
"Eliza, tadinya saya tertarik dengan suami kamu tapi sekarang sepertinya semakin menarik" Ucap Bella seperti tidak tahu malu mengucapkan kata itu pada Eliza yang jelas-jelas sudah tahu kalau Rayhan adalah suaminya.
Eliza tersenyum, "Lain kali jangan berkata seperti itu lagi di depan suami orang atau anda akan di sangka Pelakor nyonya Bella yang terhormat" Ucap Eliza merasa kesal. Sudut bibir Rayhan terangkat ke atas melihat wajah kesal istrinya, Rayhan senang melihat kecemburuan di wajah cantik Eliza.
"Tuan Ray, istri anda tega sekali mengatakan saya pelakor" Ucap Bella memeluk lengan Rayhan tiba-tiba, membuat Rayhan kaget sekaligus merasa risih.
Eliza beranjak dari duduknya dengan wajah semakin kesal melihat tingkah Bella pada suaminya. "Kakak, sepertinya aku tidak enak badan. Maaf Eliza gak bisa ikut acara ini. Biar kak Ray saja yang berada di sini bersama teman kakak pelakor ini" Sungut Eliza melangkah pergi meninggalkan ketiganya.
"El sayang" Teriak Rayhan memanggil Eliza tapi lengannya masih di tahan oleh Bella. Sedangkan Reza merasa bingung dan juga terlihat kesal dengan sikap Bella yang tidak seperti biasanya. "Nyonya, saya dari tadi berusaha sopan pada anda tapi sikap anda ini sudah keterlaluan" Bentak Rayhan melepas paksa tangan Bella yang memegang lengannya. "Saya balik dulu Za" Pamit Rayhan pada kakak iparnya.
"Ok, jaga adikku" Ucap Reza pada Rayhan yang mengangguk dan beranjak pergi.
"Menarik"Guman Bella pelan dengan seringai khas di bibirnya.
Rayhan berlari mengejar istrinya tapi Eliza sudah tak terlihat. Rayhan meraup wajahnya kasar, di satu sisi ia kesal dengan kejadian ini dan sisi lain ia juga sedikit senang ternyata Eliza bisa cemburu juga pada dirinya yang itu artinya Eliza memang sudah jatuh cinta pada dirinya tanpa Eliza sadari.
\=\=\=\=\=\=
"Hai cantik, sendirian aja" Sapa seorang pemuda pada Eliza yang saat ini sedang menikmati berbagai macam es krim yang ada di mejanya. Eliza sama sekali tak memperdulikan pemuda itu, ia masih terus memakan es krim yang ia pesan karena saat ini Eliza berada disebuah stand es krim dekat dengan restoran yang ia tinggalkan tadi. "Boleh saya duduk disini" tanya pemuda itu.
"Gak boleh" Jawab Eliza kesal masih terus menikmati es krimnya tanpa menatap pemuda itu.
"Jangan pelit cantik" Ucap pemuda itu hendak duduk di hadapan Eliza tapi tiba-tiba di halangi seseorang.
"Maaf mas, dia ini istri saya" Ucap orang itu, Eliza yang sedang menikmati es krimnya pun sudah bisa menebak jika itu suara dari suaminya.
__ADS_1
"Yah sayang sekali cantik-cantik ternyata sudah menikah sama om-om" Gerutu pemuda itu,
"Eh apa maksudmu, aku bukan om-om" Kesal Rayhan pada pemuda itu yang beranjak meninggalkannya. Rayhan kini duduk di hadapan Eliza yang masih asyik dengan es krimnya.
"Sayang....." Panggil Rayhan tersenyum. "Istriku.... " Panggil Rayhan lagi tapi Eliza tak bergeming masih terus memakan es krimnya hingga habis. Rayhan masih terus memandangi istrinya, ia kemudian mengambil tisu saat melihat ada sisa es krim di bibir Eliza.
Tangan Rayhan terangkat hendak membersihkan sisa es krim di bibir Eliza tapi tangan Eliza menepisnya. "Eliza bisa sendiri" Ucap Eliza mengambil tisu membersihkan mulutnya tapi tetap sisa es krim masih ada yang menempel. Eliza beranjak membayar pesanan es krimnya kemudian hendak melangkah cepat meninggalkan Rayhan yang mengikutinya. "Kak Ray, apa yang kau lakukan" Teriak Eliza tiba-tiba kaget karena Rayhan dengan cepat membopong tubuh Eliza di pundaknya.
Rayhan melangkah cepat menuju mobilnya tanpa memperdulikan Eliza yang memukul punggungnya minta di turunkan. "Ayo masuk sayang" Ucap Rayhan mendudukkan Eliza dalam mobilnya kemudian menutup pintu mobil. Rayhan melajukan mobilnya pulang ke rumah kontrakan.
Mobil Rayhan sudah berhenti di depan rumah kontrakan mereka. Eliza masih diam duduk di samping Rayhan tanpa menoleh sedikitpun pada suaminya. "Sayang sudah ya ngambeknya" Bujuk Rayhan menakup wajah Eliza agar menatapnya.
Cup.... Rayhan mencium bibir Eliza dan menyapu bersih sisa es krim yang masih menempel pada bibir istrinya itu. "Rasanya lebih manis saat merasai dari bibirmu sayang" Ucap Rayhan setelah melepas ciumannya.
"Eliza masih kesal sama kak Ray" sungut Eliza keluar dari mobil masuk ke dalam rumah kontrakannya diikuti Rayhan. Eliza masuk ke dalam kamarnya kemudian duduk di pinggiran ranjang. "Eliza memang tidak sedewasa wanita itu, Eliza juga bukan wanita sukses seperti wanita itu" Ucap Eliza saat suaminya duduk di sampingnya. "Kuliah saja, Eliza belum lulus. Eliza memang tidak sebanding dengan wanita itu" Eliza sudah tidak bisa menahan tangisnya lagi.
"Kak, maafin Eliza ya" Ucap Eliza masih di pelukan erat suaminya.
"Untuk" Tanya Rayhan.
"Eliza sekarang sudah bisa merasakan apa yang kak Ray rasakan saat melihat Eliza bersama Ron" Ucap Eliza yang baru menyadari rasa sakit dan cemburu saat melihat orang yang di sayangi bersama orang lain.
"Tidak apa-apa sayang, saya senang kalau kamu cemburu karena itu artinya kamu sudah jatuh cinta pada saya" Ucap Rayhan masih mengeratkan pelukannya pada Eliza.
"Apa yang kak Ray lakukan" Lirih Eliza saat tangan Rayhan menurunkan resleting gaunnya secara perlahan sembari mencium pundak mulus Eliza yang gaunnya mulai terbuka.
__ADS_1
"Aku ingin olah raga malam denganmu sayang" Bibir Rayhan terus menelusuri pundak Eliza menuju ceruk leher istrinya. Nafas Rayhan sudah memburu, ia pun melepas jaket dan kemeja yang ia kenakan. Rayhan mencium bibir Eliza begitu dalam.
"Kak Ray, Eliza ingin mandi dulu, gerah" Ucap Eliza melepas ciuman Rayhan. Rayhan pun tersenyum kemudian mengangkat tubuh istrinya itu yang setengah polos. "Apa yang kak Ray lakukan" Kaget Eliza saat Rayhan menggendongnya menuju kamar mandi.
"Katanya gerah, kita mandi sama-sama ya sekalian olah raga di kamar mandi" Rayhan tersenyum membawa masuk istrinya itu ke dalam kamar mandi..........
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung......
__ADS_1
Tak terasa sudah beberapa hari lagi mau lebaran.......Semoga para readers tercinta masih semangat ya puasanya, bagi yang menjalankan.
Author berterima kasih bagi semua yang masih mengikuti cerita Author, semoga dapat menghibur para readers tercinta semua..... Mohon maaf bila ada yang tidak berkenan dengan cerita Author. Disini Author tekankan lagi, niat Author cuman ingin menghibur.....love you All 😍😍