Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 121


__ADS_3

Ron yang baru pulang dari rapat geng mafianya tak sengaja melihat wanita yang di cintainya makan di warung tenda nasi goreng saat mobilnya melaju di tengah jalan. Ron menyuruh supirnya memberhentikan mobil dan ia pun melangkah turun ingin menghampiri Eliza berada. Seketika langkah Ron terhenti, ia merasa sakit di hati melihat wanita yang di cintainya kembali bersama dengan Rayhan lagi dan terlihat semakin mesra. "Shit" Umpatnya kesal ternyata rencana Bella saat itu benar-benar tidak berhasil memisahkan mereka.


"Jolie sayang kenapa makan di sini? Apa seorang Rayhan syarif pengusaha nomor satu di kota XX ini sudah tidak mampu mengajakmu makan di restoran...." Sindir Ron kembali berjalan mendekati Rayhan dan Eliza dengan beberapa anak buah di belakangnya.


Rayhan dan Eliza seketika menoleh pada asal suara. Ron memberi kode anak buahnya untuk menyuruh semua yang berada di warung agar menyingkir dari warung itu.


Rayhan beranjak berdiri tersenyum menyeringai menanggapi ucapan Ron. "Bukankah kau bilang mencintai istriku, lantas kenapa kau tidak mengenal kesenangan istriku" Sarkas Rayhan membuat Ron tersingung tidak bisa berkata karena memang benar Eliza wanita yang ia cintai adalah wanita yang senang dengan kehidupan sederhana dan bukan wanita materialitis.


"Kau...."Ron meraih baju Rayhan dengan tatapan tajam dan sontak anak buah Ron pun ikut bergerak hendak maju.


Rayhan tak kalah geram menyetak tangan Ron dan tiba-tiba datang juga beberapa anak buah Rayhan yang entah datang dari mana ikut mendekat melihat tuannya berseteru dengan Ron.


"Paman....." Suara Eliza membuat Ron mengalihkan tatapan tajamnya menjadi tatapan berbinar penuh cinta melihat wanita yang di cintainya, Ia begitu rindu pada Eliza. "Kenapa paman selalu mengganggu kami dan kenapa paman menyuruh Bella untuk memfitnah kak Ray" Seru Eliza ikut berdiri menatap pada Ron.


"Kenapa masih bertanya Jolie, apa kau masih tidak bisa melihat seberapa besar cintaku padamu sayang" Ucap Ron lembut menatap Eliza membuat Rayhan mengepalkan tangannya.


"Berhenti memanggil istriku Jolie dan dia bukan kekasihmu atau istrimu yang bisa kau panggil sayang" Suara Rayhan meninggi.


"Dia adalah Jolie ku selamanya akan tetap menjadi Jolieku. Tentu saja aku akan memanggilnya sayang karena sebentar lagi dia akan jadi milikku"


Buughh.......Satu pukulan tangan Rayhan melayang di wajah Ron. "Kak" Teriak Eliza mencegah Rayhan yang hendak memukul Ron kembali sedangkan anak buah keduanya sudah bersiap-siap menanti perintah dari tuannya masing-masing.

__ADS_1


"Paman, lepaskan dan lupakan aku. Eliza sudah menikah dengan kak Ray" Ucap Eliza dengan mata penuh harap pada Ron agar sadar yang ia lakukan selama ini salah."Paman kau sebenarnya orang yang baik, kau bisa mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dariku" Imbuh Eliza.


Ron mengusap sudut bibirnya yang berdarah akibat pukulan Rayhan. "Tidak akan Jolie sayang, aku mencintaimu lebih dulu darinya dan aku hanya menginginkan dirimu" Ucap Ron dengan tatapan lembut pada Eliza. "Kau tahu sayang, semenjak pertama kali bertemu denganmu, aku tak henti-henti memikirkanmu. Aku sering mengikutimu ketika kamu di sekolah, saat kamu bersama teman-temanmu hanya saja waktu itu kamu masih belum cukup umur hingga aku mengurungkan niatku untuk memilikimu. Aku bertahan menunggumu sampai dewasa tapi aku sama sekali tidak menemukan keberadaanmu di kota YY saat aku kembali dari perancis" Ron terlihat sendu menceritakan isi hatinya.


Rayhan hanya terdiam menahan cemburu tapi ia juga sebenarnya merasa kasihan pada Ron. Ia mengerti perasaan Ron yang begitu mencintai istrinya. "Jolie sayang, takdir mempertemukan kita kembali di kota XX, kau sudah dewasa dan semakin terlihat cantik. Aku benar-benar mencintaimu" Ron terlihat mengulurkan satu tangannya. "Ikutlah denganku sayang, akan aku berikan segalanya untukmu dan jika kamu mau akan aku tinggalkan dunia mafia, asalkan kau mau disisiku selamanya" Pinta Ron terlihat serius sedangkan Rayhan dengan susah payah benar-benar menahan amarahnya.


Mendengar ucapan Ron, Eliza merasa sungguh kasihan pada laki-laki di hadapannya saat ini yang begitu terobsesi pada dirinya. "Terima kasih paman karena sudah mencintaiku sebesar itu tapi maaf paman, aku mencintai kak Ray dan selamanya akan tetap seperti itu apalagi ada anak kami di dalam perut Eliza, lupakan Eliza paman" Ucap Eliza membuat Ron merasa hancur, ya memang tidak bisa ia pungkiri dari awal ia sudah tahu Eliza mencintai Rayhan bukan dirinya dan sekarang hatinya seperti berkeping-keping Jolie nya sedang mengandung anak rivalnya.


Ya tuhan aku benci kenyataan ini tapi....tidak.....tidak...... aku tidak perduli, aku hanya ingin Jolie apapun yang ada di dalam dirinya aku akan menerimanya asal Jolie mau bersamaku. Bathin Ron.


"Aku tidak perduli Jolie sayang, aku mencintaimu dan aku akan menerima anak itu asal kau mau bersamaku" Ucap Ron masih tak menyerah meskipun merasa sakit teramat dihatinya mengetahui kenyataan itu.


Rayhan sudah tak bisa mengendalikan emosinya lagi. "ROOON.....!!!!! Aku masih hidup hah....!!!!!! bisa-bisanya kau berkata seperti itu.....Tak akan ku biarkan siapapun mengambil istri dan anakku" Teriak Rayhan lantang dengan mata memerah, sebuah tendangan melayang di perut Ron hingga ia terpental. Anak buah Ron yang maju pun di hadang oleh anak buah Rayhan.


Warung tenda nasi goreng itupun jadi porak-poranda, "Hentikan.....jangan berkelahi" Teriak Eliza menangis sama sekali tak di dengar keduanya. Lama Eliza berdiri melihat pertikaian itu ia tidak tahu harus berbuat apa, perlahan secara tidak sadar ia beringsut mundur, hingga berada di pinggir jalan.


Tiiiiiiiiiiiin............Terdengar suara keras klakson mobil mengarah di mana Eliza berada. Seketika Eliza menoleh melihat pancaran lampu mobil mengarah pada dirinya......


"Aaaaaah........." Teriak Eliza menyilang kedua tangan di depan wajahnya. Ia sudah pasrah tidak bisa bergerak.


Rayhan dan Ron yang berkelahipun seketika menoleh. Keduanya begitu kaget dan sesegera mungkin berlari cepat untuk menyelamatkan wanita yang mereka cintai.

__ADS_1


"Istrikuuuuu.........!!!!" Teriak Rayhan sudah tidak tahu sepanik apa, yang jelas ia harus meraih tubuh istrinya agar tidak tersentuh mobil itu. Secara bersamaan juga terlihat Ron ikut berlari kencang.


"Jolie sayang......!!!!" Teriak Ron juga, ia tidak mau terjadi apa-apa pada wanita yang di cintainya itu.


Rayhan dan Ron belum sempat menyelamatkannya, seketika langkah kaki mereka berdua terhenti ketika melihat di hadapan mereka tubuh Eliza terjatuh.....


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2