak yatim piatu dari panti asuhan yang biasa di kunjungi Rayhan tiap bulan.


"Senang sekali lihat senyum mereka" Ucap Eliza yang masih di kelilingi anak-anak panti membagikan bingkisan. "Kak Ray, nanti kalau kita punya anak pasti akan selucu mereka" Ucap Eliza menoleh pada Rayhan yang berada di sampingnya.


Rayhan tersenyum menanggapi ucapan istrinya. "Tentu saja, nanti anak-anak kita pasti juga akan setampan aku dan secantik kamu sayang" Timpal Rayhan.


"Emang kak Ray tampan?" Tanya Eliza sengaja menggoda Rayhan menatap penuh senyuman.


"Tentu saja tampan, Jika tidak mana mungkin kamu mencintaiku sayang" Rayhan tersenyum sumringah seolah tidak terganggu dengan pertanyaan istrinya itu.


Kekehan kecil terlihat di wajah Eliza, "Idiih kak Ray sok kepedean, memangnya kapan Eliza bilang cinta sama kak Ray" Ucapan Eliza sontak membuat Rayhan memberengut dan mendekati istrinya menepis jarak diantara mereka.


"Yakin sayang kamu tidak mencintaiku" Tanya Rayhan menatap lekat-lekat istrinya.


"Kak Ray, mau apa?" Eliza terlihat meringsut mundur karena takut Rayhan akan menciumnya. "ini banyak anak-anak kak" Tunjuk Eliza pada anak-anak panti di sekitarnya yang sedang sibuk dengan bingkisan pemberian mereka.


Rayhan tersenyum jahil, "Kamu bilang cinta dulu padaku atau aku akan menciummu di depan anak-anak" Ucap Rayhan semakin mendekati istrinya.


"Kak Ray....."


"Satu....." Rayhan semakin mendekat


"Dua....." Rayhan mendekatkan wajahnya.


"Ti......" Rayhan menjeda hitungannya.


Terpaan nafas Rayhan mulai terasa di wajah Eliza membuat seketika Eliza berteriak karena takut.


"Iyaa, Eliza cinta sama kak Ray....!!!!!" Teriak Eliza memejamkan mata membuat suasana di sana menjadi hening karena semua menoleh pada Eliza.


Rayhan tersenyum penuh kemenangan sedangkan Eliza perlahan membuka mata, menatap sekitarnya dengan tersenyum kikuk malu karena suasana yang tadinya hening kini beralih dengan suara tawa lirih dari semua yang berada disana membuat wajah Eliza memerah menahan malu.


"Kak Ray sengaja bikin Eliza malu" Sungut Eliza merengut sebal pada Rayhan kemudian beranjak meninggalkan suaminya dan menghampiri Mama Nany dan Hanna berada.


Rayhan pun beralih menghampiri kakak iparnya Reza setelah selesai membagikan bingkisan.

__ADS_1


"Ray kamu apain adikku sampai sekesal itu" Tutur Reza saat Rayhan sudah duduk di sampingnya.


"Adik kamu itu sungguh gemesin kalau lagi di godain" Rayhan terkekeh kecil sembari mengambil air mineral yang terletak di meja depannya berada.


"Jangan di godain terus entar kalau dia ngambek susah loh buat bujukinnya" Sahut Reza yang juga ikut mengambil botol air mineral kemudian menenggaknya melewati tenggorokannya yang terasa kering. "Kamu pasti sudah tahukan kalau adikku itu bukan cewek matre seperti kebanyakkan wanita-wanita jaman sekarang yang sangat mudah di bujuk dengan barang-barang mewah" Imbuh Reza pada sahabatnya.


Rayhan tergelak, "Kamu benar, istriku itu memang sangat polos. Dia seperti anak kecil, jika di suguhkan dengan semua barang mewah yang sangat mahal sekalipun ia tak akan bergeming dan sama sekali tidak tertarik tapi jika di suguhkan dengan es krim varian rasa pasti senyumnya akan melebar, ia akan tersenyum bahagia seperti anak kecil manis sekali" Tutur Rayhan tersenyum tulus dengan matanya menatap lekat di mana istrinya berada.


Rayhan sungguh tak pernah bosan memandang istri yang sangat di cintainya itu seolah Eliza adalah satu-satunya wanita yang ada di dunia ini di matanya, sedangkan wanita lain adalah semu tak nyata karena tak ada dalam pandangan matanya meski secantik dan seseksi apapun wanita itu menggoda.


(Author : Astaga naga jangan² author di anggap wanita jadi²an di mata Rayhan👆🤔🤦‍♀)


"Kamu memang benar, gadis kecilku itu kalau moodnya lagi gak bagus ia selalu datang ke stand es krim dan dia bisa makan semua jenis es krim yang ada di toko itu" Tutur Reza tertawa mengingat kebiasaan manis adik satu-satunya itu. "Aku harap kamu akan menjaga selalu gadis kecilku, jangan pernah sakiti dia karena sejak kecil ia tidak pernah merasakan kebahagiaan"


"Tentu Za" Ucap Rayhan. "Oh iya kamu katanya juga membeli rumah baru di kota XX ini?" Tanya Rayhan pada sahabatnya itu.


"Hmm" Jawab Reza singkat kemudian berucap lagi. "Aku sengaja membeli rumah di kota ini karena aku ingin dekat dengan adikku dan lagi aku juga membangun perusahaan baru di kota ini yang nantinya aku ingin perusahaan kita berkerja sama" Tutur Reza menjelaskan pada Rayhan.


"Baiklah, aku senang dengan keputusanmu. Istriku juga pasti akan senang mendengarnya"


Hari sudah semakin larut hingga akhirnya membuat para tamu beranjak pulang setelah menikmati sajian bersama. Mama Nany, Hanna dan Reza pun turut serta pamit meninggalkan rumah baru sepasang suami istri itu.


Saat ini Eliza baru keluar dari kamar mandi setelah menyegarkan tubuhnya, begitu juga Rayhan yang terlihat sudah segar karena sudah mandi terlebih dahulu sebelum istrinya.


"Sayang" Panggil Rayhan ikut merebahkan tubuhnya disamping Eliza. Eliza hanya terdiam tak menanggapi suaminya dan berpura-pura tertidur memejamkan mata.


"Istriku, apa sudah tidur?" Tanya lirih Rayhan.


"Sudah" Ceplos Eliza singkat menjawab suaminya membuat seringai terbentuk dibibir Rayhan. Tangan Rayhan mulai beraksi melepas satu persatu kancing baju piyama Eliza membuat Eliza berjengit kaget, terlebih lagi saat tangan Rayhan sudah menelusup ke tubuhnya setelah piyamanya sudah terlepas. "Kak Ray, mau ngapain? Eliza kan masih kesal sama kakak jadi jangan......." Ucap Eliza terhenti saat Rayhan sudah mengulum bibirnya,


"Aku mencintaimu istriku" Eliza pun sudah tidak bisa menolak suaminya karena terhanyut dengan sentuhan-sentuhan lembut yang di berikan Rayhan pada tubuhnya. Merekapun kembali memadu kasih dalam indahnya dunia percintaan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sudah seminggu Rayhan dan Eliza menempati rumah barunya dengan kebahagian yang selalu terpancar dari keduanya.


Pagi hari ini Rayhan sudah tampak rapi dengan jasnya bersiap untuk pergi ke kantor. "Tunggu sebentar kak" Ucap Eliza yang berjinjit merapikan dasinya. Rayhan tersenyum bahagia dengan dunianya saat ini yang penuh warna dengan kehadiran Eliza. Ia merasa menjadi laki-laki yang paling beruntung bisa menikahi Eliza.


Eliza sangat baik dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri. Semalam ia sudah melayani Rayhan di ranjang, pagi haripun Eliza sudah membuat sarapan dan juga baju serta semua kebutuhan suaminya sudah ia siapkan dengan rapi. Rayhan benar-benar bersyukur memiliki Eliza.

__ADS_1


"Kamu kenapa sayang" Ucap Rayhan tiba-tiba merasa khawatir saat Eliza menutup mulutnya berlari ke kamar mandi. Rayhanpun mengikuti istrinya itu.


Hoek......Hoek suara Eliza memuntahkan semua isi dalam perutnya, Rayhan dengan telaten memijat tengkuk leher Eliza perlahan. "Kamu kenapa sayang? kita kerumah sakit ya" Tawar Rayhan masih khawatir apalagi melihat wajah Eliza sedikit pucat.


"Tidak usah, Eliza gak apa-apa kak. Mungkin hanya masuk angin saja" Ucap Eliza menenangkan suaminya yang terlihat jelas raut cemas tercetak di wajahnya. "Nanti di kasih minyak angin juga pasti sembuh. Sekarang kak Ray berangkat kerja gih" Pinta Eliza pada suaminya.


"Kamu yakin gak apa-apa tinggal sendirian dirumah sayang? atau aku libur saja temanin kamu" Tutur Rayhan tidak tega pada istrinya.


"Yakin, udah kak Ray berangkat kerja saja" Eliza tersenyum penuh menatap suaminya.


"Ya sudah, kamu hati-hagi di rumah ya. Kalau ada apa-apa segera hubungin aku" Eliza mengangguk sembari mencium punggung tangan suaminya. Rayhanpun mencium kening Eliza sebelum beranjak pergi ke kantornya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


Ikutin terus ya ceritanya....semoga terhibur.....love you All😍😍.


__ADS_2