Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 40


__ADS_3

Kyaaaaa...... teriak Eliza kaget melihat Rayhan yang habis mandi bertelanjang dada dan hanya sebuah handuk yang melingkar di pinggang menutupi tubuh bagian bawahnya.


"Eliza" Guman Rayhan yang juga kaget tapi belum sadar keadaannya.


Eliza melihat Rayhan yang setengah telanjang membuat jantungnya berdegup kencang.


"Kakak, pakai bajunya" Teriak Eliza membalikkan badan sambil menutup kedua mata dengan tangannya.


"Hah" Rayhan tersadar kalau sedang bertelanjang dada pun langsung kembali ke kamar dan memakai bajunya.


"Maaf sayang, saya gak sengaja tadi sehabis mandi keluar ingin memgambil air minum" Ucap Rayhan yang baru keluar dari kamar setelah selesai memakai bajunya.


"Ya sudah Eliza pulang dulu, ada makanan di meja kalau kakak mau makan" Ucap Eliza menunduk menyembunyikan wajah merahnya dan membalikkan badan hendak meninggalkan Rayhan.


"Kamu mau kemana sayang" Rayhan meraih tangan Eliza. "Ayo kita makan sama-sama, kamu pasti juga belum makan kan" Rayhan menarik tangan Eliza dan mengajaknya duduk di meja makan di sampingnya.


Eliza masih merasa malu, masih menunduk tidak berani menatap Rayhan. Rayhan yang melihat pun tersenyum.


"Mau saya suapi" Goda Rayhan.


"Gak mau, Eliza bisa makan sendiri"


"Oh ya kak, apa rencana kakak pada Ron. Kenapa membiarkan Ron memiliki setengah dari perusahaan kakak" Ucap Eliza yang sudah memulai makannya bersama Rayhan.


"Siapa bilang saya membiarkan itu terjadi. Saya sudah punya rencana sendiri. Biarkan Ron berpikir memiliki setengah dari perusahaanku sementara saya akan menyelidiki siapa sebenarnya dia dan apa tujuan sesungguhnya"


"Apa ada yang bisa Eliza bantu Kak" Tanya Eliza.


"Ada" Jawab Rayhan dengan tersenyum memandang Eliza.

__ADS_1


"Bantuan apa? "


"Kamu bantu membuka hati kamu buat saya. Berusahalah untuk mencintai saya ya El" Pinta Rayhan tulus. "Waktu tiga bulan semakin berkurang. Saya takut kamu belum bisa jatuh cinta pada saya" mendengar ucapan Rayhan Eliza hanya terdiam tidak tahu harus berkata apa. Sejujurnya ia tidak tahu bagaimana perasaannya pada Rayhan.


"Kak. Kalau misal dalam waktu tiga bulan Eliza belum bisa jatuh cinta sama kakak gimana?" Tanya Eliza ragu. Sebenarnya ia ingin terus bersama Rayhan tanpa ada batas waktu, mencoba mencintai Rayhan dengan setulus hati.


"Saya tidak tahu harus menjawab apa, saya tidak ingin melepaskanmu El. Tapi jika kamu bahagia tanpa saya, saya akan pergi"


Deeg...... Ada rasa sakit di hatinya saat Eliza mendengar ucapan Rayhan.


"Sudah malam, Eliza pulang dulu ya kak" Eliza beranjak dari duduknya meninggalkan Rayhan yang masih duduk terdiam. Eliza berjalan menuju pintu.


"Apa aku berarti untuk mu El? " Ucap Rayhan membuat Eliza menghentikan tangannya yang sedang memegang handle pintu.


" Tentu saja" Jawab Eliza dan kembali melanjutkan membuka pintu dan keluar dari rumah Rayhan. Terlihat senyum di bibir Rayhan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Mas Abdul" Ucap Eliza kaget karena ia masih belum tahu bahwa Abdul adalah Rayhan.


"Pagi mbak Eliza" Rayhan berusaha menggoda Eliza. Eliza yang masih bingung pun menghampiri Abdul.


"Mas Abdul tahu dari mana rumah Eliza dan kenapa bisa bawa sepeda Eliza" Eliza mengeryitkan dahi sambil melihat-lihat sepeda matic yang sudah di perbaiki dan terlihat mulus tanpa ada lecet lagi karena kecelakaan kemarin.


"Buat wanita secantik mbak apa sih yang gak mas Abdul tahu" Rayhan masih ingin menggoda dan menguji Eliza. "Ini sepeda nya mbak" Rayhan memberikan kunci sepeda pada Eliza yang tampak masih bingung.


" Terima kasih ya mas" Ucap Eliza menerima kunci dari tangan Rayhan tapi tak terduga Rayhan menarik tangan Eliza dan


CUUP........

__ADS_1


"Gitu caranya kalau mau berterima kasih mbak"Ucap Rayhan setelah mencium pipi Eliza.


PLAAAAAAK....... Satu tamparan mendarat mulus di pipi Rayhan.


"Jangan kurang ajar ya mas" Muka Eliza sudah merah karena marah.


" Aduh, kok di tampar sih sayang" Ucap Rayhan melepas kumis dan jenggot palsu beserta topinya.


"Kak Ray.... " Kaget Eliza.


"Iya sayang, ini saya"


"Aneh kenapa kak Ray kalau pakai kumis palsu itu bisa mirip sama mas Abdul ya?" Ucap polos Eliza.


Author : sumpah demi hidung gue yang gak ada mancungยฒ nya, pingin gue timpuk nie anak Oon nya gak ketulungan๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ค


Ron : Jangan marahยฒ author sayang, Oh iya kapan nie giliran saya muncul lagi?


Author : Eh ada akang mas Ron. Sebentar lagi ya..... sabar mas ganteng ๐Ÿ˜๐Ÿ˜.


Ron : Jangan lupa ya thor, adegan nya yang romantis sama Eliza.


Author : ๐Ÿ™„๐Ÿ™„ kirain pengen adegan romantis sama Author.....


Ron : Kalau sama Author bukan adegan romantis yang cocok.๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


Author : Lah terus adegan apa dong yang cocok.๐Ÿค”๐Ÿค”


Ron : Adegan horor๐Ÿ‘ป๐Ÿ‘ป.......(๐Ÿƒโ€โ™‚๐Ÿƒโ€โ™‚ kabuuur)

__ADS_1


Author : Kampret, loe kira gue setan..... sini loe jangan kabur..... ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜ 


__ADS_2