
*****Flash Back on******
Baron dan Nancy dulunya adalah sepasang kekasih. Nancy begitu mencintai Baron hingga ia hamil anak Baron tanpa status pernikahan. Saat Nancy mengetahui kehamilannya, saat itulah Baron menghilang seperti di telan bumi.
Nancy sudah mencari keberadaan Baron di perancis tapi hasilnya nihil. Kandungan Nancy semakin membesar dan ia tidak tahu harus bagaimana kedepannya karena uang tabungan yang ia miliki semakin menipis. Beruntung Nancy tinggal bersama ibunya yang merupakan sahabat dari tuan Bara Jaya yaitu kakek Rayhan.
Bara Jaya pergi ke perancis membawa duka yang ia rasakan karena meninggalnya istri yang sangat ia cintai yaitu nenek Rayhan.
Di perancis Bara bertemu dengan ibu Nancy. Saat itu usia Nancy sama dengan usia tuan Syarif anak dari Bara jaya yaitu Papa Rayhan. Ibu Nancy memohon pada Bara agar mau menikahi anaknya yang sedang mengandung anak Baron yaitu Ron Fernandes.
Bara pun bersedia menikahi Nancy karena ia merasa kasihan dengan sahabatnya dan anak yang di kandung Nancy.
Pernikahan pun berlangsung setelah Nancy melahirkan Ron. Selama pernikahan dengan Nancy selama itu pula Bara tidak pernah menyentuh Nancy karena ia masih belum bisa melupakan almarhum istrinya dan memang tujuan dari pernikahan itu adalah untuk memberikan status yang jelas buat masa depan anak yang di kandung Nancy kelak.
Melihat kebaikan dan ketulusan Bara yang menganggap Ron seperti anak kandungnya akhirnya Nancy pun jatuh hati pada Bara tapi jawaban Bara masih tetap sama, ia masih belum bisa mencintai Nancy karena cintanya masih untuk almarhum istrinya seorang. Bara menyanyangi Ron seperti anak kandungnya, hingga pada saat usia Ron 2 tahun, Bara berniat memperkenalkan Ron pada Syarif tapi naas Bara mengalami kecelakaan dan meninggal.
Disisi lain Baron yang menghilang tanpa jejak, ternyata pindah ke kota YY karena jatuh cinta pada Fadiyah yaitu mama Reza dan Eliza. Baron menikah dengan Fadiyah hingga mempunyai anak Reza yang dua tahun lebih muda dari Ron.
Kini takdir mempertemukan Ron, Reza dan Eliza sebagai saudara meskipun beda ibu.
*****Flash Back off*****
Hentikan Ron, kau tidak boleh mencintai adikmu sendiri.....!!" Teriak Nancy keras menangis mendekati keduanya.
Malam ini Nancy sengaja secara diam-diam mengikuti mobil Ron karena merasa curiga saat Ron berpamitan padanya akan pergi ke perancis apalagi ia sempat mendengar ucapan Ron dengan seseorang yang ia sebut papa mertua di sambungan telpnya.
Nancy mengikuti mobil Ron dan ia benar-benar terkejut melihat Baron disana apalagi ketika mendengar percakapan mereka. Nancy menutup mulutnya, benar-benar merasa kaget ketika tahu bahwa Eliza gadis yang di cintai Ron selama ini adalah anak kandung dari Baron yang itu artinya Eliza adalah adik Ron.
Nancy benar-benar syok, tadinya ia ingin menyembunyikan kebenaran tentang Ron sampai akhir hidupnya tapi saat ini ia tidak punya pilihan karena melihat cinta terlarang Ron yang terlalu besar buat Eliza hingga akhirnya ia pun memutuskan untuk membongkar kebenaran itu.
"Mom, apa maksudmu. Kenapa momy di sini?" Tanya Ron kaget menghentikan perkelahiannya dengan Rayhan.
Baron yang tadinya terdiam meratapi kesalahannya menoleh pada Nancy sama halnya seperti yang lainnya, semua yang berada di situ merasa terkejut dengan teriakan Nancy.
__ADS_1
"Nancy....." Ucap Baron membuat yang lain nya merasa bingung terutama Ron, dalam benaknya bertanya-tanya kenapa Baron mengenali momynya.
"Oi Baron, tu te rappelles de moi ? (Ya Baron, masih ingat denganku?)" Nancy menatap Baron dari tempat Ron dan Rayhan berdiri.
"Mom.... apa momy kenal dengan papa mertua?" Tanya Ron pada Nancy yang masih menangis menata nafas untuk bisa mengeluarkan semua beban rahasia yang ia pendam selama ini.
"Cukup nak..." Tangan Nancy terangkat menghentikan Ron agar tidak lagi menyebut Baron dengan papa mertua. "Sudah cukup nak, hentikan. Ini semua salah...." Nancy mencoba menarik nafas dalam disela isak tangisnya.
"Eliza adalah adikmu nak.....kamu tidak boleh mencintainya sebagai seorang wanita" Semua merasa bingung bercampur tidak percaya dengan penuturan Nancy terutama Ron.
"Apa maksud momy? Aku tidak percaya, Momy pasti berbohong !!" Teriak Ron tiba-tiba berlari cepat mengambil pinstol di tangan Baron dan meraih Eliza ke dalam dekapannya.
ROON....!!!! Teriak semua yang kaget seketika dengan pergerakan cepat Ron.
"Mundur kalian semua" Teriak Ron perlahan menarik Eliza agar mengikuti langkah kakinya. "Jolie adalah milikku. Momy pasti berbohong" Ucap Ron tak percaya.
"Ron hentikan, jangan menyakiti istriku. Bunuh saja aku jika kau mau" Rayhan mencoba mendekati Eliza.
"Berhenti Rayhan Syarif...atau aku akan melepas peluru ini pada Jolie lalu setelah itu aku juga akan mengakhiri hidupku" Ucap Ron mengancam membuat Rayhan menghentikan langkahnya seketika.
"Maaf jolie" Ucap Ron memeluk Eliza agar tidak terjatuh. "Maaf Jolie aku tidak ingin menyakitimu, aku mencintaimu." Lirih Ron
"Dengar nak, momy tidak berbohong. Eliza adalah adikmu karena kamu adalah anak dari Baron bukan tuan Bara" Teriak Nancy melangkah perlahan mencoba mendekati.
"Tidak mom, itu tidak benar. Jolie bukan adikku" Kekeh Ron masih tidak mau percaya.
"Jika kamu tidak percaya kamu bisa melakukan tes DNA dengan Baron" Ucap Nancy kemudian ia pun menceritakan semuanya.
Suasana menjadi hening mendengar cerita Nancy.
Bruukh......Ron terduduk di tanah setelah Nancy menyelesaikan ceritanya, pikirannya benar-benar kacau tidak mampu menerima kenyataan itu.
Melihat posisi Ron, Rayhan segera meraih Eliza ke dalam dekapannya.
__ADS_1
Baron menatap Nancy kaget, ia tadinya tidak tahu jika kepergiannya selama ini ternyata meninggalkan benih di rahim Nancy. "Jadi Ron adalah..." Ucap Baron menatap Nancy.
"Ya dia memang anakmu Baron" Ucap Nancy sinis.
"Aku tidak ingin menjadi anakmu, Baron" Ucap Ron bangkit perlahan melangkah dengan keputus asaannya masuk ke dalam mobil dan melajukannya dengan kencang, ia masih tidak percaya dengan kenyataan itu.
Dalam pikiran Ron, ternyata selama ini ia telah salah membenci Rayhan karena ia mengira dirinya adalah anak dari tuan Bara yang berlaku tidak adil padanya.
"Kenapa...!!!!" Teriak Ron kesal memukul setir mobilnya. Ron tidak perduli menjadi anak siapa tapi kenapa harus Baron? Kenapa harus satu ayah dengan wanita yang ia cintai? kenapa.....kenapa ia merasa takdir tidak adil baginya......
Plaak....
Sebuah tamparan di layangkan Nancy pada Baron. "Tamparan itu tidak ada apa-apanya dengan segala kekacauan yang telah kau lakukan selama ini" Ucap Nancy menatap sinis Baron lalu melangkah, langkahnya terhenti sejenak pada Eliza dan Rayhan berada. "Maafkan anakku nak" Ucap Nancy pada Rayhan dan Eliza kemudian melanjutkan langkahnya setelah melihat keduanya mengangguk.
Baron hanya terdiam, ia tidak bisa berkata. Semua kenyataan yang ia ketahui hari ini sungguh sangat mengejutkan dirinya.
Anak gadis yang sedari kecil ia perlakukan tidak adil ternyata adalah darah dagingnya sendiri dan Ron Fernandes yang selama ini ia kenal ternyata juga anaknya dengan Nancy. Harusnya ia bahagia mempunyai dua anak laki-laki dan satu anak perempuan dalam hidupnya tapi semua sudah terlambat karena ketiga anaknya sudah begitu membenci dirinya atas luka dan semua kesalahan yang telah ia lakukan selama ini.
"Ayo kita pergi dari sini" Ucap Reza mengajak adik dan adik iparnya untuk meninggalkan Baron yang masih terdiam bersama Rudi yang masih setia di sampingnya.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.....