
Semenjak Eliza berada di kediaman Ron, Rayhan sama sekali tidak pernah beranjak dari apartemen nya. Reno asisten setia Rayhan menggantikannya untuk semua urusan di perusahaan. Rayhan secara diam-diam menempatkan anak buahnya di beberapa posisi dekat dengan kediaman Ron.
Rayhan masih terus memantau kediaman Ron. Ia juga bekerja sama dengan sahabat-sahabatnya yang berprofesi sebagai aparat keamanan. Rayhan berusaha keras mencari bukti kejahatan Ron agar istrinya bisa segera terlepas dari Ron.
Tok.... tok.....
"Momy, apa saya boleh masuk?" Tanya Eliza mengetuk pintu kamar Nancy. Perlahan pintu kamar Nancy terbuka.
"Tentu saja boleh, masuklah sayang" Ucap Nancy mengajak Eliza memasuki kamarnya. Eliza mengedarkan pandangannya, memandangi kamar Nancy yang di hias dengan foto-toto Ron dari kecil hingga dewasa.
"Momy, apa ini foto paman waktu kecil" tanya Eliza menatap dinding kamar Nancy yang terdapat banyak foto Ron dan Momy.
"Benar sayang, itu foto Ron waktu masih kecil" jawab Nancy tersenyum sembari duduk di pinggiran ranjang tempat tidurnya membiarkan Eliza menatap foto-toto anak kesayangannya itu.
Eliza mengeryitkan dahi menemukan sebuah foto, Ron yang berusia setahun berada pada gendongan seorang laki-laki "Momy, apa saya boleh bertanya?" Eliza penasaran karena merasa tidak asing dengan laki-laki yang menggendong Ron.
"Tentu saja sayang, ada apa" Jawab Nancy mendekati Eliza.
"Ini foto siapa Mom?" tunjuk Eliza pada foto laki-laki yang menggedong Ron.
"Dia suami Momy sayang" Ucap Nancy kembali teringat dengan Bara Jaya. Semenjak kepergian Bara Jaya yang tak lain adalah kakek Rayhan, Nancy masih belum bisa melupakan suami yang di cintainya itu bahkan sampai sekarang Nancy belum mengetahui kalau Bara Jaya sudah tiada karena Ron menutup semua info tentang Bara Jaya pada Momy nya itu.
"Berarti dia ayah Paman. Sekarang di mana beliau Mom" tanya Eliza masih terus berpikir menggali ingatannya tentang sosok laki-laki di foto itu.
"Momy tidak tahu sayang" Nancy tidak ingin memberitahu Eliza bahwa kakek Rayhan, Bara Jaya adalah suaminya. "Oh iya sayang, Nanti sore Momy akan pergi ke perancis menjenguk nenek Ron yang lagi sakit. Kamu baik-baik di rumah ya sayang selama Momy pergi" Ucap Nancy berusaha mengalihkan pembicaraan tentang suaminya sebelum Eliza bertanya lebih lanjut.
"Kenapa mendadak sekali Mom" Tanya Eliza yang merasa cemas jika Nancy pergi itu berarti dia hanya akan berdua dengan Ron di rumah meskipun ada para pelayan yang seperti orang tuna rungu dan tuna wicara karena begitu patuh pada Ron sehingga menutup telinga dan mulut tentang semua kejadian yang ada di kediaman Ron.
Nancy terlihat sedih. "Maaf sayang, memang mendadak karena baru tadi pagi Momy mendapat kabar dari perancis" Nancy menyentuh pipi Eliza. "Kamu tenang saja sayang, kan ada Ron yang akan menjaga kamu" Ucap Nancy tersenyum ia tidak tahu justru anaknya lah yang membuat Eliza tidak tenang karena meskipun Ron begitu baik pada Eliza tapi tetap saja Eliza harus berhati-hati karena Ron sebenarnya laki-laki yang berbahaya. "Kamu baik-baik di rumah ya" Ucap Nancy yang kini beralih melanjutkan mengemasi barangnya yang akan ia bawa ke perancis.
"Tentu Mom, terima kasih" tanpa sepengetahuan Nancy Eliza mengeluarkan ponselnya mengambil foto dari Bara jaya karena ia masih penasaran dan belum bisa mengingat-ingat laki-laki itu.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Malam hari Eliza yang berada di kediaman Ron mendengar bel pintu rumah berbunyi. Tak ada pelayan yang membuka pintu saat bel pintu rumah terus berbunyi. Elizapun terpaksa membuka pintu itu karena ia yakin pasti para pelayan sedang sangat sibuk dengan tugasnya masing-masing hingga tak mendengar bel pintu berbunyi.
"Eliza....."Ucap seorang pria tampak kaget setelah pintu dibuka oleh Eliza. Melihat siapa laki-laki yang berada di hadapannya Eliza sedikit beringsut mundur.
"Maaf tuan, anda siapa" Tanya Eliza sedikit gugup berpura-pura tidak mengenali Randy yang sengaja datang untuk menemui Ron tapi saat ini Ron sedang tidak berada di rumah karena sedang mengantarkan Nancy ke bandara.
"Ayolah Eliza kenapa kau berpura-pura tidak mengenaliku" Tutur Randy.
"Maaf tuan, jika anda ada perlu dengan tuan Ron, sebaiknya anda pergi karena tuan sedang tidak ada di rumah saat ini" Ucap Eliza ingin menutup pintu tapi Randy sudah terlebih dahulu menahan pintu itu.
"Eliza, aku tidak menyangka ya. Ku pikir kau gadis baik-baik tapi ternyata kau mau juga jadi simpanan tuan Ron" Ucap Randy tertawa sinis mendekati Eliza yang semakin meringsut mundur. Eliza mencoba berlari tapi pada saat sampai di ruang tamu, tangan Eliza berhasil diraih oleh Randy yang mengejarnya. Randy menghempaskan perlahan tubuh Eliza sampai membentur tembok di ruangan itu. "Berapa tuan Ron membayarmu? Aku akan berikan lebih dari yang tuan Ron berikan karena aku juga punya uang banyak" Ucap Randy yang memang sudah lama menyukai Eliza.
Mendengar ucapan Randy membuat tangan Eliza terangkat dan...
PLAAk......
"Kau semakin membuatku penasaran Eliza" Ucap Randy geram mengusap pipinya yang telah di tampar Eliza. Eliza mendorong tubuh Randy hendak pergi tapi Randy menahannya dan berusaha mencium bibir Eliza.....
"Tolong....... " Teriak Eliza masih menahan tubuh Randy yang terus memaksa..........
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung......
Ikutin terus ya ceritanya, Author akan berikan yang terbaik.... Author akan berusaha sering update setiap kerjaan Author longgar.... semangat terus buat yang menjalankan puasa..... Love you All ππ
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Author : Kenapa loe John kok Lemes gitu?
John : Lagi puasa Thor.....
Author : wah hebat loe John. Kalau lagi puasa jangan ngebayangin yang aneh-aneh ya, apalagi siang-siang begini panas banget biasanya kan paling enak ituπ€π€ minum es yang ada buahnya terus pake susu sama sirup apalagi es batu nya di banyakin pasti kebayangkan segernyaππ. Pokoknya loe harus tahan gak boleh ngebayangin itu ya...... ππ
John : Sekarang yang John gak bisa nahan cuman satu thor yaitu gak bisa nahan emosi ngadepin Author.... π€π€
Author : Idiih..... diih marah, Ntar batal loh puasanya..... ππ
John :π π Sini loe thor.... gue cium biar sekalian sama-sama batal puasanya....
__ADS_1
Author : Alamakπ±π±....marah beneran...... kabur.... πββπββ