Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 87


__ADS_3

Hari masih pagi tapi langit sudah terlihat gelap karena banyaknya awan hitam yang menghiasinya. Atas ijin Nancy Eliza yang berpamitan dengan alasan ingin berjumpa dengan sahabatnya pun saat ini sudah bisa keluar melewati pagar rumah mewah Ron tanpa di curigai oleh anak buah Ron.


Eliza berjalan kaki menuju apartemen Rayhan karena jaraknya tidak jauh dari kediaman Ron. Rayhan ingin menjemput Eliza tapi Eliza menolak karena ia tidak ingin ada yang tahu terutama anak buah Ron. Eliza tidak membawa payung ketika hujan deras membasahi dirinya.


"Sayang kau basah kuyup" Ucap Rayhan yang menunggu Eliza di luar pintu apartemennya.


"Eliza tadi lupa tidak bawa payung kak" Ucap Eliza yang kedinginan. Rayhanpun meraih pundak Eliza dan mendorongnya masuk ke dalam apartemennya.


"Kamu ganti baju dulu sayang" Rayhan memberikan sebuah handuk pada Eliza. Eliza menerima handuk itu, tapi ia terlihat bingung.


"Mmm, baju Eliza basah kak. Terus Eliza ganti baju pakai apa" Rayhan juga baru sadar, menyuruh Eliza ganti baju tapi tidak ada baju ganti buat istrinya itu. Akhirnya Rayhan pun melepas kemeja yang ia pakai karena Rayhan baru membeli apartemen ini, ia pun tidak ada persiapan baju ganti.


"Sayang, kamu pakai ini ya. Nanti kalau hujannya reda saya belikan kamu baju" Wajah Eliza seketika memerah karena melihat Rayhan membuka kemejanya, terlihat tubuh kekar Rayhan yang hanya memakai kaos singlet saja. "Sayang kamu kenapa?" Tanya Rayhan yang melihat Eliza hanya terdiam.


"Ah, tidak apa-apa kak" Ucap Eliza melangkah masuk ke kamar mandi. Elizapun membersihkan dirinya dan memakai kemeja Rayhan.


Hujan semakin deras, Eliza sudah keluar dari kamar mandi. Rayhan yang duduk di ranjang kasur pun tak berkedip sama sekali melihat istrinya yang terlihat sangat cantik hanya dengan kemejanya yang di pakai Eliza. "Kak Ray kenapa" tanya Eliza merasa malu karena Rayhan tak henti menatapnya.


"Hmm" Rayhan berdehem berusaha menetralisir hasratnya yang muncul melihat istrinya yang sangat di cintainya itu. "Tidak apa-apa istriku, duduklah" Rayhan menepuk kasur di sampingnya


"Kak Ray kenapa menyuruhku datang" tanya Eliza yang sudah duduk di samping Rayhan.


Rayhan mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku celananya. "Sayang, maaf ya kemarin saat kita menikah saya belum sempat membelikan sebuah cicin untukmu" Rayhan memberikan kotak itu.

__ADS_1


"Bukalah" Ucap Rayhan saat Eliza menerima kotak itu. "Gimana, kamu suka sayang?" tanya Rayhan saat Eliza membuka kotak itu dan terlihat sepasang cicin nikah yang terlihat sangat indah. Cicin itu hanya ada sepasang di dunia ini karena Rayhan sudah memesannya khusus untuk Eliza jauh-jauh hari sebelum ia menikahi Eliza.


"Cantik kak" Ucap Eliza terlihat sangat suka. Rayhanpun meraih tangan Eliza dan memasangkan cincin di jari Eliza.


"Sekarang giliran kamu pasangkan di jari saya sayang" Ucap Rayhan menyodorkan tangannya pada Eliza. Eliza pun memasangkan cicin di jari Rayhan. "Saya mencintaimu sayang" Ucap Rayhan mencium kening Eliza.


" Kak, Eliza haus" Ucap Eliza pada Rayhan yang hendak beralih mencium bibirnya. Rayhan pun beranjak dari duduknya.


"Sebentar ya sayang saya ambilkan minum" Ucap Rayhan mengambilkan air minum untuk istrinya. Eliza mengambil ponselnya, ia ingin menujukkan pada Rayhan video dan gambar lemari pintu dari ruang rahasia Ron.


Rayhan yang melihat istrinya sedang fokus dengan ponselnya pun, memilih duduk di belakang Eliza, Rayhan memeluk istrinya itu dari belakang sontak membuat Eliza kaget. "Kak Ray" teriak Eliza memanyunkan bibirnya masih menatap ponselnya.



"Kak Ray tahu tidak cara membuka lemari pintu ruang rahasia Ron" Eliza menunjukkan gambar dan video lemari itu pada Rayhan. Rayhan pun melihatnya.


"Sayang kirimkan ke ponselku" Ucap Rayhan dan Elizapun menurutinya. Rayhan mengambil ponselnya dan membuka gambar dan video itu lalu terlihat ia mengirimkan pada sebuah nomor. "Sudah ku kirimkan pada temanku yang ahli dalam membuat pintu rahasia. Dia pasti tahu cara membuka pintu itu sayang" Ucap Rayhan menaruh ponselnya kembali.


"Semoga teman kakak tahu cara membuka pintu rahasia itu" Ucap Eliza yang tiba-tiba merasa kaget karena tangan Rayhan sudah melingkar di perutnya apalagi ia dapat merasakan desiran nafas Rayhan pada ceruk lehernya. Perlahan Rayhan membuka kancing kemeja yang di kenakan Eliza. " Kak Ray mau apa?" tanya Eliza lirih saat Rayhan mencium ceruk lehernya.


"Saya mencintaimu sayang" Ucap Rayhan lirih dengan nafas memburu. Eliza merasakan desiran yang aneh yang menjalar di tubuhnya apalagi saat ini Rayhan sudah mencium bibirnya begitu dalam, hingga ia larut dengan sentuhan-sentuhan lembut yang Rayhan berikan. Eliza tidak bisa menolak Rayhan karena Rayhan adalah suaminya yang sangat ia sayangi. Hujan semakin deras membuat keduanya begitu larut dalam indahnya dunia percintaan.


Hari ini Rayhan benar-benar menjadikan Eliza sebagai istri seutuhnya bagi dirinya dan menjadi suami seutuhnya bagi Eliza. Eliza sudah memberikan kesuciannya untuk suaminya Rayhan seorang.

__ADS_1


(Author : Ingat bulan puasa, jangan ada yang berhalu anehΒ² cukup Rayhan dan Eliza yang tahu urusan sepasang suami istri itu πŸ˜…πŸ˜…)


RayZa on the way......


RayZa on the way......


RayZa ( Rayhan dan Eliza) πŸ˜‚πŸ˜‚.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2