Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 61


__ADS_3

" Lepaskan Jolie ku" Sebuah suara tiba-tiba mendekati mereka. Membuat Rayhan dan Eliza menoleh pada asal suara.


Eliza yang mengetahui Ron datang pun segera ingin beranjak dari duduknya tapi karena kakinya yang masih terasa sakit membuat Eliza oleng dan hampir saja terjatuh jika Rayhan tidak segera menangkapnya dengan sigap. "El sayang, hati-hati kaki kamu masih sakit" Ucap Rayhan yang melingkarkan tangan nya di pinggang Eliza.


Ron yang baru menyadari ketika tidak ada Eliza di sampingnya itupun merasa panik mencari di sekitar tapi tidak menemukan Eliza. Ron pun beranjak keluar dari ruangan itu dan mencari Eliza di sekitar pantai.


Seketika Ron menatap dengan pandangan penuh amarah, ia melihat semua kejadian di pantai ketika Rayhan memeluk Eliza sampai menggendong Eliza hingga kini melihat Rayhan mencium tangan gadis yang di cintainya itu. Dari situ Ron baru menyadari jika Rayhan juga mencintai gadis yang sama dengan dirinya.


Ron bisa melihat ada cinta yang juga tersirat di mata Eliza saat memandang Rayhan. Dalam pikiran Ron terbesit banyak pertanyaan yang belum ia ketahui jawabannya. Sebenarnya siapa yang di cintai Eliza, Abdul ataukah Rival nya Rayhan karena Ron tidak mengetahui kalau keduanya adalah orang yang sama.


Ron masih di sana, masih menatap posisi Rayhan yang saat ini masih memeluk Eliza yang akan terjatuh. Tangan Ron mengepal."Lepaskan Jolie ku" Kalimat itu kembali terucap dari bibir Ron. Rayhan kembali menoleh pada Ron.


"Dia bukan Jolie, tapi Eliza kekasihku" Ucap Rayhan spontan, sebenarnya Rayhan juga di liputi rasa bingung. Kenapa Ron rivalnya tiba-tiba memanggil kekasihnya Jolie, ada apa ini sebenarnya. batin Rayhan.


"Anda salah tuan Rayhan yang terhormat, dia adalah kekasihku namanya Jolie. Bukankah begitu sayang?" Ucap Ron dengan seringai di bibirnya, pandangannya beralih menatap pada Eliza. Eliza yang bingung tidak tahu harus berkata apa pun, hanya mengangguk membuat Rayhan seperti merasakan tamparan seketika di hatinya.


"El sayang, ada denganmu? Apa dia mengancammu" Rayhan masih tak percaya dengan jawaban dari Eliza yang hanya mengangguk.


"Tuan Rayhan, jaga ucapan anda" Ron berusaha bersikap baik di depan Eliza dengan menahan amarahnya pada Rayhan. Ron tidak ingin Eliza berpikir kalau dirinya bukanlah orang baik karena pada kenyataannya Ron memang orang yang penuh dengan kejahatan dan kelicikan.

__ADS_1


"El sayang, saya mohon jangan bersikap seperti ini. Saya Rayhan kekasih kamu" Ucap Rayhan semakin mengeratkan pelukannya. Jantung Eliza berdegup semakin kencang, hatinya memberi sinyal agar memorinya kembali mengingat, tapi dikarenakan benturan di kepala yang terlalu keras saat kecelakaan di tambah lagi obat dari dokter pribadi Ron yang berfungsi untuk memperlambat penyembuhan ingatan yang diberikan pada Eliza, seketika Eliza memegangi kepalanya.


"Sakit..... " teriak Eliza membuat Rayhan panik.


"Kamu Kenapa El sayang" Rayhan masih memeluk Eliza dengan satu tangan, sedangkan satu tangan lagi terangkat memegangi wajah Eliza.


"Sakit.... " Suara Eliza melemah kemudian tak sadarkan diri. Ron yang sudah geram melepaskan satu pukulan pada wajah Rayhan, Rayhan yang tak siap pun karena masih fokus pada Eliza yang pingsan seketika terhuyung jatuh, Ron segera menangkap dan menggendong tubuh Eliza, sedangkan Rayhan dengan sigap bangkit hendak melawan Ron pun tertahan oleh Reno yang tiba-tiba mucul menghalangi Rayhan.


"Lepaskan saya Ren, dia membawa Elizaku" teriak Rayhan yang hampir saja memukul Reno karena tidak mematuhi perintahnya.


"Tuan Ray, tenanglah. Kasihan nona Eliza sedang pingsan" seketika ucapan Reno membuat Rayhan terdiam hanya bisa memandangi kepergian Ron yang membawa kekasihnya itu.


"Tuan, anda jangan gegabah. Apa anda ingat jika Ron itu orang yang berbahaya, bisa jadi ada sesuatu di balik ini semua yang tidak kita ketahui" Reno berusaha menenangkan Rayhan.


"Kamu benar Ren, tapi saya harus bagaimana sekarang? saya tidak bisa tenang membiarkan Eliza bersama dengan laki-laki berbahaya itu" Rayhan mendaratkan tubuhnya duduk di bangku, meremas rambutnya kasar merasa kesal tidak tahu harus berbuat apa.


"Anda tenang saja tuan, saya yakin Ron tidak akan menyakiti nona Eliza karena menurut saya Ron memiliki perasaan khusus pada nona Eliza" Ucap Reno.


"Apa maksudmu Ren" Rayhan juga sudah melihat tatapan Ron pada Eliza yang terlihat tidak biasa.

__ADS_1


"Ron sepertinya juga telah jatuh cinta pada nona Eliza, tuan" Ucap Reno teringat waktu kejadian di perusahaan saat ia menolong Eliza. Ia sudah bisa merasakan bahwa Ron juga mencintai gadis yang juga di cintai tuannya.


Rayhan meraup kasar wajahnya yang lebam akibat pukulan dari Ron. "Ren, tolong cepat selidiki dimana alamat rumah Ron. Aku tidak bisa membiarkan gadis yang aku cintai bersama laki-laki itu".........


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung................

__ADS_1


__ADS_2